Mas, yah.. Boleh yaa aku juga istirahat.. Ini sudah cukup bagi aku. i can't handle it anymore. I begging u.
cherry valley forever
he wasn't even looking at me and he found me

Andulka
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

JVL
Lint Roller? I Barely Know Her
todays bird
will byers stan first human second
Game of Thrones Daily

if i look back, i am lost
almost home
I'd rather be in outer space 🛸

No title available
TVSTRANGERTHINGS
official daine visual archive
tumblr dot com
YOU ARE THE REASON

Discoholic 🪩

★
untitled

seen from United States
seen from United States
seen from Italy

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Malaysia
seen from Czechia
seen from Netherlands

seen from Somalia
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Brazil
seen from Canada
seen from Germany
seen from Germany
seen from Russia

seen from Spain
seen from Spain
seen from Germany

seen from Japan
@asherablue
Mas, yah.. Boleh yaa aku juga istirahat.. Ini sudah cukup bagi aku. i can't handle it anymore. I begging u.
Apa pun masalahnya, ujungnya ngeluh ke mas, ngeluh ke ayah dan mnt mereka segera mungkin bawa aku dan mama. Maybe ini satu2nya cara pergi tanpa bikin mama makin gila.
Tai entah kenapa sampe sekarang, they didn't listen to me. I can't do this anymore.
Rasanya unfair bagi glg kalau aku selalu nuntut dia nurutin egoku, kek misalnya kadang aku sebel aja sih klo dia main lama. Padahal sudah jelas banget klo dia izin main. Apa sih kamu dhel, masih mau ngutamain ego sendiri? Sedangkan dia selalu ngalah 😔
2020, is a curse and a blessing
Ku kira tahun 2020 akan menjadi tahun yang sempurna bagiku. Tahun dimana aku memasuki tahun terakhir kuliah dan telah merencanakan semua hal yang akan aku lakukan untuk hidup lebih mandiri. Mengatur segalanya untuk hidup "sempurna" versiku. Karna Ku kira kutukan itu sudah berakhir. Ku kira penderitaanku telah selesai. Ku kira kehidupanku akan lebih baik setelah semua bebanku di tahun sebelumnya telah ku lunasi.
Ternyata tidak. Kutukan itu masih bekerja. Ia tak memandang jerih payahmu sebelumnya. Ia tak memandang siapa yang ia kutuk. Ia datang dan menghantui seluruh dunia, memberi pelajaran kepada manusia agar lebih banyak bersyukur dan tidak tamak pada bumi.
Seharusnya aku bersyukur, karenanya aku dapat memiliki banyak waktu dengan keluarga dan orang2 tersayang di kampung halaman seperti yang ku harapkan setiap tahunnya untuk dapat "memiliki banyak waktu bersua". Tetapi tetap saja, hal tersebut tidak dapat meredakan ambisiku untuk menuntaskan semua rencana yang telah ku persiapkan untuk ku 'sendiri'. Dan lagi2, aku mengutuk kembali Ia yang ku tunjuk2 sebagai penyebab segala permasalahan yang muncul dalam kehidupanku.
Bagaimana tidak, pertama masalah keuangan keluargaku. Karenanya keluargaku tidak mendapatkan panggilan pekerjaan kontrak seperti biasanya, karna harus tetap menjaga jarak dan membatasi aktivitas diluar. Setiap malam aku hanya mampu berbisik pada bumi, hanya mengandalkan keajaiban dari Yang Maha Kuasa. Di satu sisi aku juga sudah tidak memiliki pekerjaan sampingan karena wabah yang masih tak kunjung reda.
Kedua, masalah ku, pasanganku dan ibuku. Lagi2... Aku harus menghadapi ambisi dan ekspektasi ibuku yang terlalu tinggi terhadap pasanganku kelak. Memang, ibu mana sih yang tidak ingin anaknya mendapatkan yang terbaik. Hanya saja, kali ini aku tidak sependapat dengannya mengenai siapa yang akan hidup dan berjuang denganku kelak. Persepsi yang masih diselimuti dengan standarisasi pasangan versi orang desa membuatku muak dengan kriteria2 yang mereka buat buat sendiri, dan mereka generalisasikan untuk semua orang.
Aku tahu aku terlalu cepat memperkenalkan pasanganku kepada ibuku. Namun, aku hanya ingin mereka bisa akrab dan saling mengenal agar tidak ada pemikiran2 seperti yg aku takutkan. Walaupun ketakutanku itu telah terjadi.
Akan tetapi, dibalik itu semua aku sangat bersyukur atas situasi dan kondisi yang telah menghantamku, keluarga dan pasanganku juga. Karena jika tidak karena masalah pertama, ibuku akan tetap merasa aman di zona nyamannya. Nyaman dengan caranya mendapatkan uang demi menghidupi keluarganya. Semoga niat beliau tidak sekedar niat untuk membuka usaha kecilnya. Dan juga... Jika tidak karena masalah kedua mungkin ibuku akan tetap tidak mau tau dengan keberadaan pasanganku, setelah pertengkaran yang terjadi diantara kami bertiga. Aku sangat bersyukur akhirnya ibuku lebih dekat dengan pasanganku, dan pasanganku sudah tidak merasa canggung dengan ibuku.
2020 ini, menjadi tahun yang sangat berat namun juga berarti bagiku. Kadang aku mengutuk tahun ini namun aku juga sangat berterima kasih karenanya. Aku hanya berharap, walaupun rencana 2020 ku tidak berjalan baik tetapi setidaknya harapanku masih bisa bertahan hidup dan tumbuh dengan baik.
Udah lama ga bersua di tumblr, missyuuu
Gatau lagi mau ngomong apa, saking malunya..
Rindu itu...
Yaa... Mau bagaimana lagi, padahal sudah sama-sama memiliki kesibukan, sama-sama mengetahui kesibukan masing-masing.
Entah mengapa, tidak adil rasanya jika hanya aku yang merasakan keresahan hati.
Atau hanya aku saja yang terlalu perasa,
Atau hanya aku saja yang terlalu egois untuk sering berkomunikasi?
'tidak kah kau merindu?'
'tidak kah kau ingin melihat wajah ku untuk melepas penatmu?'
Kau pernah bercerita, menceritakan alur hubunganmu yang tidak berakhir bahagia dan sesuai harapanmu.
Dan hal itu membuatku takut, takut aku sama seperti mereka
Yang menuntutmu untuk selalu menghubungiku, menuntutmu untuk tidak terlalu sibuk dengan hobimu, atau menuntutmu untuk menjaga jarak dengan wanita lain
Tapi bukan kah hal itu wajar? Aku pun tak tahu apa kah hal itu wajar atau tidak bagi wanita.
Tapi aku pun tak ingin melarangmu bermain dengan siapa,
Aku tak ingin melarangmu melakukan keseharianmu,
Aku tak melarangmu untuk dekat dengan teman wanitamu,
Tapi, aku hanya ingin merasa spesial dimatamu, walaupun bukan dengan kata-kata, hal kecil pun aku akan sangat menyukainya..
Semakin kesini, komunikasi kita semakin dangkal..
"beb, aku kangen.."
*lalu hening, dan kamu tersenyum tipis, lalu berkata...
"iyaa, sabar ya..."
Entah mengapa, aku ingin benar-benar serius bersamamu
GlngRnld
Watch your Mouth!
Oke, mungkin sudah sepatutnya kita memperhatikan, memilah dan memilih kosa kata yang akan terlempar dari mulut kita. Tidak semua orang menyukai dan menerima kata-kata apa yang selalu keluar dari mulut kita. Dan aku baru menyadari, benar-benar sadar akan hal itu, bahwa sangatlah penting dan berpengaruhnya perlakuan kita terhadap orang lain. Memang tidak mudah menahan dan mengubah kebiasaan buruk yang telah lama melekat. Namun, kini mungkin aku perlu lebih berhati-hati lagi untuk berbicara dengan orang lain. Karena bagaimana pun, sedekat apa pun kita dengan orang itu, tak peduli apa pun status kita dengan orang tersebut, sedikit pun kita salah menempatkan kata pada mulut, tiada yang tahu selebar apa dan sesakit apa luka dihatinya. Terima kasih buat semua orang yang telah datang dan pergi, dan yang telah datang dan menetap. Karena telah banyak memberi aku pelajaran hidup untuk menjadi lebih 'manusia'
Sebenarnya Apa sih Mauku?!
Sebenarnya dimana letak kesalahannya?
Apa aku terlalu terburu-buru menyukaimu
Apa aku terlalu terburu-buru menyayangimu
Apa aku terlalu terburu-buru menerimamu
Apa aku terlalu terburu-buru memutuskan untuk memiliki komitmen denganmu
Atau mungkin, hanya aku saja yang belum siap menjalani itu semua
Bahkan kau telah memperingatkanku,
Beberapa kali kau menanyakan kesiapanku,
Namun, aku tahu dalam nada bicaramu tersirat hasratmu yang menginginkan hubungan kita bukan sekadar teman.
Aku pun begitu.
Namun, terlalu banyak hal yang kutakutkan, apa pun itu.
Dan nyatanya aku belum siap.
Aku belum siap untuk memahami posisimu di luar sana.
Aku belum siap meyakinkan perasaanku yang begitu hebat cemburunya terhadap apa pun yang mendekati 'milikku'
Padahal, tidak ada yang menjadi milik manusia selamanya.
Tetap saja.
Dan sekarang aku menyadari bahwa sebenarnya manusia memang terlalu rakus untuk hal apa pun.
Begitu pun aku.
I can't control my feeling. But my feeling always can control me. And I hate that.
Me, every midnight. Start overthink to my overthinking
And sometimes you have to kill what you love
Sofia, John Wick Ch. 3
have you ever thought about dying?
Pas dia bilang gini, tiba-tiba aku merasa tambah gak enak, ngerasa bersalah, ngerasa bego banget se teledor itu, gak hati-hati. Gatau kenapa semenjak insiden yang bikin aku stres hampir seminggu, setiap harinya aku selalu menyalahkan diri sendiri. Cs I'll hate my self karena dengan kesalahan yang aku buat pasti ada beberapa orang yang pasti terlibat dan atau bahkan pasti merepotkan orang2 disekitarku. Tapi, disamping itu aku sangat bersyukur teman2ku masih mau support aku, membantu aku. Bahkan, "dia", yang tidak ada sangkut pautnya rela nabung uang jatah rokoknya cuma demi bantu meringankan bebanku.
Bukankah harusnya aku lebih bersyukur?
Karena masih memiliki mereka, dan "dia" yang masih mau mengulurkan tangannya kepadaku...