Always good to be LIKE CHINA, KOREA, SAUDI ARABIA….
Jika anda menemukan tampilan layar seperti ini ketika anda sedang membuka situs di internet, maka ini merupakan salah satu bentuk censorship pemerintah untuk menghindari anda menjelajahi situs berbahaya. Namun apabila anda tetap ingin menjelajahi situs yang telah diblokir atau disensor tersebut anda harus menggunakan TOR atau VPN agar anda bisa membuka situs tersebut.
TOR sendiri adalah kepanjangan dari The Onion Router, yang mana TOR adalah sebuah browser seperti Google Chrome dan Firefox, namun ia memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan dua browser tersebut. TOR bisa disebut software seperti VPN yang memungkinkan kita mengakses internet secara anonim. Dikarenakan di dalam situs yang telah diblokir atau disensor banyak sekali hacker yang dapat mengancam keamanan berinternet, maka dari itu TOR dapat melindungi Anda dari hal tersebut. Saat Anda menjalankan TOR, koneksi asli pengguna akan dialihkan ke jaringan milik TOR. Kemudian jaringan tersebut telah dienkripsi agar tidak dapat terdeteksi oleh pihak manapun baik dari ISP maupun situs yang dikunjungi.
Salah satu contoh situs yang merupakan bentuk cencorship pemerintah adalah situs Deep Web. Deep Web juga dikenal dengan nama Deepnet, DarkNet, Invisible Web, Undernet atau Hidden Web. di Indonesia, Deep Web dapat disebut sebagai Web Mendalam. Yang mana Deep Web merupakan bagian dari World Wide Web tetapi tidak termasuk kedalam internet yang dapat dicari dengan mudah, yaitu dengan menggunakan mesin pencari web yang menggunakan indeks mesin pencari web.
Web-web yang ada di dalam Deep Web tidak dapat ditemukan dengan mesin pencari biasa seperti Google, Bing atau Yahoo. Itulah mengapa Deep Web biasa disebut dengan Invisible Web. Yang perlu Anda tahu bahwa di dalam Deep Web terdapat banyak sekali sisi gelap yang tidak dapat di jangkau oleh Web biasa. Oleh karena itu, untuk memasuki gerbang Deep Web, kita perlu menggunakan tools khusus untuk mendapatkan informasi di dalam Deep Web seperti TOR atau VPN yang telah saya sebutkan diatas. Ibaratnya jika kita saat ini berada di permukaan laut untuk berenang, maka untuk mengakses Deep Web kita perlu menyelam untuk melihat isi didalamnya. Jika di ilustrasikan maka akan terlihat seperti gambar dibawah ini:
Jadi, jika internet digambarkan sebagai sebuah gunung es di tengah lautan, maka konten yang ada di internet yang biasa kita temukan (Google, Facebook, Twitter, dll.) adalah puncak dari gunung es tersebut. Sedangkan bagian gunung yang terendam air laut tersebut disebut dengan Deep Web yang merupakan situs berisi informasi yang tidak dapat dikonsumsi publik secara bebas karena kontennya berbahaya.
Menurut para ahli, sebagian besar konten deep web berisi tentang database-database dari hasil penelitian/riset yang dilakukan oleh lembaga-lembaga akademis dan lembaga-lembaga pemerintahan serta situs-situs pribadi. Ini mungkin salah satu penyebab “hidden” nya situs-situs pada Deep Web karena memang bukan untuk konsumsi umum.
Dalam sebagian deep web terdapat situs-situs yang tidak biasa. Misalnya disana kita akan menemukan berbagai konten internet beredar secara bebas tanpa filter!, situs perdagangan narkoba, kartu kredit curian (carding), human trafficking, pornografi ilegal, jasa-jasa ilegal (jasa pembunuhan, kartu identitas palsu), dan hal-hal ilegal lainnya dapat kita temukan disana secara bebas. Selain itu, di dalam Deep Web kita juga dapat menemukan konten-konten mengerikan tanpa sensor seperti eksperimen terhadap manusia, situs penyiksaan secara live, dan hal-hal mengerikan lainnya. Dikatakan juga bahwa Deep Web juga menjadi surga bagi para pelaku pedofilia, karena disana mereka dapat melakukan apapun yang mereka inginkan. Deep Web juga merupakan tempat yang sangat berbahaya untuk dikunjungi, karena disana banyak sekali hacker berkeliaran. Selain itu, disanalah tempat dimana virus-virus komputer dibuat. Tidak hanya itu, disana kita juga dapat menemukan tutorial-tutorial aneh seperti cara membuat bom, cara membunuh tanpa ketahuan, cara menculik dan lain sebagainya. Untuk itu, jika Anda ingin mengakses Deep Web maka Anda harus berhati-hati, karena Deep Web merupakan situs yang berbahaya dan resikonya cukup besar untuk mengunjungi situs ini.
sumber:
http://www.makintau.com/2015/10/mengenal-apa-itu-deep-web-dan-bagaimana-cara-memasuki-deep-web.html
http://securityaffairs.co/wordpress/6599/intelligence/deep-web-and-censorship.html











