Pagi ini aku gabut banget harus ngapain. Karna jujur aja, aku itu nggak punya kegiatan ketika weekend. Kadang aku cuman nonton Youtube, merenungi nasib, dengerin musik, nulis cerita di wattpad. Pokoknya cuman gitu-gitu doang.
Aku juga kadang merasa kalau aku sama sekali tidak diingat sama orang terdekatku atau tidak ada dalam ingatan orang terdekatku. Tapi aku belum membuktikannya satu persenpun. Kenapa aku bilang aku nggak diingat oleh orang terdekatku? karna, ini dimulai dari kemaren.
Jadi kemaren itu, aku ke rumah nenekku, ya karna pengen kesana aja. Soalnya sepulang sekolah emang selalu main kesana. Tapi pas aku ketemu sama nenekku, nenekku itu selalu memanggilku dengan nama “Ivan”, padahal itu bukan namaku, itu nama dari adik keponakanku. Itu bukan hanya sekali atau dua kali, melainkan beberapa kali aku dipanggil dengan nama adik keponakanku. tapi ya udahlah, aku juga nggak terlalu merenungi atau membuat masalah besar dengan itu. Aku juga tetep terima, tetep fun-fun aja. Mungkin aja itu emang ingatan dari nenekku yang sudah mulai rapuh atau gimana gitu.
Dan dari sini aku belajar :
Bahwa ingatan seseorang itu akan selalu menghilang dengan seiring waktu, kecuali kita selalu mendokumentasikan pengalaman, kenangan, ingatan itu dalam bentuk tulisan, foto, itu akan memudahkan kita dalam menyimpan kenangan dalam lubuk hati. Hidup itu juga seperti Rubik, kita harus bisa mengotak-atik, harus pintar dalam mengatur kehidupan dalam rubik itu, sampai warnanya semua bergabung, dan kehidupan kita akan segera indah, bahagia pada waktunya
Keep reading




















