
Origami Around
DEAR READER
he wasn't even looking at me and he found me

PR's Tumblrdome
I'd rather be in outer space 🛸
YOU ARE THE REASON

shark vs the universe

if i look back, i am lost
NASA
Claire Keane

No title available
taylor price
wallacepolsom
sheepfilms

blake kathryn

JVL
No title available
almost home

tannertan36
One Nice Bug Per Day

seen from Belgium

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Canada
seen from United States

seen from Canada
seen from Canada

seen from Pakistan
seen from Singapore
seen from Brazil
seen from United States

seen from United States

seen from Japan

seen from Canada
seen from United States

seen from United States

seen from United States
@ceosyarafina
Introverts, can you relate?
Jangan putus asa minta ampunan sama Allah. Allah ngga pernah putus asa untuk mengampuni kita. Adanya kita yang kadang putus asa untuk minta ampunan
Ust. Hanan Attaki
When, in a certain turbulence, you listened to a particular song repeatedly like around hundred times and finally able to laugh at your own story while listening to that song again, it means that you have grown up. Yiey. :)
Studying is my escape.
I forget the hurt by engaging in readings. I run from the pain of remembering by increasing the quantity and perfecting my recitation. Alhamdulillah, at least my runaway is constructive :)
#NowPlaying Hall of Fame by The Script, William
If what’s ahead scares you, and what’s behind hurts you, then just look above. Allah never fails to help you
Yasmin Mogahed (via urfa-qurrota-ainy)
Orang yang paling egois sebenarnya adalah orang yang paling merasa tidak aman di dunia. Menyembunyikan emosi hanya untuk terlihat baik-baik saja, padahal sesungguhnya menyimpan berjuta pikiran di kepalanya.
Dilan, dalam Milea “Suara dari Dilan” (via dialogdiberanda)
Most Waiting Movie 2017 : IQRO
Aqila adalah gadis cilik yg menggandrungi dunia astronomi namun belum bisa mengaji. Ia ingin membuktikan pada teman-temannya bahwa ia bisa meneropong Pluto lewat teropong utama Bosscha karena Kakeknya (Opa) merupakan seorang astronom yg mengepalai Observatorium Bosscha. Namun Aqila justru tak mendapat yang diimpikannya. Opa mensyaratkan Aqila harus bisa mengaji dulu baru ia boleh meneropong Pluto. Apa sebenarnya yang dimaksud Opa? Apakah ada kaitannya antara Al-Quran dan mempelajari alam semesta? Temukan jawabannya dalam film Iqro.
***
Kyaaaaa! Selamat, Husnul Chotimah! Akhirnya mimpimu mewujud nyata. Alhamdulillah, Allah mengganti semua kerja keras dan doa-doa panjangmu selama ini. Semoga film ini bisa jadi cara terbaikmu untuk berkontribusi dalam penyampaian kebaikan. By the way, visual dan editing film ini kece banget! Sukaaaaa ;)
Yuk nonton, 26 Januari 2017!
Mom
Di mana-mana saya melihatnya. Malaikat itu.
Tangannya selalu tergamit, pada sebuah tangan mungil. Membawanya kemana ia pergi. Kadang menggendongnya. Sementara di bahunya terselempang sebuah tas. Dan tangan sebelahnya, menggamit lagi tangan mungil lainnya. Berjalan. Berpanas-panas.
Entah kenapa semenjak jadi ibu, hati saya selalu tersentuh, padahal dulu biasa saja. Setiap melihat di perempatan jalan, atau di manapun, para ibu yang berjalan bersama anaknya.
Ya, mungkin, karena pada akhirnya saya merasakan apa yang mereka rasakan. Rasa cinta, kasih, dan sayang pada orang lain.
Yang lalu membuatnya siap untuk mengakhirkan dirinya demi mereka yang ia cintai ini.
Sejak sebelum bertemu. Sejak kalsium mereka terserap demi pembentukan tulang. Sejak ia menahan mual setiap waktu. Dan sejak, pada akhirnya, ia merasakan kontraksi berjam-jam… sampai ia bisa memeluk cintanya.
Semua (tidak) terjadi begitu saja. After all the struggle and sacrifice that they did, how could they love their kids just so much? Biidznillah.
Bukankah sebenarnya cinta ibu terlalu ajaib untuk dimengerti?
Setiap ibu, pernah ada di fase sepertimu. Berkutat dengan bayi kecil. Saat kau hanya bisa merengek dan menangis. Saat kau hanya bisa memaksa dan meminta.
Kini kau (lagi-lagi) merasa sudah memahami apa yang ibumu rasakan dulu. Ke depan, kau akan semakin mengerti dan memahami.
Maka selamanya, hormatilah ia.
(saat hamil Fahima 7 bulan)
"maka selamanya hormatilah ia"
ruang kosong
gambar dari sini
perlahan-lahan manusia mulai meninggalkan takdirnya sebagai makhluk sosial, menuju hidup yang individualistis. kemandirian dibangun dengan rasa curiga pada orang lain dan keinginan untuk mengalahkan, bukan dengan rasa percaya pada dukungan sesama. sehingga kita hidup bersama, tapi bukan untuk berbagi. kita hidup dalam kelompok, tapi bukan untuk saling terhubung, kita mungkin bergandengan tangan di permukaan, tapi berselisih dalam hati.
barangkali, dulu, ketergantungan antar manusia lebih terasa. sebelum telepon ditemukan, kita sangat bergantung pada pertemuan tatap muka. sebelum Google tercipta, kita sangat membutuhkan seseorang untuk tempat bertanya dan berdiskusi. sebelum segala kemudahan teknologi dan ekonomi yang ada kini, kita menyadari bahwa kesendirian tidak bisa menjadi cara untuk bertahan hidup.
tapi, kemudahan hanya ilusi. sebenarnya, hidup berjalan lebih sulit dari sebelumnya.
kita tak ubahnya seperti sekawanan semut yang ditakdirkan hidup berkoloni tapi memilih meninggalkan koloni dan hidup masing-masing. membangun sarang sendiri-sendiri, membuat jalan sendiri-sendiri, mencari makan sendiri-sendiri. tak terelakkan lagi, kolaborasi pun berubah menjadi kompetisi. perkawanan berubah menjadi perlawanan. satu sama lain kita bersaing. bersaing memiliki sarang terbesar, bersaing memperebutkan makanan, bersaing mendapatkan hidup yang lebih baik.
sepertinya hidup menjadi lebih mudah dan maju. tetapi, jauh di dalam jiwa, kita kesepian.
dan berbagai kompensasi yang kita penuhi untuk mengusir kesepian itu: kesibukan, kepopuleran di dunia maya, dan perasaan bebas, tak juga mampu memenuhi ruang kosong dalam hati.
kita mungkin memiliki banyak sekali perbedaan, pengalaman dikecewakan, pengalaman disakiti orang lain, yang membuat kita berpikir untuk memutus hubungan dengan orang lain. tapi, kita juga memiliki satu hal yang saling beririsan, yakni bahwa kita adalah makhluk koloni, kita adalah semut-semut yang akan mencipta banyak makna jika bersama, kita tidak bisa hidup sendiri.
“No man is an island, entire of itself; every man is a piece of the continent, a part of the main.”
– John Donne
Mari mendekat, untuk menghubungkan kembali yang terputus. Mari membuka hati, untuk saling mengisi. Mari awali semua itu, dengan saling mendengarkan.
______
© Berbagi Telinga
Berbagi Telinga adalah sebuah kampanye berbasis media sosial yang mengajak kawan-kawan, khususnya, generasi langgas, untuk menjadi pendengar yang baik, di samping menjadi pembicara yang beradab.
Berbagi Telinga menangkap makna bahwa seringkali kita semua butuh didengar dan dipahami. Namun, sayang sekali cukup banyak orang yang mendengarkan hanya untuk menjawab, bukan untuk memahami. Berbagi Telinga hadir untuk menjadi telinga bagi berbagai cerita, suka maupun duka, senang maupun sedih..
Bagikan ceritamu pada Berbagi Telinga di sini
Sadly, my extroverted neighbor would not be the last person to tell me they thought I was rude or stuck-up because I am a quiet introvert.
Before you assume that a quiet person is rude, ask yourself if there could be something else going on.
Di manapun kampusmu, itu adalah kampusmu, tetap yang terbaik, orang-orang harus tahu, semuanya adalah romantisme, sisanya adalah perjuangan. Bukan nama kampusnya yang harus dijunjung tapi ilmu pengetahuannya yang harus disebarkan. Ini menjadi bukan tentang apa yang kau miliki, tetapi tentang apa yang kau lakukan, di mana pun kau berada.
Dilan
*foto bunga kamboja depan gedung rektorat kampus saya. Diambil saat menghadiri gladiresik wisuda kawan-kawan agustus lalu.
(via ammarjasir)
You will survive the tough times. Everything will be okay.
Great!
A good luck ghost for anyone who needs a little bit of extra luck with classes! :D
This!!
Even if we are small potted plants now, with hard work and care, we will become great, magnificent trees! ^u^
kelelahan seperti enggan melekat ke tubuh orang-orang yang bekerja dengan hati
Terinspirasi dari pemuda-pemuda kreatif, solutif, konkret dan kontributif yang total dalam berkarya.
Kamu batu, gaes! (read: You rock, guys!)
mari selesaikan yang belum selesai
(via wrismawan)