Sudah lebih dari 2 bulan semenjak saya dinyatakan lulus dari kampus. Saat pertama kali dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan gelar sarjana rasanya senang banget. Ada begitu banyak orang yang mendoakan semoga pencapaian di hari itu dapat membuahkan sebuah kesuksesan di masa depan. Rasa antusias menyambut dunia kerja semakin tinggi juga kala itu.
Tapi, setelah dijalani, menjadi Fresh Graduate ternyata gak enak juga ya. Apalagi diberi title sebagai Sarjana Komputer yang dituntut harus serba bisa, beban berasa semakin berat saja, belum lagi selalu dihantui dengan perasaan bahwa saya ini beban keluarga (ya kenyataannya juga begitu sih haha). Hampir setiap hari saya buka Linkedin atau situs-situs loker berharap ada satu saja perusahaan yang dapat menerima saya untuk bekerja. Tapi (lagi), proses menjadi sukses tidak akan semudah itu. Selain melawan omongan orang, saya juga harus melawan diri sendiri (ini bagian paling susah), kadang kita tuh enggak tau apa maunya sih diri ini? Kalo sudah begitu, sisi negatif mulai bermunculan. Insecure lah, overthinking lah, dan lain lain.
Kadang merasa butuh banget seorang teman yang dapat diajak tukar pikiran. Bukan teman yang cuma bilang "Masa cuma gitu udah nyerah?". Atau juga seorang teman yang bisa membantu mengembangkan kemampuan saya. Karena, otak tuh kalo lama udah ga dipake ya jatohnya jadi merasa bodoh sendiri.