Apakah aku detik ini pernah dibayangkan aku 23 tahun yang lalu? Mungkin tidak detailnya. Karena ingatan terlalu banyak dipenuhi hal-hal yang berlalu begitu saja. Aku masih mengingat wangi dari 23 tahun yang lalu.

izzy's playlists!
RMH
tumblr dot com
ojovivo
TVSTRANGERTHINGS
sheepfilms

if i look back, i am lost
art blog(derogatory)
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Jules of Nature
No title available

Product Placement
$LAYYYTER

oozey mess
noise dept.

pixel skylines
Monterey Bay Aquarium
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

PR's Tumblrdome

★
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Brazil
seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye
seen from India

seen from Ireland

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Poland
seen from Türkiye
@arkaiv
Apakah aku detik ini pernah dibayangkan aku 23 tahun yang lalu? Mungkin tidak detailnya. Karena ingatan terlalu banyak dipenuhi hal-hal yang berlalu begitu saja. Aku masih mengingat wangi dari 23 tahun yang lalu.
Haya (Arabic: هيا) is an Arabic word derived from the word hayat, which means life. This term covers a wide number of concepts. In English, it may be translated as modesty, shyness, self-respect, bashfulness, shame, honor, humility, etc. The original meaning of haya refers to a bad and uneasy feeling accompanied by embarrassment, caused by one’s fear of being exposed for some unworthy or indecent conduct. Islamically, haya is an attribute which encourages believers to avoid anything distasteful.
The Prophet (SAW) said, “Faith (Belief) consists of more than sixty branches (i.e. parts). And Haya is a part of faith.”
(Bukhari)
The Prophet (saw) passed by a man who was admonishing his brother regarding Haya and was saying, “You are very shy, and I am afraid that might harm you.”
On that, Allah’s Apostle (SAW) said, “Leave him, for Haya is (a part) of Faith.”
(Bukhari)
There are two different types of haya—the good haya and the bad. The good haya is to be ashamed to commit a sin or a thing which Allah and His Messenger (saw) has forbidden. The bad haya is to feel ashamed to do a thing which Allah and His Messenger (saw) has ordered us to do.
“The Prophet (peace be upon him) said: ‘If you have no shame, do as you wish.’" (al-Bukhari)
Modesty (haya) and maintaining one’s honor and dignity are of primary importance in preserving the moral fiber of any society. This is why modesty has been called the ornament of a woman, which protects her from many sins and which prevents ill-intentioned men from daring to have bad thoughts about her. This haya has been made a part of hernature to safeguard her from being abused by immoral men.
“Every way of life has a innate character. The character of Islam is haya.”
(Abu Dawood)
Modesty for Muslim Men and Women
While modest behavior varies from person to person, guidelines do exist in the Qur’an and the Sunnah. The code of modesty for both men and women includes:
Lowering the gaze and avoiding flirtatious speech and conduct;
Avoiding close physical contact with unrelated members of the opposite sex;
Observing modest or Islamic dress according to the Qur’an and Sunnah;
Not drawing unnecessary attention to oneself.
“Surely Allah (is One who) has haya and is the Protector. He loves haya and people who cover each other’s faults.”
(Bukhari)
Janji Joni tentang Pekerjaan
Adam Subandi: Barang yang sudah diambil orang sebaiknya diikhlaskan saja
Joni: Saya akan ikhlas kalau itu barang saya, itu bukan punya saya, saya hanya ditugaskan untuk mengembalikannya
Adam Subandi: Yang ini tas anda, anda maju, tas ini saya bakar
Joni: Tolong jangan..!
Adam Subandi: Kalau gitu kasih saya alasan untuk tidak ngebakar tas ini. Tas ini tidak cocok masuk dalam pameran saya
Joni: Justru karena ga’ ada gunanya buat anda, ya lebih baik dikembalikan
Adam Subandi: Jawaban anda salah, salah..!
Joni: Tunggu, karena karir saya tergantung apakah saya dapat mengembalikan tas itu atau tidak
Adam Subandi: Jadi apa pekerjaan kamu ?
Joni: Saya pengantar rol film
Adam Subandi: Dan kamu nganggap pekerjaan pengantar roll fillm itu sebagai karir ?
Joni: Kenapa nggak ?
Adam Subandi: Kamu itu sebetulnya pinter kelihatannya , tapi kenapa jadi under achiever.
Kamu bisa dapat pekerjaan yang lebih bagus kalau kamu mau
Joni: Memangnya kriteria anda tentang pekerjaan yang lebih baik itu apa? yang lebih banyak duitnya ?
Adam Subandi: Bener khan
Joni: Men ! ah ! lu ngecewain gue, buat seorang seniman pikiran lu ituh terlalu dangkal
Adam Subandi: Jelaskan ?
Joni: Pekerjaan paling baik adalah dimana lu bisa nikmatin pekerjaan itu
Adam Subandi: Dan kamu menikmati pekerjaan sebagai pengantar film
Joni: Ya, pekerjaan antar mengantar adalah bentuk dasar dari semua bentuk silaturahmi, karena sifatnya menghubung-hubungkan orang. Ingat nabi-nabi khan ? tugasnya juga mengantarkan pesan dari Tuhan ke manusia
Adam Subandi: Kamu pikir aku bakal kemakan ama bullshitan kamu ?
Joni: Sepertinya sih nggak.
Dude, This is pay day. Time to buy character and personality
Baby English
Sandaran
Sungguh ini semua jurang tak berdasar
Aku dan mungkin juga kamu lupa masa kita terjatuh
Setiap langkah kaki meninggalkan jejak pada dasar tanah ilusi
Gelap sekeliling jurang
Seperti dindingnya ada di depan mata
Jarak musnah oleh tidak hadirnya cahaya
Sempat kulihat bunga
Setangkai warna merah
Kusandarkan keruntuhan ini pada bunga
Warna yang menyejukkan di antara gelap
Namun bunga menghilang
Waktu dan beban tubuh menghadirkan kecepatan
Semakin ku terjerumus
Aku pun lupa warna bunga
Seluruh indra hanya membaca gelap dan hitam
Gelap
Hitam
Kata yang sejak awal kutemukan dan aku tahu digunakan untuk apa
Sebenarnya tak ada beda, terjatuh atau mengambang
Jatuh hanya persepsi
Harapan akan sebuah dasar
Demi waktu dan ruang
Demi warna yang sempat kuciptakan
Demi keterombang-ambingan tanpa akhir ini
Sebelum tubuhku membusuk
Aku hanya ingin genggaman tangan seorang kekasih
-surabaya 2008
Mencoba memahami sejarah
1.peristiwa yang sesungguhnya terjadi dan benar- benar terjadi dengan atau tanpa kita mengetahuinya
2. Mengurangi. Melebihkan. Kesepakatan palsu. Ambisi. Nafsu. kecerobohan. ketergesahan. hasut yang membarengi setiap penulisan dan penceritaan sejarah. penyebarannya bisa melalui buku2 sejarah. Media. kolonialisme.Cerita2 keseharian. Pendidikan. Institusi kuasa. Dan setiap sendi kebudayaan kita.
Implikasi dari meyakini sejarah sebagaimana yang nomer dua jika dia telah melewati rentang waktunya lalu masuk dalm kesadaran dan bahkan ketidaksadaran adalah munculnya perasaan bersalah. Minder. Atau juga kebanggan dan kesombongan. bahkan tanpa disadari banyak hal keliru telah menjadi Keyakinan.
Lalu kapan kita terakhir merasakan dan mengalami yang nyata. Semuanya berdesak-deskaan untuk masuk gerbong pengetahuan. Lebih banyak penjahat atau orang baiknya.
Sejarah palsu tidak hanya mewariskan pengetahuan yang salah tapi juga perasaan yang keliru. Menanam benih Kebencian dan juga cinta.
Lalu, hari ini masih adakah, Cinta tanpa sejarah. Manipulasinya sungguh sangat keterlaluan. Lalu muncullah pengorbanan yang salah. keyakinan yang salah. martir. Tapi apakah kemanusiaan kita mandeg oleh kebohongan dan cerita-cerita palsu
Tidak. Sejarah ditemukan dalam kejujuran keseharian. Diam lalu mempertanyakan setiap harinya. membaca dan meneliti tanpa gegabah. Lalu biarkan sejarah mengungkapkan dirinya dalam gulita.
Perasaan ‘sayang’ yang amat kuat menguasai saya. Saya ingin memberikan sesuatu rasa ‘cinta’ pada semua manusia, anjing-anjing di jalanan, mungkin pula pada semuanya.
Soe Hok Gie.
source : Catatan Seorang Demonstran via Memoar Biru Gie.
(via justforsoehokgie)
Proud 😎 Sure do I mentor them. But the truth is, they are my mentor. They teach me about life, humanity, and positivity. Things that I rarely find nowadays. So grateful to be a tiny little part of their life. And them to be a more than tiny little part of my life. (at PT.Pembangkitan Jawa Bali)
hahahahay congratulation.Miss Ade..I called this serendipity.
what the meaning of this picture for me. There is no me.
I reblog this coz I know their struggle. we share the air that we breath.
(i write this note about 30 minutes. try harder to write poetically )
proud to be just a bacteria in their moment..
wes mbak aq pegel nulis keminggris. aq tak nyelem wae..
Kawan, ini awal bulan. Bukankah saatnya engkau membeli karakter dan kepribadian ?
Teman ! Telah kuceritakan buku tentang orang yang bertarung melawan Macan. Lalu kau berkeinginan melihat orang yang bertarung melawan Macan. kutemani kau melihatnya. sudah bisa kuduga, kau pun minta diajari bagaimana melawan Macan. kuajari, lalu kau bersimbah darah dan menang. Kau tersenyum. Dan kisahmu ini akan kutuliskan dan kuceritakan.
In a good bookroom you feel in some mysterious way that you are absorbing the wisdom contained in all the books through your skin, without even opening them.
Mark Twain (via bookporn)
Janji Joni tentang Pekerjaan
Adam Subandi: Barang yang sudah diambil orang sebaiknya diikhlaskan saja
Joni: Saya akan ikhlas kalau itu barang saya, itu bukan punya saya, saya hanya ditugaskan untuk mengembalikannya
Adam Subandi: Yang ini tas anda, anda maju, tas ini saya bakar
Joni: Tolong jangan..!
Adam Subandi: Kalau gitu kasih saya alasan untuk tidak ngebakar tas ini. Tas ini tidak cocok masuk dalam pameran saya
Joni: Justru karena ga’ ada gunanya buat anda, ya lebih baik dikembalikan
Adam Subandi: Jawaban anda salah, salah..!
Joni: Tunggu, karena karir saya tergantung apakah saya dapat mengembalikan tas itu atau tidak
Adam Subandi: Jadi apa pekerjaan kamu ?
Joni: Saya pengantar rol film
Adam Subandi: Dan kamu nganggap pekerjaan pengantar roll fillm itu sebagai karir ?
Joni: Kenapa nggak ?
Adam Subandi: Kamu itu sebetulnya pinter kelihatannya , tapi kenapa jadi under achiever.
Kamu bisa dapat pekerjaan yang lebih bagus kalau kamu mau
Joni: Memangnya kriteria anda tentang pekerjaan yang lebih baik itu apa? yang lebih banyak duitnya ?
Adam Subandi: Bener khan
Joni: Men ! ah ! lu ngecewain gue, buat seorang seniman pikiran lu ituh terlalu dangkal
Adam Subandi: Jelaskan ?
Joni: Pekerjaan paling baik adalah dimana lu bisa nikmatin pekerjaan itu
Adam Subandi: Dan kamu menikmati pekerjaan sebagai pengantar film
Joni: Ya, pekerjaan antar mengantar adalah bentuk dasar dari semua bentuk silaturahmi, karena sifatnya menghubung-hubungkan orang. Ingat nabi-nabi khan ? tugasnya juga mengantarkan pesan dari Tuhan ke manusia
Adam Subandi: Kamu pikir aku bakal kemakan ama bullshitan kamu ?
Joni: Sepertinya sih nggak.
Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan: pada waktu dibutuhkan, sikap di belakang anda, dan setelah kematian Anda.
(Ali ibn abi Talib )
terima kasih untuk yang TULUS meminjamkan kata-katanya,
(via Along the line | Amsterdam Cycle Chic)
kerjoe opo arek iki