Biarlah pergi, bersatu tapi hati tak menyatu lebih menyakitkan.

Origami Around
Game of Thrones Daily

Janaina Medeiros
will byers stan first human second

blake kathryn

titsay

★
we're not kids anymore.
Cosimo Galluzzi
wallacepolsom
tumblr dot com
ojovivo
art blog(derogatory)
almost home
taylor price
trying on a metaphor
One Nice Bug Per Day

Product Placement

No title available
No title available

seen from Singapore

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from French Polynesia

seen from Malaysia

seen from Australia
seen from United States
seen from Japan
seen from United States

seen from India

seen from Italy

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from France
seen from Germany
seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
@arsenioadlu
Biarlah pergi, bersatu tapi hati tak menyatu lebih menyakitkan.
Tumblr... Tiba-tiba pengen buka app ini lagi.
Ayo Kita mulai lagi !
Membaca Diri, Bismirabbik.
Orang yang membaca buku tapi tidak pernah menulis bagaikan orang yang makan namun tidak pernah membuang air besar. Katanya Kang Abik.
Satu peluru dapat menembus satu kepala, Namun satu tulisan dapat menembus ribuan bahkan jutaan kepala; Kalimat ini aku baca dari sebuah buku yang isinya membahasa tentang ‘Bagaimana ‘Ulama Nusantara Membuat Karya Tulis’ Buku nya kecil, aku pinjam dari kakak kelas kamarku.
IQRO! BISMIROBBIK!
Adalah perintah pertama tuhan kepada Malaikat Jibril tuk menyampaikan wahyu kepada Manusia Mulia yang tidak bisa membaca dan menulis (’Ummi). yang nantinya akan menjadi Cahaya, Rahmat bagi semesta Alam.
Membaca bukan hanya sebatasa membaca, apapun kata yang kita baca, dalam buku, internet, majalah, koran dapat masuk dalam akal pikiran bahkan jka dibaca berulang-ulang bisa membuat suatu penafsiran dengan pemahaman yang baru, sesuai pembacanya. Juga dapat mempengaruhi pola pikir kita dalam melakukan kegiatan.
Sehingga kita dapat membaca arah tingkah lampah kita kdepan, dimulai dari IQRO, Selanjutnya, BISMIRABBIK
"Diruang Rindu, Kita Bertemu"
PROSES ITU IBADAH Setiap kita yang hidup menginginkan sebuah kebahagiaan di akhir sebuah perjalanan. Anak SMA yang udah mau mas...
lagi belajar nulis lagi, mari berbagi
Just Relax, Take it Easy
Hanya sebuah keterlerlapan membawa kita sampai tujuan.
Sesuatu di Jogja
💘
Masih ternaungi, terimakasih.
Tanpa kamu harus bercerita panjang lebar pada manusia, Allah sudah mengerti bagaimana sulitnya kamu bersabar, tentang bagaimana gemuruhnya hatimu saat ini.
Menangislah sejenak, kepasrahanmu padaNya akan mendatangkan jalan keluar, ribuan usaha yang kamu lakukan tidak akan pernah membawa pada puncaknya jika ternyata kamu tidak melibatkan Allah dalam rencanamu.
Rancang dan tuangkanlah setiap rencanamu dalam secarik kertas, pada bait akhir tulislah "Aku, usahaku, dan doaku harus seimbang, dan untuk hasilnya aku ikuti jalan dan kemauanmu ya Rabb". Ia akan menenangkanmu, sebab kini kamu tidak bergantung pada hasil manusia, tapi pada hasilNya.
Setiap yang bergemuruh dalam dada terkadang akan membuatmu harus sedikit menangis, tidak mengapa. Biarkan ia tertuang dalam aliran airmatamu, hingga ia tenang, dan setelah itu kamu harus kembali menghapusnya dan mulai berjalan lagi. Tersenyum.
Karena setiap kita akan ada gemuruh dalam dadanya masing-masing, dan setiap kita punya tujuan yang harus dicapai. Semangat bertumbuh.
Jangan lupa doa.
@jndmmsyhd
Terimakasih sudah mewakilkan.
Khutbah Jum'at Hari ini, Reminder.
1. Niatkan semua Ibadah hanya karena Allah SWT.
2. Islam Agama dunia & Akhirat, bersungguhlah dalam berikhtiar.
3. Jangan berbuat kerusakan di muka bumi, minimal pada dirimu sendiri. Jangan sampai.
4. 3 Hal yg dibawa mati :
- Anak yg Soleh
- Ilmu yg bermanfaat
- Shodaqoh Jariyah
Masjid Agung Bandung, Jabar. 12 Juli 2019
Try
Hari Ini
Perjuangan masih belum selesai. Tak ada gunanya air mata mengering jika tidak kau pejamkan, lalu buka matamu, untuk hari yang baru. Do'a-do'a yang terus kau panjatkan akan selalu menjadi teman. Hari ini, roda belum berputar sesuai keinginanmu. Biarlah. Esok Hari, sedikit demi sedikit akan tergerak. Akhirnya, aku merasa. Bagaimana kehidupan menempa seorang yang lemah tak berdaya. Dengan-Mu, Dengan Seluruh Kekuatan-Mu. Semua ku kembalikan kepada-Mu.
Sejenak
Sejenak waktuku hari ini, tak ada padamu
Begitupun dirimu, sejenak waktumu untuk melupakanku
Hari-hari yang penuh rindu, sejenakku, menunggumu
Dengan kesejenakkanku, aku terus berdo’a untukmu
Aku harap dikesejenakkanmu, juga begitu
Hanya perlu sejenak saja
Yang jarang, yang datang, hampa. Sepi