Pada suatu masa, Ayah dan Ibu tidak sengaja bertemu di kolam.
Mereka saling lirik beberapa detik sebelum melompat ke dalam air.
Di dalam air, mereka berenang begitu dekat. Tidak, mereka sangat, sangat, sangat dekat.
Ibu berenang mengitari Ayah.
Ayah hanya melihat Ibu berputar-putar sambil menjaga diri agar tidak mati tenggelam
Beberapa kali Ibu menghampiri Ayah dan menyentuh tubuhnya.
Kemudian Ibu pergi menjauh.
Ayah berenang mengikuti Ibu
Ibu menengok ke belakang, ke arah Ayah. Ibu hanya tersenyum sambil berenang mengibas-ngibaskan rambutnya.
Melihat Ibu tersenyum dan kibasan rambutnya, Ayah terpukau, ya begitu katanya. Sehingga Ayah langsung berenang lebih cepat.
Kini, Ayah sudah berada di depan Ibu. Kini Ayah dan ibu sudah sangat, sangat, sangat dekat.
Hingga tubuh Ayah dan Ibu saling berimpitan tanpa celah mirip cuddling pemuda-pemudi masa kini.
Keduanya birahi dan tidak mampu menahan lagi.
Tiba-tiba, Ibu mengeluarkan sel telurnya dan Ayah, tentu saja mengeluarkan sel spermanya.
Sel sperma bertemu dengan sel telur. Pembuahan, pembuahan, terjadi pembuahan.
Dan dalam 48 jam, Aku lahir ke dunia yang fana ini.
Pembuahan di dalam kolam itu benar terjadi!
Itu adalah suatu yang ilmiah dan alami!
- Roni, si Cupang Slayer -