Babak Belur
Gak bisa lagi mendeskripsikan apa pun. Rasanya ya udah lah gitu, babak belur aja.

Andulka
tumblr dot com
YOU ARE THE REASON
art blog(derogatory)

祝日 / Permanent Vacation
cherry valley forever

JVL
dirt enthusiast
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

PR's Tumblrdome
Three Goblin Art
he wasn't even looking at me and he found me

blake kathryn
$LAYYYTER
todays bird
Alisa U Zemlji Chuda
Not today Justin
Mike Driver

Kaledo Art
ojovivo

seen from Malaysia
seen from Poland
seen from Belarus
seen from United States
seen from Spain

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Germany

seen from United States
seen from United States
@amlsgt
Babak Belur
Gak bisa lagi mendeskripsikan apa pun. Rasanya ya udah lah gitu, babak belur aja.
❤️❤️❤️❤️
Kalo lo kerja dengan value UMR tapi lo dibayar dua digit, semesta akan mengambil gaji lo dan menyeimbangkannya. Sebaliknya, kalo lo bekerja dengan value dua digit dan hanya dibayar dengan upah UMR, semesta memberikan sisa bayaran lo. Jadi tenang, Tuhan Maha Adil dan Maha Tepat Waktu.
Hi Mas Bayik! Kamu sudah 200 hari di dalam perut Ibu, happy gak Nak disana?
Terima kasih ya Nak sudah selalu sehat, gak pernah rewel, gak pernah ngerepotin Ibu. Sehat terus ya sayang sampai waktunya kita ketemu.
Selamat Berlebaran Insan Marching Band Indonesia!
Tahun ini lebaran Marching Band maju sebulan lebih awal, guys!
Lebaran Marching Band? Apaan sih? Aneh-aneh aja.
Jadi setiap tahunnya Marching Band Indonesia akan mengadakan pagelaran skala besar di Jakarta, entah di Istora dengan GPMB-nya atau di ICE BSD dengan IDCC-nya. Untuk tahun ini mungkin yang jadi jawaranya adalah event IDCC yang berhasil mengundang band-band besar kenamaan di Indonesia; salah satunya MBUGM. Cailah kenamaan. Nah hari-hari dimana pagelaran besar ini berlangsung kita namakan Hari Lebaran Marching Band, karena semua insan Marching Band di Indonesia berkumpul jadi satu untuk menikmati rentetan pagelaran dari Marching Band di Indonesia dan ajang silaturahmi antar unit atau dengan para alumni.
Buat gue, jebolan MBUGM, lebaran Marching Band beneran jadi ajang buat mengenang kembali masa-masa perjuangan sewaktu kuliah dulu sekaligus ajang reuni dan kangen-kangenan. Sayang tahun ini, bagi gue keseruan itu hanya terasa sampai di grup WhatsApp dan Instagram Story dari temen-temen unit karena gak bisa turut hadir di ICE BSD. Meskipun begitu, nikmat kenangannya masih terasa. Nonton lagi video-video penampilan GPMB di masa-masa lawas. Buka-buka lagi foto-foto jaman pertempuran. Gosip-gosip via WhatsApp sama temen-temen satu section dulu. Bagi-bagi video progress latihan. Gak hadir aja happy aku tuh!
Salah satu video yang gue tonton pagi ini
Smile, though your heart is aching Smile, even though it’s breaking When there are clouds in the sky you’ll get by If you smile through your fear and sorrow Smile and maybe tomorrow You’ll see the sun come shining through for you
Light up your face with gladness Hide every trace of sadness Although a tear may be ever so near That’s the time you must keep on trying Smile what’s the use of crying You’ll find that life is still worthwhile If you’ll just Smile
Part paling favorit tentu bagian lagu Smile-nya Charlie Chaplin (menit ke 7:42)! Romantis tapi gak picisan. Pertama kali gue denger part ini rapi dan terdengar jelas gak pake pletat-pletot itu di Akmil Magelang pas habis turun hujan. Duh gak kuat pingin ikutan senyum-senyum sendiri!
Sekali lagi, selamat berlebaran!
4 Tahun Kemudian
4 tahun kemudian.
Umur gue 27 tahun.
Karyawan swasta.
Sudah bersuami, dan sedang hamil 7 bulan.
Sekilas terlihat gak spesial.
Hidup senormalnya perempuan di usia gue.
Yang spesial adalah perjuangan gue untuk sampai di titik ini.
4 tahun ini begitu melelahkan.
Mengambil beban peran Ayah, mencari nafkah, membesarkan kedua adik selayaknya anak sendiri, menjadi obat bagi luka kehidupan Ibu dan masih harus menjadi "normal" seperti teman-teman seusia gue lainnya bukan hal mudah.
Terlalu banyak yang harus ditulis dan diceritakan.
Terlalu melelahkan untuk hanya berkeluh kesah lewat tulisan.
Mungin itu alasan sempurna untuk pertanyaan, "Kenapa berhenti menulis 4 tahun ini?"
Tidak hanya di blog, atau tumblr yang saat ini sudah tidak bisa di akses. Tapi juga di personal diary gue.
Setiap perjuangan pasti akan berbuah hasil, saat ini ataupun nanti.
Gue masih percaya dan ingin selalu percaya.
Gue masih bermimpi, 2 tahun lagi Adinda lulus.
Beban dipundak gue luruh satu.
Betapa bangganya gue di hari itu.
29 tahun dan sudah menghasilkan satu sarjana.
Melepas beban ego yang terlalu besar untuk badan & mental gue.
Pasti begitu melegakan.
2 tahun lagi.
Perjuangan itu masih panjang.
Masih ada fase-fase menegangkan setelah ini.
Lahirnya putra kecilku, dan kuliahnya adik kecilku.
Keduanya membutuhkan lebih dari sekedar keajaiban untuk bertahan.
Gue hanya bisa berharap, semoga Tuhan selalu beri kekuatan.
Amin.
Perjuangan dan Hidup
Perjuangan tidak selalu buruk.
It’s also empowering!
Deyayak!
--
Alya Muthia Dewi
Adik bontotnya Biya.
Manusia yang akhirnya memberikan nama panggilan baru buat gue; Biya. Lil bit cute. Ya, dia pernah se-cute itu. Udah gak lagi sih. Entah dari kapan, dedek bontot-nya Biya jadi galak banget kayak sekarang ini. Anak ini kecilnya imut banget. Rambut curly, mungil, cantik, kemana-mana gendong boneka dan selalu minta di gandeng sama Biya-nya.
17 tahun berlalu dan Alya sudah akan ujian untuk masuk perguruan tinggi hari ini. Goodluck Deyaya!
Bismillah, semoga Deyaya keterima di universitas negeri terbaik. Dilancarkan jalannya menuju langkah pendidikan berikutnya. Semua universitas bagus, tapi berharap dikit 4 tahun lagi lihat Deyaya wisuda di Grha Sabha boleh lah ya? Hihi.
Teruntuk Ayah di surga (dalam pikiranku)
Dear Ayah,
Ayah, apa kabar?
Bahagia kah Ayah disana?
Bagaimana rasanya surga, Yah?
Mba Lia dan adik-adik disini rindu.
Kami semua semua dalam keadaan sehat.
Adinda sedang berjuang untuk dapat IPK 3 di semester ini, Ayah pasti paham itu bukan hal mudah buat Adinda. Diluar akademik, dia masih luar biasa. Kehangatan & kedewasaannya masih menyelimuti siapapun yang ada disekitarnya.
Alya sebentar lagi masuk kuliah, dan belum berhasil menemukan passionnya. Seperti biasa, Ayah tidak perlu khawatir dengan kecerdasan Alya. Dia pasti bisa menyelesaikan semuanya dengan baik.
Mba Lia sekarang masih berjuang untuk mewujudkan apapun yang Ayah impikan. Apapun yang Ayah tidak sempat lakukan semasa Ayah hidup. Apapun yang belum selesai Ayah perjuangkan. Ayah percaya kan aku bisa wujud-in semuanya?
Mba Lia rindu Ayah.
Hidup tanpa Ayah rasanya berat.
Ngurus rumah ternyata berat ya, Yah?
Berangkat kerja pagi dan pulang larut malam ternyata lelah ya, Yah?
Membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga ternyata rumit ya, Yah?
Rasanya 24 jam dalam sehari gak cukup buat Mba Lia.
Dulu Ayah merasa begitu juga ya?
Maaf ya Ayah, dulu Mba Lia jarang mijitin Ayah sepulang kerja.
Andai sekali saja waktu bisa Mba Lia ulang.
Mba Lia sekarang kesulitan cari pasangan, Yah.
Sulit rasanya mencari laki-laki yang sepadan dengan Ayah.
Sulit rasanya mencari laki-laki yang bisa aku ajak diskusi politik sotoy.
Sulit rasanya mencari laki-laki yang bisa mengerti betapa absurdnya pikiranku.
Sulit rasanya mencari laki-laki yang paham bahwa aku mau menguasai universe seperti John Lennon.
Sulit rasanya mencari laki-laki yang punya selera musik yang sama dengan selera kita.
Sulit rasanya mencari laki-laki yang mau memperlakukan aku bak ratu seperti Ayah.
Sulit rasanya menentukan siapa laki-laki yang tepat tanpa bantuan Ayah.
Membayangkan akad pernikahan Mba Lia tanpa Ayah saja Mba Lia gak sanggup.
Mba Lia boleh tidak menikah, Yah?
Mba Lia gak sanggup mencari laki-laki yang bisa menggantikan Ayah di hati Mba Lia. Sedrama itu.
Andai sekali saja waktu bisa Mba Lia ulang.
Meskipun Mba Lia sadar, tidak ada yang bisa Mba Lia perbaiki meskipun waktu diulang ribuan kali. Ayah tetap akan pergi. Mba Lia akan tetap berjuang sendiri, melanjutkan perjuangan Ayah.
Mba Lia rindu Ayah.
Sampai bertemu di surga kita, Yah.
Peluk hangat,
Mba Lia.
If the world should stop revolving spinning slowly down to die
I'd spend the end with you.
And when the world was through
Then one by one the stars would all go out
Then you and I would simply fly away
Loneliness is dangerous. It’s addicting. Once you see how peaceful it is, you don’t want to deal with people.
Anonymous (via wnq-anonymous)
Lagu ini memutar memori gue ke beberapa tahun lalu, disaat semua orang bilang gue gak bisa melakukan apapun tanpa bantuan Ayah. Disaat gue dibayang-bayangi pikiran bahwa hidup gue sudah berakhir semenjak Ayah pergi. Lagu ini gue puter setiap hari. Setiap gue memulai aktivitas gue di masa itu. Setiap gue mulai menyalahkan diri gue atas segala yang terjadi. Setiap gue merasa lelah untuk bertahan hidup.
Lagu ini membangunkan gue dari perasaan lemah yang menyelimuti gue bertahun-tahun. Perlahan gue merubah semua arah hidup gue, passion gue, dan menjadi Amalia yang baru.
Tujuan hidup gue saat itu sampai dengan hari ini cuma satu: bertahan untuk tetap hidup.
Lagu ini membuat gue menghargai setiap langkah yang gue pilih dan gue hadapi 6 tahun terakhir. Mungkin ini waktu yang sangat tepat untuk lebih menghargai dan berterima kasih kepada diri sendiri.
Terima kasih Amalia, sudah bertahan sejauh ini.
Hidup gue gak akan lebih mudah dari 6 tahun lalu dan hari ini. Tapi gue selalu percaya, semua akan baik-baik saja, dan selalu baik-baik saja.
Listen by Beyonce
Listen to the song here in my heart A melody I start but can't complete Listen, to the sound from deep within It's only beginning To find release Oh, the time has come For my dreams to be heard They will not be pushed aside and turned Into your own All cause you won't Listen [Chorus:] Listen, I am alone at a crossroads I'm not at home, in my own home And I've tried and tried To say what's on my mind You should have known Oh, now I'm done believing you You don't know what I'm feeling I'm more than what you made of me I followed the voice you gave to me But now I gotta find my own You should have listened There is someone here inside Someone I'd thought had died So long ago Oh, I'm screaming out, and my dreams will be heard They will not be pushed aside or worse Into your own All cause you won't Listen [Chorus:] Listen, I am alone at a crossroads I'm not at home, in my own home And I've tried and tried To say what's on my mind You should have known Oh, now I'm done believing you You don't know what I'm feeling I'm more than what you made of me I followed the voice you gave to me But now I gotta find my own I don't know where I belong But I'll be moving on If you don't If you won't Listen to the song here in my heart A melody I start But I will complete Oh, now I'm done believing you You don't know what I'm feeling I'm more than what you've made of me I followed the voice you think you gave to me But now I gotta find my own My own
Kamu begitu masuk akal. Sampai akhirnya, aku hilang akal. Dan kamu hilang.
Listening to Cayman Islands by Kings of Convenience
Cayman island. Lautnye komplek rumah kite. Kagalah......... #raindrama – Preview it on Path.
Oh.
AMALIA
Sebuah nama sederhana.
Hanya satu kata tertera di akte kelahirannya. Mana ada orang yang namanya hanya terdiri dari satu kata terlahir di tahun 90an?
Ada! Bayi mungil itu lahir tahun 91 di jakarta
Sebenarnya ini menggelikan. Nama amalia yang hingga sekarang tertera di kartu identitas yang dipegang gadis berkerudung ini adalah kesalahan petugas pembuat akta kelahiran di kecamatan.
Sekarang dia menjadi seorang sahabat sekaligus partner yang luar biasa.
Dia partner yang gak pernah kehabisan tenaga dalam organisasi yang kami geluti berdua. Tak jarang dia jatuh sakit saat mengurus organisasi ini, entah benturan prinsip dengan bapak ketua, atau keteledorannya mengatur jadwal makan dan istirahat. Tapi toh hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk tetap berkontribusi. Itu karna dia bicara bahasa yang sama dengan para pendahulunya, Loyalitas.
Satu lagi yang luar biasa dari orang ini, entah kapan waktunya, apapun keadaan hatinya. Ia selalu setia menyendengkan telinga setiap kali aku bercerita. Jangan bosan dengerin jones satu ini curhat ya male :))
Amalia.
Jika ingat nama itu otak saya langsung memanggil memori ini “AD/ART berjalan di organisasi”. Saya perlu cerita tentang ini, karena saya mengakui kesahihannya berorganisasi setelah dia berhasil menetapkan standar baru di Dewan Musyawarah Anggota satu ukm di UGM.
Lulus dalam ujian kesekretariatan di periode sebelumnya dia dipercaya memimpin DMA di 2012.
Yak!kita kembali ke AD/ART berjalan ya, sampai dia mendapat julukan ini justru bermula dari kurangnya guidance yang dia butuhkan dalam menjalankan peran ini. Keterbatasan malah membuat dia kreatif. Kekurangan ini justru memberinya akses penuh pada kebebasan yang membuatnya tak takut mengembangkan unitnya.
We’ve been at it too long and still got the strongest fire. Aren’t we Amalia?hahaaa *tos!*
Dia gadis kuat yang sulit untuk berkata tidak. Dia gadis yang luar biasa rigid tentang organisasi tapi kadang melupakan bahwa semuanya tidak bisa dicapai hanya dengan usaha keras. Gadis berjilbab yang kadang lupa berhenti dan menyerahkan yang sudah dikerjakan pada kehendak Tuhan.
Tapi itulah dia, dalam kelebihan dan kekurangannya tetap berusaha menjadi manusia terbaik bagi dirinya sendiri dan sekitarnya.
Sekarang purna sudah masa sarjananya di kampus biru tercinta. Kembali pulang ke kampung untuk merajut cita dan cintanya. Semoga dia tidak lupa standar yang sudah berhasil diciptakannya di organisasi saat hadapi kehidupan nyata.
Met ultah Maaaal!! Sehat-sehat lu ye, buruan dapet kerjaan apa beasiswa dah. Semoga disegerakan apa yang bae2. Rukun2 ama Putra, ditunggu undangannya. Kalo mau nglangkahin ikhlas dah mas mando :))
Tuhan sayang ama lu, jangan lupa berhenti buat pasrah ama Doi ye. Udah segitu aja. Kalo kata anak kerja sih, see you on top!!
- Armando Radityawan
Tulisan salah seorang teman seperjuangan di organisasi dulu, tepat di hari ulang tahun saya yang ke 23. Hari ulang tahun sebenarnya yang dengan sengaja saya lupakan. Tidak lagi tertarik dengan hingar bingar kegembiraan seperti ulang tahun sebelum-sebelumnya. Di 17 Oktober yang saya lalui kali ini, hanya malu yang tersisa. Sarjana, masih mengganggur dan tidak lagi punya mimpi. Apa yang patut dibanggakan?
Tepat sebelum tengah malam, saya baru membuka tulisan beliau di blog miliknya. Ribuan "Oh..." kembali bermunculan. Oh, saya pernah sehebat itu ya. Oh, saya masih berguna toh untuk orang lain. Oh, masih ada orang diluar sana yang menghargai pemikiran dan kerja keras saya. Oh, ternyata saya punya sisi yang dapat dinilai positif. Oh. Oh.....
Siapa sangka seorang ber-genre melankolis, Armando Radityawan, akhirnya bisa (sekali lagi) menampar Ratu Cuek-Mager-Batu Sejagad?
Terima kasih Mas Monda. Terima kasih banyak :)
Black and Bad.
Happy birthday sayang! with Putra – View on Path.
Aamiin Allahuma Aamiin.