memulai kembali
semakin dewasa, keputusan-keputusan yang diambil dalam hidup dampaknya semakin permanen. tidak bisa di-undo, tidak bisa dibatalkan. selain itu, dampaknya juga lebih luas. melibatkan lebih banyak pihak--apalagi jika kita sudah berkeluarga. ada pasangan, ada anak-anak, ada keluarga besar.
tapi... semakin dewasa juga, sepertinya kita lebih baik kepada diri sendiri kan? kita lebih toleran terhadap kegagalan. oh bahkan kita tidak menyebutnya kegagalan, kita menyebutnya pengalaman. sebab pada setiap yang "tidak berhasil" itu, kita mendapatkan pelajaran.
semakin dewasa, kita sadar bahwa membuat keputusan tidak bisa sembarangan. tapi kita lebih siap dengan segala kemungkinan. kita semakin mampu memaafkan diri sendiri yang kemarin: yang masih lugu, yang belum tahu, yang pilihan-pilihan hidupnya masih cupu. kita tidak takut mengulang, yang kita takutkan adalah harus bertentangan dengan prinsip-prinsip diri yang kita miliki.
lalu kita, yang semakin dewasa ini, semakin sadar bahwa tidak mengambil keputusan juga adalah keputusan. sadar bahwa kadang satu-satunya cara bertahan justru adalah dengan memulai sesuatu dari awal.












