https://soundcloud.com/anandya-senja-pradana/as-long-as-you-love-me
untitled
hello vonnie
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

Love Begins
𓃗
I'd rather be in outer space 🛸

blake kathryn
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
he wasn't even looking at me and he found me
Game of Thrones Daily

titsay
Keni
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

oozey mess

No title available
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
No title available
No title available
Monterey Bay Aquarium

Discoholic 🪩

seen from Türkiye
seen from El Salvador
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Singapore
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Japan
seen from United States
seen from Canada
seen from United States

seen from United States

seen from Greece

seen from United States
@anandyapradana
https://soundcloud.com/anandya-senja-pradana/as-long-as-you-love-me
Tangerang - Surakarta
NAMA gue Anandya Senja Pradana, lu bisa manggil gue Anan, Senja, atau Black (Item). Iya, gue item dan sering jadi bahan omongan sewaktu kuliah sama temen – temen gue di Solo. Sering kali jadi omongan pas mati lampu di jam - jam kuliah, mereka bakal bilang “Wey anan mana wey anan mana?!” seolah gue hilang dari peradaban bumi terus masuk kedalam black hole dan ga bakal ditemuin lagi. Gue gatau kenapa mereka begitu antusias dengan kata – kata mereka yang mungkin menyakiti orang lain (bukan gue). Selama di SMA gue ga pernah di jadikan topik seperti “Orang item yang bakal ilang kalo mati lampu” karena di sekolah gue ada yang lebih item dari gue. Oke fix nggak usah di lanjutin lagi pembahasan tentang olokan temen – temen kuliah gue.
Apa yang orang lihat selalu berbeda – beda, mereka melihat dari berbagai perspektif kadang juga bisa aja jadi stigma yang bikin nama lu udah nempel di otak mereka. Kalo setiap orang bisa berpikir berbeda mungkin akan berbeda juga hasil dari pergaulan di lingkungan kita tapi kalo udah ada di lingkungan tersebut apa yang dikatakan orang adalah sesuatu yang dibenarkan orang lain di lingkungan itu. Gue ngerasa kalo semua yang ada di tempat kuliah itu memandang gue gaul pada awalnya dan ketika udah kembali ke diri gue, gue bakal jadi orang introvert yang nggak mereka kenal atau mereka bilang aneh. Setiap perspektif nggak gue tanggepin dan gue cenderung acuh dengan apa yang mereka katakana ke gue… ya.. pada waktu itu.
Cerita bermula ketika gue mutusin untuk masuk PTN terkemuka dengan SNMPTN pada waktu itu. Motivasi gue kalo masuk di PTN yang gue pilih gue bisa deket sama cewek yang gue taksir dari SMP. Entah semua ini bisa dibilang niat yang salah atau motivasi. Gue memilih Universitas Brawijaya dengan Fakultas Kedokteran sebagai pilihan pertama dan ITB dengan FMIPA (Kimia) sebagai pilihan kedua. Sebelum mengikuti SNMPTN gue berusaha, belajar, dan beribadah dengan giat tapi tetep dengan niat masuk pilihan pertama. Karena pilihan pertama dekat sama pondok pesantren tempat cewek yang gue taksir belajar. FYI, gue ini jelek jadi jangan harap untuk ketemu gue dan ketemu laki – laki macem Raditya Dika atau Ernest dan gue bukan orang yang nyari ketenaran gue cuma mau berprestasi dengan cara sendiri. Oke, gue ngelantur dan kebanyakan ngomong ga jelas.
Hmm, setelah gue udah belajar dengan niat yang salah itu bokap ngajak gue buat daftar ke Poltekkes (Politeknik Kesehatan) Surakarta dengan kemungkinan terburuk. Kata bokap gue “Daftar kemana aja kalo ada yang diterima yaudah jalanin aja dulu” malah bokap gue sempet berniat masukin gue ke Akpol atau Akmil, tentu gue ga setuju. Bokap emang orangnya oportunis, dia orang hebat yang kadang nggak konsisten sama omongannya. Terlepas dari ketidaksempurnaan seseorang, apa lagi orang tua, kita akan selalu sayang sama mereka . Hal itu yang bikin gue nurut, gue orang yang simple minded saking simple nya gue jarang berusaha untuk sesuatu tapi jangan salah gue orang yang bakal memperjuangkan sesuatu sampai gue lelah dan ga sanggup buat berjuang lagi.
Gue akhirnya pergi ke Surakarta (Solo), dengan tujuan daftar ke Poltekkes Surakarta. Di Poltekkes Surakarta ini ada 8 jurusan yaitu; Perawat, Bidan, Terapi Wicara, Ortotik Prostetik, Okupasi Terapi, Fisio Terapi, Akupuntur, Jamu. Ya ada jurusan Jamu disana dan pertama yang gue pikirin ini nama nama yang aneh dan belum pernah gue denger sebelumnya pas SMA. Terlebih Jamu, sampe gue ngayal “Terus nanti kalo lulus jadi tukang jamu gendong keliling desa gitu?” itu pikiran awam banget. Gue dikasih pilihan yang banyak pada saat pendaftaran dan yang gue tau waktu itu cuma Okupasi Terapi (OT) dan Fisio Terapi (FT) yang udah gue browsing di internet sebelumnya.
It’s some old pict, dari kiri mas Adi yang sekarang udah jadi ayah, mas Chafid yang sekarang gembul, dan at least but not last Me with my oldschool style #lol
Selamat datang di dunia dewasa "gula jawa" 😄
Abaikan pakde nya, okta tsssssakep 🙆
Pilih ndi boss? Haha
"Masa lalumu adalah masa lalumu, dan masa laluku adalah masa lalu ku. Tapi masa depan kita jalani bersama" -Habibie-
Ayo dibeli lidi geli nya. Per pcs cuma 15rb loh 😄😄😚 enak dan nostalgia nya dapet banget.
Apa kabar neng geulis @martinanbj
Mbak raisa cepet balik dong 😔😔
Ga ada pasien terapis mah selfie aja 🙌
Yak, tak enteni balimu dek. :'3
Seng penting bahagia.
#TheGirlILike #FutureWife 2nd day without chit chat, already missing you. :')
#TootieKidsCenter #TKCKelapaDua #Teamate
I really had no idea~
Hayati {} lope lope lah pokoknya~