Pernahkah kamu memuji ke setiap langit yang terus berusaha memujamu? Atau kamu hanya menatap dengan mata mengagumi sejenak dan lalu menghilangkan pandanganmu ke arah lain? Coba melangkah berapa saat dan kamu hanya bisa menerima dunia ini sempit untuk berdua dan kamu menikmati bayanganmu sendiri. Yang kemudian kamu sampai di titik ada kejenuhan mendasar tentang rasa dan memahami. Kamu merasa terbang tinggi namun kamu tidak pernah lepas dari kemuakan terjatuh. Kamu berjalan namun kamu enggan untuk melangkah maju dan nyaman dengan sekarang bukan masa depan. Kita manusia memang hanya tau yang baik dari sudut pandang masing - masing. Menginginkan semua yang bukan porsi kira. Namun membuangnya saat ada di pelukan.










