pesan mu kubalas secepat kilat; pesan ku kamu balas kalau sempat.
TVSTRANGERTHINGS
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
d e v o n
Stranger Things

❣ Chile in a Photography ❣
Jules of Nature

Discoholic 🪩
Sade Olutola

if i look back, i am lost
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
One Nice Bug Per Day
No title available

ellievsbear

★
occasionally subtle
Sweet Seals For You, Always
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
hello vonnie
i don't do bad sauce passes
ojovivo
seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Germany

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Maldives

seen from United States

seen from Italy

seen from Germany

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
@amigdalalemon
pesan mu kubalas secepat kilat; pesan ku kamu balas kalau sempat.
aku merindukan mu sayang,
telfonku tak kamu angkat, pesanku tak kunjung kamu baca. sesibuk itukah kamu. kumohon sayang ketika luang waktu mu, sempatkan kirim pesan kepada ku bahwa kamu baik baik saja dan juga sedang merindukan aku disini.
Terbiasa
terbiasa bagiku melakukan semua hal sendiri, pergi berbelanja sendiri, memperbaiki kabel yang putus sendiri, membeli galon sendiri ngangkat galonpun sendiri, aku biasa makan sendiri, masak sendiri, membersihkan rumah sendiri, membuat minuman sendiri. bukan aku tak punya seseorang yang siap membantu, hanya saja aku sudah terbiasa.
Retak
Kini kabarmu tak lagi ku tunggu, hilangmu tak lagi kucari. Kamu yang mengajari ku untuk terbiasa tanpa hadir mu. Sekarang aku sudah baik baik saja. Aku tak lagi merancau ketika pesanmu tak kunjung ada. Spamku tak kan lagi kau temui disetiap bangun pagi mu.
Bukan kah ini mau mu? Bagaimana rasanya ?
Inginku kamu tidak baikbaik saja tanpa hadirku, tapi sayang, sepertinya kamu baik baik saja, tertawa seperti biasanya, kumpul sama temen seperti biasanya, tidak ada yang kurang, tanpa akupun kebahagiaanmu tidak ada yang hilang.
Apa ini artinya bukan aku yang kamu diinginkan ?. Meski tahu akan hal itu, tetap saja rasa ku masih enggan melepasmu. Masih ku pegang kuat kuat meski genggaman ini tak lagi hangat.
Ku pertahankan sekuat nadi, berharap kamu tahu ada aku disini dengan rasa yang utuh menanti.
Memudar
ini aneh. jelas diawal dirimu datang membawa kehangatan yang begitu membara, bahkan dari kejauhan aku mampu merasakan kehangatan ada dimatamu, begitu berseri-seri, ingat betul akan tatapan waktu itu.
pertahanan ego yang selalu mengatakan bahwa tetap sendiri kamu akan baik baik saja, tanpa pasangan pun kamu tidak akan kesepian, kamu bisa melakukannya meski sendirian, ego ku yang bebal ini seketika melunak.
dengan senang hati kupersilahkan hadirmu, tawa mu bernaung diingatanku. sekejap aku bagaikan tersihir akan caramu memperhatikanku. ku temui kamu dengan seutuh utuhnya rasa, seakan aku lupa dulu aku pernah terluka.
datang dimana hari aku tak lagi dapat merasakan hangat dimata mu, tawamu yang kian mulai enggan ditampakkan. kabar mu yang mulai seadanya, pesan mu yang kian hari semakin singkat. ada apa? tanyaku tak pernah bertemu jawaban yang rinci.
kamu tahu, aku ini bukan peramal yang mengetahui isi hati dan kepalamu, tapi kamu perlu tahu aku ini perempuan yang perasa. hangat mu tak lagi ada, tatapan mu tak lagi lama, ingatan mu tak lagi ada tentangku. kita sudah hambar, rasamu telah mulai memudar.
kabar mu tak pernah ku dapat
apa aku bukan prioritas mu?
juni akan berakhir, sebagian orang tidak sadar akan keberakhiran, sebagian termenggu karna juni dipenuhi hujan, ada yang menggururu, ada yang mengeluh, ada yang berat hati, ada yang bahagia melihat hujan dari jendela, angin yang dingin menyentuh kulit terasa menyegarka bagi beberapa orang, namun juga terasa menusuk tulang karna kedinginan.
yang pasti, aku kini tengah ketakutan, takut akan harapan ku sendiri.
“sudah putus tak akan ku minta mu kembali” seburuk itu kah hubungan yang lalu sehingga kau tak ingin kembali, ataukah perkataanku yang meminta kita putus menyakiti mu, seandainya saja waktu itu kamu tetap menggengam tangan ku atau mencari ku setelah aku mengatakan putus, maka aku akan tetep tinggal disisi mu, ego ku selalu mengatakan semudah itukah kamu melepaskan ku?
jarak
untuk sementara kita berikan jarak antara kita, bukan karna kamu yang ingin atau aku yang sedang bosan akan hadir mu, bukan juga karna kesalahpahaman yang sering terjadi diantara kita. tapi kita berjarak untuk kebaikkan kita dan lingkungan kita. untuk masa depan kita, untuk hasil akhir yang bahagia, kita berjarak hari ini karena besarnya rasa sayang ku kepada kamu. tetaplah kuat selagi tanpa aku sementara hanya untuk sementara, tetap lah sehat selama aku tida memanjakanmu seperti sebelumnya. untuk menjaga mu agar tetap aman aku harus memberi jarak diantara kita. tetaplah bertahan dengan ku.
aku pamit.
kota padang menyisakan kesedihanku.
apa kamu lupa?
kita pernah berjanji untuk bersama.
bagaimana bisa?
masih saja ku pikirkan, apa yang salah dengan kita yang awalnya ku kira kita baik baik saja. apa aku kalah pentingnya dengan dia.
kini, aku pulang dengan kesedihan. hati yang awalanya utuh kini patah tak terelakkan. air mata adalah temen perjalananku pulang.
aku datang membawa segudang harapan kebahagian, menepati janji janji kita yang pernah kita buat layaknya pasangan yang lainnya. ternyata itu tak cukup.
ternyata perjuangan ku tak cukup untuk menjadikan ku pilahanmu. aku ternyata tak berarti apaapa jika dibandingkan dia dimatamu.
seperti ini lagi.
hati ku mulai tidak teratur, tiba tiba sedih kembali merundung, meski penyebab tak ku temukan, tpi benar adanya. rasa sedih begitu menyiksa ku, rasanya tak bisa ku katakan kesedihan ini karna aku kesepian, karna nyatanya aku baru saja bertemu teman ku dan aku baik baik saja.
ini bukan pertama kali aku rasakan, sebelum seblumnya pernah terjadi, bahkan samppai aku menangis dengan lamanya sampai sesegukan.
tak aneh lagi sebenernya. tapi kali ini nampaknya aku akan memilih meninggalkan kota ini dan pulang kerumah ibu.
kabur lagi. sepertinya kabur adalah kepandaian ku, aku tak suka berlarut larut dalam masalah sehingga melarikan diri menjadi bagian dari aku yang mulai enggan menampakkan diri, bukan lari dari dari tanggung jawab. aku lari dari hari ku sendiri. kenyataan yang sudah lama aku tahu bahwa tak ada harapan untuk menjadi bagian dari rencana hidupnya, tetap saj hati ini keras kepala sekali dalam menyukai.