1. Veronica Natasya – Golongan darah sama (paling atas)
Saya sama Vero banyak cerita, sebagian besar tidak nyambung ke topik dan gaada yang jelas. Beberapa menit Vero cerita kalo dia masuk Komunikasi karena tidak dibolehin ortu masuk ke jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea yang dia idam-idamkan. Saya juga agak lupa sih, males dengerin ulang rekaman soalnya. Intinya gitu deh, kalo ga salah saya waktu itu ngobrol dengan Vero dan juga Caca selama 1 jam lebih. Tapi ya gitu, gaada esensinya.
2. Rasyida Rahma – SMA berbeda (baris kedua pojok kiri)
Rara dulu bersekolah di SMA 34 Jakarta, sedangkan saya bersekolah di SMAN 15 Surabaya. Rara adalah pejuang pulang pergi, setiap hari dia harus berdesakan di KRL untuk pulang ke rumahnya di Cipete, setelah turun di Tanjung Barat dan menggunakan jasa ojek online untuk sampai ke rumah.
3. Ayu – Lahir di provinsi yang berbeda (baris kedua tengah)
Saya mengobrol dengan Ayu saat sedang menunggu bis kuning. Percakapan kami berlangsung dengan singkat namun efektif. Ayu sejak lahir sudah tinggal di Jakarta, namun secara teknis rumah Ayu terletak persisnya di Bekasi. Hal ini serupa dengan Saya yang tinggal di Surabaya, namun secara teknis rumah Saya terletak di Sidoarjo. Kami pun berbicara mengenai kehidupan kami, namun tiba-tiba bis kuning datang menyudahi percakapan kami.
4. Claresta Octaviana – Genre film berbeda (baris kedua pojok kanan)
Cacadel, atau Caca yang cadel memiliki genre film yang berbeda dengan saya, walaupun tontonan kita sebenarnya sama. Caca adalah satu-satunya orang yang menonton Mr. Robot kecuali saya yang pernah saya temui langsung. Pengetahuannya mengenai film-film juga cukup luas, dan berkisar pada serial televisi. Alasan Caca memilih Komunikasi adalah karena selain passion, orang tuanya juga mendukungnya untuk Komunikasi walaupun sebenarnya dia menginginkan jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea.
5. Ariefqy Noermansyah – Zodiak sama (baris ketiga kiri)
Kami sama-sama berzodiak Cancer, dan pembicaraan kami berfokus pada bagaimana pandangan kami mengenai zodiak. Kami sepakat bahwa zodiak kini tak lagi relevan dengan kehidupan sekarang. Zodiak kebanyakan memberikan prediksi yang tidak jelas dan sangat kabur. Selain zodiak, kami juga membahas mengenai golongan darah, dan betapa ngaconya penggolongan sifat berdasarkan golongan darah.
6. Gieshania Pitaloka – Ketertarikan peminatan Ilmu Komunikasi yang berbeda (baris ketiga kanan)
Berbincang dengan Gie sangatlah menyenangkan, karena dia memiliki berbagai topik yang tak terduga. Misalnya saja ketika sedang hendak mengikuti kelas, tiba-tiba dia mengajak ngobrol mengenai ketakutan terbesar dalam hidup. Gie memiliki ketakutan untuk mati, karena mati itu tidak bisa dibayangkan. Selain itu Gie juga takut untuk mengalami kecelakaan saat mengendarai kendaraan, seperti kereta api. Foto yang saya gunakan bersama Gie adalah contoh raut wajah saya ketika sedang ketakutan.
Gie adalah anggota OSIS pada saat SMA, dan meraih peringkat kedua untuk kelas IPS. Gie sangat ingin menjadi seseorang yang ahli berfilosofi, dan dulu sangat mendambakan untuk jurusan Hubungan Internasional, seperti saya.