Perjalanan Panjang di Malam Hari
Malam itu,
Aku melakukan perjalanan jauh di malam hari, di kota orang, dengan modal maps.
Perjalanan ini kulakukan sendiri, berjalan kaki menyusuri jalanan kota yang jarang kudatangi.
Terlepas dari jauhnya jarak tujuan, disetiap langkah yang diambil mampu membuatku tersenyum, karena rupanya,
tiap langkah secara tidak sadar mengangkat sedikit beban yang menyesakkan dada ini.
Perjalanan penuh gelap, jalanan penuh liku, tanjakan dan turunan menguras tenaga dan tentu, keringat tidak bisa dihindari.
Tapi siapa sangka, hal itu membuat aku menyadari mengenai apa yang harus kuhadapi saat ini.
Lihat aku, berada di kota orang. Berusaha menyelesaikan tugasku dengan baik, meski penuh lika-liku-luka.
Berharap diri ini kuat menghadapi segala ujian tanpa tangisan rasanya seakan berharap melalui perjalanan jauh tanpa berkeringat.
Perjalanan ini perlahan membantuku untuk kembali memikirkan segalanya. Diri ini yang selalu tampak kuat, perlahan sudah mulai lelah. Bendungan airmata yang dibentuk perlahan sudah mulai hancur.
Diri ini butuh sandaran, diri ini butuh penguat. Tapi diri ini belum cukup percaya jika,
Yang dibutuhkan oleh diri ini, hanyalah kepercayaan-kesabaran-keikhlasan terhadap diri ini sendiri.
Cukup untuk hari ini,
Terimakasih sudah membantuku kembali menemukan yang hilang.
Malang, 2019