Saya tuh pernah randomly talk bareng teman-teman saya yang perempuan, karena tiba-tiba salah satu dari mereka melontarkan pertanyaan yang cukup menarik.
"Eh eh, kenapa ya laki-laki beristri terkadang lebih atraktif?"
Tanya teman saya saat makan siang.
Dari situ saya diam, nggak jawab, malahan mikir keras. Waktu itu saya kondisinya belum menikah dan sedang netral perasaannya, tapi iyuwh~ nggak kepikiran sama sekali tertarik sama laki-laki beristri. Tapi saya beneran diam dan mikir.
Akhirnya saya tarik kesimpulan, ini hanya pemikiran internal saya yang saya utarakan ke pembicaraan saat makan siang kala itu. Saya bilang ke teman-teman saya ...
"Ada sedikit alasan yang mungkin masuk akal, kenapa kamu bilang laki-laki beristri lebih atraktif.
Pertama, ketika laki-laki itu mempunyai istri yang baik, yang menyenangkan hatinya, maka kebahagiaan senantiasa terpancar dari wajahnya, mood-nya bagus, pola pikirnya rasional namun tetap berperasaan sehingga kalau diajak bicara, lebih bisa menyentuh hati perempuan yang memang pada dasarnya mudah terbawa perasaan.
Kedua, ketika laki-laki itu memiliki istri yang cerdas lagi cekatan. Maka penampilannya akan menarik, bajunya bersih dan harum, makanan yang masuk ke tubuhnya adalah masakan sehat yang penuh cinta. Pengetahuannya terasah setiap hari karena istrinya mampu menyeimbangkan dirinya. Lalu laki-laki itu menjadi tau bagaimana cara memperlakukan perempuan dengan baik, karena niatnya hanya satu yaitu menjadikan istrinya seorang ratu dalam kehidupannya. Karena perangainya itu sudah tertanam di dalam dirinya, lalu tanpa sadar memperlakukan perempuan dengan baik bukan berarti laki-laki itu menaruh rasa pada perempuan lainnya.
Intinya ya output baik dari laki-laki yang sudah beristri ini tak lepas dari input baik yang diberikan oleh istrinya. Jadi nggak usah macam-macam menaruh hati sama laki-laki beristri. Saya pastikan nggak akan berakhir baik."
Tegas saya kala itu sambil menutup kotak bekal makan siang yang telah tandas.