today marks the 30th day of journaling every day! it’s been amazing, changing, transformative.
seen from China
seen from United States
seen from China
seen from France
seen from T1
seen from United States
seen from China
seen from France

seen from Türkiye
seen from China

seen from United States

seen from United States
seen from Netherlands
seen from South Korea
seen from Germany

seen from United States
seen from Poland
seen from United States
seen from United States
seen from China
today marks the 30th day of journaling every day! it’s been amazing, changing, transformative.
1/365 KURO/BLACK
Pure black can exist in nature without any light at all.
I captured the process of evolution & creative thinking.
This was the theme of my first journaling journey down the path of daily journaling. I started this challeng dor myself simply because I enjoy journaling process and would love to make a documented daily practise out of it.
I realised that I only write when I’m not okay. When I’m sad, having a bad week/month/whatever and never really when everything is fine. And I want to try out writing every day for a month (at least), see where it gets me and possibly continue. The point is building a healthy habit, training my discipline and actually slowing down and taking extra time each day to be mindful about my life. I’m not specifying this to any month or any amount of time, so feel free to join me!
Inspiration:
Matt D’Avella
Matt Ragland - Journaling for increased productivity, clarity, mental health
Matt Ragland - how to and how to stick with it
Tips
Now, this can be tough in some ways, for example if you’re not really used to writing or journaling, so don’t be hard on yourself. I am used to journaling every night in bed - writing into my One line a day journal and doing my gratefulness in threes. So you might want to start with that.
start small and build up - maybe start with writing one line every day, or writing for five minutes. you don’t have to write hundreds of pages. everything counts as long as you sit down to do it.
don’t beat yourself up if you don’t write every day. you will most definitely miss a day, if not more, and that’s okay. just make sure you don’t miss two days in a row.
get yourself a journal you like / use one you already have. i got myself a cheap one since this is just an experiment + it’s small since i want to be able to carry it everywhere with me.
if you decide to write at the same time everyday, consider having a place where you will find your journal every day. i keep my One line a day and Gratitude journal on my bedside table with a pen (!!!) so that it’s actually super easy to start.
there are no rules!
Prompts and resources
Videos
Rowena Tsai’s Journaling video
How to write your life together video
Morning pages
FemmeHead’s 30 day journaling challenge
Articles
Benefits of journaling one sentence every day
How to start a journaling habit today
Life changing habit of journaling
Why you should start a journaling habit
If you want to keep a journal but don’t know how
Prompts
31 morning journaling prompts
JournalingPrompts tumblr
Daily-Journal-Prompts
MiniJournal’s prompts
FoggySuggestion’s prompts
And don’t forget to tag #academicbrainfood or @ me if you decide to do this or if you post about it!
4/365 CLOCKS AND TIME (please swipe left for more photos)
Our invented concept of time makes me dizzy.
I like to forget about it and just be... feeling like I have all (the time) in the world, doing nothing, just "killing time".
These are some of my thoughts about time. It is absurd how much we dwell and mourn the time which has passed just because we can't stop counting minutes, hours, years...
This journal entry is my journey down the path of daily journaling. I started this challenge for myself simply because I enjoy journaling process and would love to make a documented daily practise out of it.
I hope you'll like it and enjoy it too 😉🙌
“A Letter to Yourself 5 Years from Now”
Hai, Rum. Aku harap kamu panjang umur sehingga surat ini bisa sampai ke kamu. Kamu sekarang sudah umur 29 tahun, ya? Gimana rasanya punya karir yang selalu kamu impikan itu? Makasih, ya, untuk gak menyerah mengejar pekerjaan impianmu.
Rencana lanjut studi gimana? Udah terlaksana belum? Aku harap sih setelah 5 tahun, kamu udah figure out ya mau ambil jurusan apa dan di mana.
Kamu dulu terobsesi banget tau mau hidup di Eropa, terutama Jerman. Pokoknya aku gamau tahu, sebelum umur 29, kamu harus sudah punya sertifikat bahasa Jerman B1. Bisa ya? Pasti bisa!!!
Bahasa inggris kamu aku harap sudah ada di level C1, sih, atau C2 kalo bisa. Hahaha. Masih punya impian untuk hidup di luar negeri, kan? Atau justru kamu sudah hidup di luar negeri saat umur 29 tahun nanti? AAAAAAAAAA Aku harap gitu.
Sudah punya pasangan hidup dong tentunya? Penasaran deh siapa jodoh kamu. Semoga sesuai dengan detail do'a yang kamu panjatkan ke Allah SWT, ya.
Rum, you already have your dream life, kan? Kalau hidup masih belum berjalan sesuai ekspektasimu, gak papa lho. Everyone has their own timeline, inget, kan? Aku berharap yang terbaik buat kamu, aku sekarang juga sedang mengusahakan agar kita punya kehidupan lebih baik, kehidupan yang sesuai dengan mimpi kita.
❝Your Biggest Regret❞
Gak kuliah dengan lebih serius will always be my biggest regret.
Aku nyesel kenapa gak eksplor banyak hal. Aku nyesel kenapa gak belajar lebih giat. Aku nyesel kenapa kenapa gak ikut UKM Taekwondo. Aku nyesel kenapa gak ikut banyak kepanitian & organisasi. Aku nyesel kenapa keluar dari UKM Teater. Banyak yang aku sesali deh pokoknya.
Aku mau dikasih kesempatan untuk jadi mahasiswa lagi. Aku mau dikasih kesempatan untuk lanjut studi lagi. AKU MAU.
❝The Hardest You've Ever Cried❞
Aku sadar, aku adalah orang yang sangat sensitif, mudah terharu dan menangis, tapi aku jarang nangisin masalah hidup atau diri sendiri, lebih sering nangisin masalah orang lain. Haha, contohnya nangis setiap liat iklan kitabisa/com lewat fyp tiktok, tukang becak yang sudah lansia yang mangkal di depan gang kos, atau pedangang yang sepi pelanggan.
Momen yang bikin aku nangis hampir tiap hari selama sebulan itu saat memutuskan melanjutkan sekolah menengah atas (SMA) di Jawa dan tinggal bareng nenek. Itu pertama kalinya aku hidup jauh dari orang tua, beda pulau lagi.
Sebagai orang yang lahir dan besar di Kalimantan, tentu banyak culture shock yang aku alami. Terbiasa berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia, aku harus mulai menyesuaikan diri menggunakan Bahasa Jawa dalam keseharian. Pelajaran Bahasa Jawa? Mampussssss!!! Aku mampus!!! Nilaiku jeblok, tapi aku berusaha kok belajar hanacaraka, menghafal kosa kata dalam 2 bentuk (krama dan ngoko), ngisi soal latihan di LKS, effort banget deh pokoknya untuk perbaiki nilai.
Lulusan swasta pindah ke negeri? Alamak. Kaget sama jam kosong yang sering bangeeeet, kaget sama WC siswa yang kotor, kaget rata-rata guru sudah tua, kaget sama metode belajarnya yang kolot, banyak kagetnya. Pulang sekolah sering nangis, telfon orang tua dan minta pindah sekolah beberapa kali. Setelah disabar-sabarin, akhirnya mulai bisa beradaptasi dan merasa nyaman.
Duh, jadi kangen masa SMA nih.
❝The Happiest You've Ever Felt❞
Momen paling membahagiakan selama aku hidup adalah diterima kuliah di salah satu universitas favorit di Indonesia. Rasanya gak karuan, BAHAGIA LUAR BIASA! Terima kasih, Yaa Allah.
Sayangnya, aku ngerasa gak ngegunain kesempatan itu dengan baik. Lulus dengan IPK pas-pasan, kurang eksplor banyak hal, AH aku pengen mengulang masa kuliah. Aku pengen ikut UKM Taekwondo, aku pengen aktif di UKM Teater, aku mau belajar coding SQL, R, Phyton dengan serius. Aku mau pake label mahasiswa dengan bijaksana. Aku mau magang di banyak tempat. Bener ternyata, penyesalan selalu datang di akhir.
Sekali kali, terima kasih Yaa Allah untuk kesempatannya. Aku seneng dan bersyukur bisa kuliah di sana.