
@theartofmadeline
Stranger Things

PR's Tumblrdome
Show & Tell

#extradirty
sheepfilms
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

izzy's playlists!
Cosimo Galluzzi
occasionally subtle
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
DEAR READER
Not today Justin

oozey mess
Peter Solarz
taylor price
Sweet Seals For You, Always
h
trying on a metaphor
Alisa U Zemlji Chuda
seen from Romania

seen from United States

seen from United States
seen from Australia

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States

seen from Sweden

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Italy
seen from United States
seen from United States
@blueinheart
Proud to share the beautiful US jacket for THE EMPTY GRAVE, the final #Lockwood book! @DisneyHyperion
4 years a go
“Shel, coba ya kalau masih ada mama. Kita bisa party kenyang gini pasti mama seneng, cekikikan. Ya, ‘kan?”
...kurang lebih begitulah perkataan kakak pertama saat saya main ke rumahnya saat hari ulang tahun saya kemarin yang jatuh pada akhir bulan April.
Tidak ada jawaban lain selain bilang “ya”. Ya, yang sedang dibicarakan oleh kami berdua adalah mama, yang kita tahu bagaimana sifatnya, yang seberapa dekat kita dengannya. Bukan tidak menghormati dengan memanggil mama dengan kata ganti beliau, namun mama itu lebih dari sekedar orang tua karena mama berperan lebih pada teman untuk anak-anaknya.
Masih lekat di ingatan saya akan potongan peristiwa empat tahun yang lalu. Tepat pada 10 Mei 2013 lalu, Tuhan telah berbaik hati menghilangkan sakit yang mama alami dan mengundang mama untuk bersama di sisiNya. Tidak ada yang dapat menggambarkan perasaan apapun pada kami saat itu, selain rasa kehilangan yang teramat dalam pada setiap hati anggota yang ditinggalkan.
Itu dulu, saya tidak ingin menuangkan segala ingatan saya pada hari itu lewat tulisan ini karena hati saya sesungguhnya rapuh dan mudah hancur akan sesuatu yang tidak menyenangkan. Sudah empat tahun berlalu, benar? Mari kita bercerita tentang empat tahun kemudian setelah hari itu.
Empat tahun berselang, tentu hidup ini telah banyak berubah. Cerita keluarga ini telah sangatlah berbeda dari empat tahun lalu. Satu yang saya rasa indah dibalik keharuan dan rasa kehilangan yang tidak lagi saya dapatkan kini. Ada kehangatan di antara kami, di antara empat anak yang telah kehilangan sosok panutan dalam berpikir dan bersikap. Kini, seolah saya adalah seorang yang teramat naif untuk mengharapkan setidaknya kami berkumpul dalam satu rumah dan duduk dalam satu meja, menyantap masakan lezat dengan pembicaraan remeh yang mengalir di atasnya untuk menghasilkan kesepakatan dan eratnya rasa persaudaraan.
Bagi kalian mungkin ini terdengar mudah untuk dilakukan dan sering dilakukan setiap tahunnya pada perayaan tahunan yang diperingati. Porsi kebahagiaan setiap orang berbeda dan kerinduan saya akan hal ini membuat saya kembali merindukan sosok pemersatu di antara kami yang telah tiada kini.
Sekian, sebelum pandangan ini merabun karena air mata yang menggenang di pelupuk.
Sometimes I’m terrified of my heart; of it’s constant hunger for whatever it is it wants. The way it stops and starts.
Edgar Allan Poe (via extramadness)
This young Gryffindor is Luis Vielma.
He was an avid Potter fan, and expressed his passion partly by working at Universal Orlando Resort in the Wizarding World of Harry Potter - Hogsmeade as a ride attendant on Harry Potter and the Forbidden Journey.
He lost his life today due to the tragic events which took place in Orlando last night.
Events like this, and people like Luis, remind us that it is more important than ever to practice love, bravery, and friendship every single day.
💜💛💚💙
RIP, Luis. ⚡️
Dream A Little Dream Of Me // Ella Fitzgerald and Louis Armstrong
Richard Madden and Lily James as Romeo & Juliet ( x)
Kapan Come Back?
Ya pertanyaan diatas kayak artis korea yang sudah meledak kemudian hilang dari peredaran dan diharapkan untuk muncul ke permukaan. Saya bukan artis korea jadi sebenarnya judulnya tidak tepat tapi ya sudahlah siapa juga uang peduli. Intinya cuma mau bilang kalau ternyata sudah lama sekali nggak nongol disini dan memang ada kerinduan buat mampir hanya saja kadar PHP dalam darah sudah semakin tinggi saja. Kembali pada judul, masih nggak tahu kapan lagi bakal ngaktifin ini akun tapi pengen banget balik dengan cerita yang bermutu (padahal hidup saya nggak ada mutunya sama sekali). Sudah dulu deh =))
Sisipan di Tengah RC
Dear Brynja, Mungkin sekarang kau sangat kesal padaku karena permainan kecil yang kubuat saat ini. Bersabarlah dan kumohon untuk mengikutinya hingga selesai. Aku hanya butuh sedikit waktu untuk mempersiapkan segalanya. Berminat untuk kembali ke masa lalu bersamaku? Aku mengenal seorang Brynja Bridgeham di salah satu muka toko di Diagon Alley. Masih ingatkah? Kita berurusan dengan gelembung dan kita langsung bersekutu tanoa sadar disana untuk menciutkan nyali Schead. Ya, itu pertemuan pertama kita. Pertemuan kedua? Tentu saja dengan seragam Hogwarts yang kebesaran di tahun pertama kita dan Topi Seleksi di atas kepala kita. Aku berharap bisa satu asrama denganmu karena aku hanya punya kau sebagai teman namun sayang ternyata aku ditakdirkan untuk berada di Gryffindor sedangkan kau jauh di bawah untuk berada di Slytherin. Rasa kecewaku sungguh dalam saat itu, tidak ada darah Godric; begitu pikirku. Satu tahun kita terlewati tanpa ada banyak cerita setelah itu. Tahun kedua kita mulai saling menyapa, bukan? Kau asyik dengan beberapa sahabat perempuanmu begitu juga denganku yang sibuk dengan Slade namun paling tidak ini bukanlah awal yang buruk, benar? Tahun ketiga kita di Hogwarts, obrolan kecil kita berjalan sangat lancar dan makin dilancarkan dengan kehadiran Tigly. Aku suka saat kau menceritakan sesuatu dengan antusias dan meninggikan dagu tanda kau mampu dan kuat namun aku suka saat kau mengadukan sesuatu kepadaku. Tahun keempat kita, aku masih ingat saat Lindegaard membuatmu menangis perihal kelinci yang diburu dan aku menjanjikan peliharaan lain agar tak membuatmu bersedih. Ya, aku tidak suka melihatmu bersedih apalagi menangis. Dolce dan Gabbana menjadi peliharaan barumu setelah itu di musim panas memasuki tahun kelima kita. Tahun kelima, kita semua berlomba untuk memperbaiki nilai yang mengenaskan di transkrip masing-masing. Lapangan panahan dan duel menjadi tempat paling nyaman untuk melihat kunang-kunang. Apa kau menemukan kunang-kunang juga saat melongok ke gua tadi? Kau melenyapkan ketakutanku, aku merasa berhutang budi untuk itu. Tahun keenam kita sebagai siswa Hogwarts, pendidikan tingkat lanjut menjadi pilihan kita. Aku dengan ilmu Alkemia dan kau dengan ilmu healing. Aku sering uring-uringan tak jelas saat tidak mendengar kabar darimu dan waktu pengabdian masyarakat menjadi waktu yang menyenangkan bagiku. Satu daerah dalam melakukan sesuatu diluar Hogwarts. Belum lagi JSO yang seolah menakdirkan kita untuk semakin dekat. Tahun terakhir, siapa sangka kita bisa sejauh ini?! Aku rasa ini berkatmu, karena duniaku mulai berporos padamu kala itu. Satu tahun setelah dinyatakan lulus dari Hogwarts, inilah kenyataan saat ini. Kau masih bersamaku, kau adalah canduku. Aku tak akan hidup hingga saat ini atau sampai masa depan nanti bila tanpamu. Aku gugup untuk menuliskan ini, namun ini adalah hal yang terpenting bagiku. Maukah kau menjadi pendamping hidupku? Well, aku melamarmu. Aku mencintaimu dan ingin membahagiakanmu oh gadis manjaku. Jikalau kau menerimanya, kau bisa menghampiriku di tepi pantai dan bila kau menolaknya, kau bisa kembali ke kamar tidur yang menghadap ke arah pantai hingga matahari seluruhnya terbenam. Yang menunggumu untuk melihat matahari di tepi pantai bersamamu, Ethan Dixton.
the signs at a party
aries: annoys the DJ to play generic pop songs that everyone hates and dances like a maniac.
taurus: *takes potato chip* *takes another potato chip* *takes 3000 more potato chips* *steals potato chip bowl when they think no one is looking*
gemini: *is with group of friends* hey! you! i didn't expect to see you here! *kisses person on the cheek* oh, shit, i know that person over there too. better go say hi. brb!
cancer: what am i doing here?? i hate this. i knew i should have just stayed home and watched TV. *subtlety tries to convince their friends to leave*
leo: really shy at first but they're singing and dancing in the center of the room by the end of the night.
virgo: *fixes all chairs that are not pushed in* *whips out moist cloth and cleans the bar table* *drowns their hands in hand sanitizer* i think we're ready to order a drink.
libra: dancing very awkwardly with their more confident friends, trying to blend in as much as possible and constantly looking around to check that nobody's watching.
scorpio: *drunkenly stumbles over* *stands up like an idiot* *fixes tux/dress and drinks out of random glass* *finds the nearest hot person* hey there.
sagittarius: do yuo ever ask yourselves...wha t is the poiNT of life? what is our purpose as human beings on planet eerth?? one day we r all going 2 die and this will all mean nothign.. *sips bottle of vodka* *giggles*
capricorn: sober person laughing at all the drunk people and driving everyone home because it makes them feel powerful.
aquarius: sitting at a table with friends, wanting to dance but they're too shy. they kind of wish the DJ would play some better music.
pisces: the sober friend who is having an existential crisis listening to all their drunk friends philosophize about life and death.
Clementine turned 3 today!
PF: 15th January 2015
Message from God
Entah penting atau enggak saya posting disini cuma buat pengingat saya sendiri. Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti: gadget satu-satunya yaitu hape blackberry tour 9630 yang bernama "dudud" mendadak blank atau bahkan wafat. Kalau hape saya ini kembali ke hadirat Tuhan, berarti saya terisolasi dari dunia saya dan harus balik ke gua.
Jadi saya lagi seneng-senengnya pergi ke gereja dan ikut berbagai macam kegiatan kerohanian. Saya akui dulu itu saya cuma nasrani KTP, pergi ke gereja kalau cuma ada temen itupun di hari Natal dan Pekan Raya Suci Paskah. Dulu saya ngerasa pergi ke gereja dan duduk di sebelah ibu-ibu tak dikenal adalah suatu kesialan. Senengnya kalau pergi ke gereja sebelahnya itu kakak kelas yang udah saya stalk dari SMP dan kosnya ada di depan kos saya waktu jaman SMA. Terus saya baru aja sadar ngapain cerita yang gak sinkron banget sama judul.
Jadi, sabtu kemarin saya ke gereja dengan pembicara yang memang sudah saya tunggu-tunggu sejak kedatangannya bulan Desember akhir tahun lalu. Bego banget saya kenapa waktu itu ga minta didoain buat sedikit menghilangkan kelabilan hati saya yang tak berujung. Ya walau sampai sekarang juga kayaknya saya masih labil buat umuran orang udah kerja.
Saat sesi didoakan dimulai, saya masih asyik sendiri main camera habis itu pergi ke kamar kecil. Balik dari kamar kecil saya udah lihat aja temen saya udah siap mau didoain. pas dia didoain, saya langsung maju. Bukan lebih karena gerakan hati yang bikin saya maju udah pengen selama 8 bulan tapi lebih karena saya kepo sama doa buat temen saya. Semoga temen saya gatau kalau ternyata saya kepo HAHAHA. Setelah mendoakan temen saya, saya masih menunggu beberapa orang menurut urutan. Lama sih, sampai-sampai saya beberapa kali buka mata intip lantai dan pemain musik sampai tibalah giliran saya.......
Oh GOD, betapa besar kemuliaan-Mu. Dari sekian banyak yang sedang saya rintis baru-baru ini, saya dipanggil buat kembali menulis yang padahal saya sendiri udah lupa gimana sih caranya nulis dan makin miskin diksi bahkan dalam pembicaraan sehari-hari. Tuhan berbicara lewat pak Thomas dengan luar biasa. Ada dua poin penting buat saya yang harus diingat:
1. Pak Thomas mengenali talenta menulis saya. Saya harus menulis sebagai ungkapan isi hati saya yang tidak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata. Ada keraguan dalam diri saya apakah tulisan saya akan diterima oleh orang lain, saya harus tetap menulis walau ada beberapa penolakan. Tulisan saya akan memberkati saya sendiri dan banyak orang lain.
2. Ada api yang berkobar. Nyala apinya tak hanya merah, melainkan biru. Api yang merupakan kerinduan akan Tuhan, haus akan firman Tuhan. Saya harus tetap menjaga nyala api dan berhati-hati dengan angin yang ingin memadamkannya.
Saya merasa diberkati dengan nubuatan tersebut, kembali mengobarkan semangat hidup saya yang mungkin perlahan redup. Luar biasanya Tuhan memang amat sulit saya gambarkan. Dari semua cerita saya diatas, masih amat banyak pertanyaan yang masih harus saya butuhkan jawabannya dari Tuhan. Thank You, God!
Lots of color choices….. I’ll go with green.
Go with green.