Kuharap nanti akan kau temukan ia yang pandai berselancar di atas badai-badai isi kepalamu. Paham arus ombak dan arah mata hatinya yang akan selalu tertuju ke bahteramu.
Kuharap nanti akan kau temukan ia yang tau sisi tergelap hutan hujanmu, letak hewan buas berbahaya yang sering melahap kepercayaan dirimu, letak bunga-bunga langka yang cantik dan tidak bisa dilihat kecuali oleh ia yang tahu persis dimana kau menyembunyikannya.
Kuharap nanti lembutmu tidak lagi takut-takut untuk memperlihatkan diri, sebab telah kau temukan ia yang gagah dalam mengambil peran. Melindungimu, memeluk erat ringkihmu.
Kuharap nanti kau tidak perlu berlelah untuk menyembunyikan rintik di ujung matamu, sebab telah kau temukan ia yang paham bahasa matamu, mana rintik sendu, mana rintik haru.
Kuharap nanti akan kau temukan penulis sajak-sajak ini, meskipun entah nanti ia telah usang dan layu, melebur dengan waktu.
-@ceritadear












