sorry for come here only to write "i miss him" because i miss him again today.
occasionally subtle

No title available
No title available
No title available
Jules of Nature

No title available
TVSTRANGERTHINGS
todays bird
Claire Keane
art blog(derogatory)
AnasAbdin
styofa doing anything
KIROKAZE
I'd rather be in outer space 🛸

PR's Tumblrdome
trying on a metaphor

titsay

JBB: An Artblog!
RMH
noise dept.
seen from United States
seen from United States

seen from T1

seen from United States
seen from Australia
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Singapore

seen from Germany

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States
@arlesheimoon
sorry for come here only to write "i miss him" because i miss him again today.
damn... i miss him so much!
oh to live abroad
oh to work abroad
oh i really want it
oh leaving this country
oh please help me
i. want. to. leave. this. country.
“A Letter to Yourself 5 Years from Now”
Hai, Rum. Aku harap kamu panjang umur sehingga surat ini bisa sampai ke kamu. Kamu sekarang sudah umur 29 tahun, ya? Gimana rasanya punya karir yang selalu kamu impikan itu? Makasih, ya, untuk gak menyerah mengejar pekerjaan impianmu.
Rencana lanjut studi gimana? Udah terlaksana belum? Aku harap sih setelah 5 tahun, kamu udah figure out ya mau ambil jurusan apa dan di mana.
Kamu dulu terobsesi banget tau mau hidup di Eropa, terutama Jerman. Pokoknya aku gamau tahu, sebelum umur 29, kamu harus sudah punya sertifikat bahasa Jerman B1. Bisa ya? Pasti bisa!!!
Bahasa inggris kamu aku harap sudah ada di level C1, sih, atau C2 kalo bisa. Hahaha. Masih punya impian untuk hidup di luar negeri, kan? Atau justru kamu sudah hidup di luar negeri saat umur 29 tahun nanti? AAAAAAAAAA Aku harap gitu.
Sudah punya pasangan hidup dong tentunya? Penasaran deh siapa jodoh kamu. Semoga sesuai dengan detail do'a yang kamu panjatkan ke Allah SWT, ya.
Rum, you already have your dream life, kan? Kalau hidup masih belum berjalan sesuai ekspektasimu, gak papa lho. Everyone has their own timeline, inget, kan? Aku berharap yang terbaik buat kamu, aku sekarang juga sedang mengusahakan agar kita punya kehidupan lebih baik, kehidupan yang sesuai dengan mimpi kita.
❝Your Biggest Regret❞
Gak kuliah dengan lebih serius will always be my biggest regret.
Aku nyesel kenapa gak eksplor banyak hal. Aku nyesel kenapa gak belajar lebih giat. Aku nyesel kenapa kenapa gak ikut UKM Taekwondo. Aku nyesel kenapa gak ikut banyak kepanitian & organisasi. Aku nyesel kenapa keluar dari UKM Teater. Banyak yang aku sesali deh pokoknya.
Aku mau dikasih kesempatan untuk jadi mahasiswa lagi. Aku mau dikasih kesempatan untuk lanjut studi lagi. AKU MAU.
❝The Hardest You've Ever Cried❞
Aku sadar, aku adalah orang yang sangat sensitif, mudah terharu dan menangis, tapi aku jarang nangisin masalah hidup atau diri sendiri, lebih sering nangisin masalah orang lain. Haha, contohnya nangis setiap liat iklan kitabisa/com lewat fyp tiktok, tukang becak yang sudah lansia yang mangkal di depan gang kos, atau pedangang yang sepi pelanggan.
Momen yang bikin aku nangis hampir tiap hari selama sebulan itu saat memutuskan melanjutkan sekolah menengah atas (SMA) di Jawa dan tinggal bareng nenek. Itu pertama kalinya aku hidup jauh dari orang tua, beda pulau lagi.
Sebagai orang yang lahir dan besar di Kalimantan, tentu banyak culture shock yang aku alami. Terbiasa berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia, aku harus mulai menyesuaikan diri menggunakan Bahasa Jawa dalam keseharian. Pelajaran Bahasa Jawa? Mampussssss!!! Aku mampus!!! Nilaiku jeblok, tapi aku berusaha kok belajar hanacaraka, menghafal kosa kata dalam 2 bentuk (krama dan ngoko), ngisi soal latihan di LKS, effort banget deh pokoknya untuk perbaiki nilai.
Lulusan swasta pindah ke negeri? Alamak. Kaget sama jam kosong yang sering bangeeeet, kaget sama WC siswa yang kotor, kaget rata-rata guru sudah tua, kaget sama metode belajarnya yang kolot, banyak kagetnya. Pulang sekolah sering nangis, telfon orang tua dan minta pindah sekolah beberapa kali. Setelah disabar-sabarin, akhirnya mulai bisa beradaptasi dan merasa nyaman.
Duh, jadi kangen masa SMA nih.
❝The Happiest You've Ever Felt❞
Momen paling membahagiakan selama aku hidup adalah diterima kuliah di salah satu universitas favorit di Indonesia. Rasanya gak karuan, BAHAGIA LUAR BIASA! Terima kasih, Yaa Allah.
Sayangnya, aku ngerasa gak ngegunain kesempatan itu dengan baik. Lulus dengan IPK pas-pasan, kurang eksplor banyak hal, AH aku pengen mengulang masa kuliah. Aku pengen ikut UKM Taekwondo, aku pengen aktif di UKM Teater, aku mau belajar coding SQL, R, Phyton dengan serius. Aku mau pake label mahasiswa dengan bijaksana. Aku mau magang di banyak tempat. Bener ternyata, penyesalan selalu datang di akhir.
Sekali kali, terima kasih Yaa Allah untuk kesempatannya. Aku seneng dan bersyukur bisa kuliah di sana.
Aku Kangen Setengah Mati
Aku kaaaaaaaaangen! Aku kangen. Aku mau kamu tahu. Aku kangen. Gimana caranya supaya kamu tahu? Aku kangen. Ini petaka Aku kangen. Apa boleh kangen sesuatu yang sudah jadi milik orang lain? Aku kangen. Aku tersiksa. Aku kangen. Harus apa?
Aku kangen. Aku berdo’a: Jika kamu sedang minum, semoga kamu tersedak dan berpikir, “siapa orangnya? siapa yang sedang mikirin aku?” Jika kamu sedang mendengarkan musik, semoga tiba-tiba lagu Niki terputar dan kamu ingat aku, aku yang menurutmu satu-satunya orang di antara teman-temanmu yang paling menggemari Niki. Jika kamu sedang membaca buku, semoga aku juga yang terlintas di benakmu. Kamu ingat, kan, siapa yang mengajarimu membedakan “di” awalan dan “di” preposisi?
Aku kangen. Aku gak bisa apa-apa.
❝Your Best Memory from This Year, So Far❞
Banyak hal terjadi hingga Mei 2024. Ada momen yang dihiasi dengan canda tawa dan beberapa sisanya berisi sendu lara. Konsep hidup yang harus balance kayanya bener, deh. Hidup kalau isinya seneng mulu akan boring.
Best isn't always about happy memory, kan? Momen terbaikku sepanjang 2024 berjalan hingga hari ini adalah kejadian jatuh cinta dan patah hati secara bersamaan di Februari lalu.
Tahun lalu, aku menjalin komunikasi yang cukup intens dengan seseorang. We did chatting like almost every day for the first 3 months. I was used to him, i loved talking to him, i enjoyed his company. I realized my feelings for him had changed, I didn't see him as a friend anymore, but MORE MORE MORE than that. At that moment, i wasn't ready to fall in love. So, i kept denying my feelings.
“Gak, kamu gak naksir sama dia. Kamu cuma terbiasa ada dia”; “Ini bukan suka, kamu kena love bombing. Jangan tertipu”; “Nyaman belum tentu suka”; “dia itu bukan kamu banget, rum”; dan berbagai pikiran lainnya yang kugunakan untuk menyangkal perasaanku. I was afraid, i was afraid to fall in love alone, i was afraid to take the risk.
Setelah melalui proses penyangkalan selama berbulan-bulan, akhirnya Februari lalu, aku mengakui kalau aku suka sama dia, not only had a crush on him, but in love. I was in love.
Selang beberapa hari mendeklarasikan ke dunia “aku jatuh cinta, aku jatuh cinta lagi setelah 10 tahun lamanya,” Aku dengar kabar he’s dating someone. Oh February, why you did this to me? Kenapa setiap jatuh cinta, aku selalu kebagian jatuhnya aja?
Aku berusaha biasa aja, tapi ternyata gak bisa. I was hurt, so I decided to cut him off, remove him on all social media where we were friends. I can't be friends with him.
After all, I'm happy for him. He deserves the kind of love I could never give him.
❝Your Favorite Part of Today❞
Completing the Microsoft Excel Basic course today was the highlight of my day.
Punya waktu untuk bisa baca buku sebanyak 88 halaman juga masuk ke dalam bagian fovoritku hari ini. Novel yang sedang aku baca adalah "Acc, Pak!" karya Rara Rachel. Romance ringan yang cukup menghibur.
Today was pretty productive, ya? Semoga hari-hari berikutnya akan lebih produktif lagi.