for sure, saya benar benar takjub dengan teman teman saya yang masih bisa bernafas mudah ketika berada di minggu sialan ini.
iya minggu UKMPPD adalah minggu terpaling neraka yang pernah saya alami
saya tidak enak tidur, padahal tidur adalah nikmat termudah yang bisa manusia dapat di bumi.
tapi sebentar, lets talk about earth for one or two.
kita lupakan UKMPPD sebentar. iya cuma sebentar.
kalian pasti pernah berpikir terlalu jauh, terlampau jauh sehingga mengarah ke arah arah yang tidak baik
untuk lebih ekstrimnya, saya bisa jadi atheis sesaat, atau malah terpaling takut Tuhan dimenit berikutnya.
iya ini terlalu sering terjadi.
dont blame me, its my brain talk to me.
kamu pernah sadar sendiri tidak, bahwa kamu bahkan benar benar tidak pernah bisa tenang.
dan saya pikir, ketika kamu masuk ke usia tidak ada masa tenang. selamat kamu sudah sedikit lagi menuju mati.
iya, kamu yang sekarang 20 tahun, sebentar lagi saja kamu 30 tahun.
can you imagine ? 30 tahun itu dekat sekali dengan 40.
dan 40 serupa sekali dengan 50 tahun.
sebentar saja, kamu sudah 70 tahun, dengan berbagai macam sakit dan sesak nafas yang entah tidak tahu datangnya dari mana, atau sakit sendi yang muncul saja tiba-tiba.
dan terlebih lagi, diusia sekarang, kamu bisa paham sendiri, bahwa bahagia itu tidak ada.
di sudut sana ada yang bilang, bahagia bila sudah punya uang banyak, tapi ribuan orang bilang atau bahkan miliaran kata-kata bermakna, memaksa kamu percaya, bahwa kekayaan bukanlah kebahagian.
ini tidak salah, tapi juga sangat tidak benar.
sumber depresi kita adalah kekayaan.
ketika kamu lapar sekali, dan uangmu tidak ada.
ketika kamu ingin sekali mengejar citamu, tapi kamu sesesak itu untuk memintanya pada orang tuamu.
kamu tahu, bahagia itu tidak akan pernah terjangkau.
saya sholat, dan jangan salahkan saya kalau saya tidak temu tenang terkadang.
karena rasa-rasanya, hukuman Tuhan juga sesakit itu untuk menekan kita manusia.
kamu ditekan teman-temanmu, keluargamu untuk jadi makhluk terpaling bahagia, tenang dan sesuai ekspektasi mereka.
Tuhan juga mau kamu sangat rajin beribadah, tidak bunuh diri dan percaya padanya setiap saat.
barangkali, Tuhan menjadi jalan keluar bagi manusia untuk cuma barang tenang hatinya, bahwa ada hal besar yang mengatur segalanya. karena menurut saya, kita mana mampu hidup bila tidak berpegang pada apa-apa.
hari ini hari selasa, tepat setengah 2 pagi. saya puji diri saya tidak mematikan diri saya kemarin, karena Tuhan sudah beri hukuman besar bila saya nekat.
saya juga akan puji kamu karena kamu berhasil hidup sampai sekarang, saya tahu ini berat sekali, sangat amat berat, hatimu sakit sekali, berat sekali.
mungkin kamu jadi tulang punggung keluargamu diumurmu yang belasan, atau jadi satu-satunya yang punya penyakit yang memberatkan keluargamu, atau kamu tidak pernah bisa berhasil menjadi yang kamu mau, manusia terpaling kesepian hingga sekarang.
atau hal-hal yang menurutmu berat
mati memang istirahat terpaling tidak ada gangguan, benar. tapi jangan memaksa dirimu tidur bila kamu belum ngantuk.
bumi memang benar neraka bagi Nabi Adam. memang benar neraka bagi kita.
ketika saya menonton berita di televisi
kekesaran antar manusia, rasisme, pembunuhan anak kecil, penculikan anak kecil. explore instagram saya penuh dengan ini, dihiasi dengan hidup-hidup manusia that I think good looking enough for me to follow.
saya tidak tahu alasan makhluk-makhluk terlewat batas ini apa, tapi saya semakin yakin, ini neraka teringan yang Tuhan beri untuk manusia.
dan Tuhan beri tahu, bahwa bahagia itu tidak ada.
iya kamu tidak akan pernah bahagia. itu cuma rasa-rasa yang kamu paksakan saja.
mari hidup untuk esok, mari bertahan di minggu sulit ini, mari menahan lapar, menahan rasa sepi, menahan rasa apa saja.
asal kamu hidup lagi besok.