Sultan Ahmed - Hagia sophia
Three Goblin Art
Sade Olutola

❣ Chile in a Photography ❣

PR's Tumblrdome
YOU ARE THE REASON
𓃗
Lint Roller? I Barely Know Her

izzy's playlists!
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
cherry valley forever
Today's Document
Not today Justin
almost home
One Nice Bug Per Day

Origami Around
tumblr dot com
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

blake kathryn

Kaledo Art
taylor price

seen from Singapore
seen from China

seen from Malaysia

seen from Portugal

seen from Netherlands

seen from United States
seen from Brazil
seen from Brazil
seen from Türkiye
seen from Argentina

seen from Türkiye

seen from Bangladesh

seen from Germany

seen from Canada

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@croomee-blog
Sultan Ahmed - Hagia sophia
أَلَمْ تَرَ أَنَّ الْفُلْكَ تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِنِعْمَتِ اللَّهِ لِيُرِيَكُمْ مِنْ آيَاتِهِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebahagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur. (Q.S Luqman:31)
هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ ۖ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan (Al-Mulk : 15)
Menjadi Orang Biasa
Saya sering bertemu dengan banyak orang. Orang-orang yang tidak saya kenal, juga tidak mengenal saya. Di jalan, di pasar, di mall, di masjid, di tempat makan, di kereta, di mana-mana.
Lalu ketika kembali ke lingkaran pertemanan saya. Di tengah euforia orang-orang sedang membangun karir, sedang demam start-up, sedang sibuk membangun eksistensi. Saya kemudian berpikir, apa salahnya menjadi orang biasa-biasa saja?
Ketika saya pulang ke desa, ke kampung halaman saya. Saya bertemu dengan masyarakatnya, orang-orang desa yang sejak saya kecil sampai sebesar ini mungkin dunia yang dikunjunginya baru sejauh Jakarta. Itupun belum tentu setahun sekali, lebih banyak harinya habis di ladang dan sawah. Mereka tidak mengenal istilah start-up, tidak mengerti apa itu eksistensi. Tapi satu hal yang pasti, mereka berperan.
Adalah orang-orang yang tidak dikenal inilah yang membuat meja makan orang-orang bisa tersaji nasi. Juga beberapa macam sayuran. Mereka menjalani perannya dengan ikhlas. Tidak menuntut untuk menjadikan diri mereka dikenal banyak orang. Sungguh, tidak ada yang keliru sama sekali dengan menjadi orang biasa. Surga juga tidak diciptakan hanya untuk orang-orang yang eksis, yang terkenal, yang membangun ini dan itu. Dan perubahan peradaban juga tidak muluk-muluk dimulai dengan membangun perusahaan, dan berbagai macam euforia yang menekan kaum muda saat ini.
Yang paling utama adalah menjadilah seseorang yang berperan. Kemudian menjalani peran tersebut dengan sebaik-baiknya. Menjalaninya dengan penuh ketulusan dan niat yang lurus.
Kita semakin jauh dari niat, semakin jauh dari kearifan-kearifan. Kalau saya perhatikan, begitu banyak orang yang khawatir dirinya menjadi debu, menjadi bukan siapa-siapa dan biasa saja. Padahal menjadi debu pun sebenarnya sangat berarti dan bermakna ketika ia bisa menjadi berperan. Untuk tayamum misalnya.
Keluar rumahlah dan jalan kaki. Berapa ribu orang yang bisa kita temui dijalan dan sama sekali tidak kita kenal. Barangkali mereka adalah orang-orang yang amat dikenal oleh penduduk langit, surga merindukan kematian mereka, malaikat sibuk mencatat kebaikan dari peran yang mereka jalani.
Dunia ini benar-benar sementara, benar-benar senda gurau. Tidak akan habis kita mengejarnya. Setelah itu juga, tidak akan kita bawa mati.
Yogyakarta, 14 Desember 2016 | ©kurniawangunadi
So, stay humble and keep syukur 😊
Kepadamu
Pernahkah dalam satu waktu dalam hidupmu, kamu bertemu dengan orang baik. Kemudian jatuh cinta kepadanya? Tapi takdir hanya mengantarkanmu pada perasaan itu, tidak pernah lebih jauh lagi.
Percayalah, tidak pernah salah dalam mencintai orang baik. Paling tidak, kamu bisa mengetahui bahwa “selera”mu masih cukup baik. Paling tidak, kamu masih waras untuk mencari pasangan hidup seperti apa yang tepat. Paling tidak, kamu masih mengerti bahwa hidup tidak hanya sebatas tampilan fisik, melainkan hati. Paling tidak, kamu juga cukup sadar bahwa kelak akan menjadi orang tua dan anak-anak yang lahir darimu nanti berhak atas orang tua yang terbaik,
Meski pada akhirnya, orang baik yang kamu cintai itu tidak menjadi milikmu. Kamu menyadari semua hal di atas. Justru menjadi perkara bila yang terjadi dalam dirimu adalah hal-hal sebaliknya. Ketika kebaikan itu kamu abaikan dan kamu sibuk jatuh cinta pada kecantikan/ketampanan, harta, keturunan, dan hal-hal seperti itu.
Percayalah, tidak ada yang salah bila kamu mencintai orang baik. Sekalipun ia tidak menjadi pasanganmu nanti, tapi selalu ada kebaikan yang kamu bisa ambil darinya.
©kurniawangunadi | yogyakarta, 19 desember 2016
Awesome 😊
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya : عَنْ عُثْمَانِ بْنَ عَفَّانَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ فِي الْجَنَّةِ مِثْلَهُ Dari Utsman bin Affan -radhiyallahu’anhu- dia berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membangun masjid ikhlas karena Allah maka Allah akan membangunkan baginya yang serupa dengannya di surga.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Masajid wa Mawadhi’ as-Shalah) #Mosque#Allah#Rasullullah#Muslim#Muslimah#Syurga#Ibadah#Istiqomah
Teruslah melangkah untuk menebarkan kebermanfaatan. Senantiasa berbuat amal baik seolah engkau akan mati besok || muhasabah ❤ (di Mesjid Agung Medan)
Setiap orang itu pendosa Lantas dengan begitu, apakah kita tetap mau bergelimang dalam keadaan yg selalu melakukan hal-hal yg murka? Kemurkaan itu pula yg menjadikan dosa-dosa itu bertumpuk, membuat kita tak pantas mencium wanginya bau Syurga. Let's Hijrah... Hijrah dari hati yg saat ini cinta dunia kepada Cinta Sang Pemilik dunia Hijrah dari ruhiyah yg hampa menuju ruhiyah yg dipenuhi ibadah Hijrah dari jiwa yg gelap menuju jalan terang akan mangingatNya Kita tidak akan pernah tau kapan kita mati, bahkan 1 detik kedepan menjadi takdir dan rahasia ILLAHI Lalu apa yg menjamin kita untuk terus-terusan melakukan dosa?? Mari tinggalkan segala yg gelap menuju terangnya hidayah ALLAH #Let'sHijrah
😍
Lindungi saudara seiman kami dimanapun mereka berada ya Rabb ❤ #Suriah #Palestine
Tentang masa mudaku yang kuhabiskan selama di dunia, Untuk kebaikan kah? Atau untuk kesia-siaan?
Masa mudaku saat ini apakah benar untuk sebuah kebaikan? Apa benar untuk jalan meraih ridhoNya? Apa benar ikhlas?
Masa mudaku, aku takut terlena dengan dunia lalu ku abaikan akhirat ku, Aku takut masa muda ku terbuang sia-sia lalu menyesal di ujung cerita
Gunakan masa muda mu sebelum masa tua, karena ia akan dipertanggung jawabkan dihadapanNya, Masa muda mu untuk apa? Dimana ? Dan bagaimana?
#dakwahdaily
Kontribusi oleh@husnulhoy
#duniajilbab
Wahai tubuh, seperti apa gerangan isi hatimu? Apakah tubuhmu sebagus kata-katamu atau malah sekelam daki-daki yang melekat di tubuhmu? Apakah hatimu segagah ototmu atau selemah daun-daun yang mudah rontok? Apakah hatimu seindah penampilanmu atau malah sebusuk kotoran-kotaranmu?" Lalu ingatlah amal-amal kita, "Hai tubuh apakah kau ini makhluk mulia atau menjijikkan, berapa banyak aib-aib nista yang engkau sembunyikan dibalik penampilanmu ini? Apakah engkau ini dermawan atau sipelit yang menyebalkan?" Berapa banyak uang yang engkau nafkahkan dan bandingkan dengan yang engkau gunakan untuk selera rendah hawa nafsumu?" "Apakah engkau ini sholeh atau sholehah seperti yang engkau tampakkan? Khusyu-kah shalatmu, dzikirmu, doamu, ikhlaskah engkau lakukan semua itu? Jujurlah hai tubuh yang malang! Ataukah menjadi makhluk riya tukang pamer!" "Sungguh betapa beda antara yang nampak di cermin dengan apa yang tersembunyi, betapa aku telah tertipu oleh topeng? Betapa yang kulihat selama ini hanyalah topeng, hanyalah seonggok sampah yang terbungkus topeng-topeng duniawi" Wahai sahabat-sahabat sekalian, sesungguhnya saat bercermin adalah saat yang tepat agar kita dapat mengenal dan menangisi diri ini. #TaujihAaGym #MariMuhasabahDiri #SelfReminder
Sebuah Jamaah yang berjuang untuk mengembalikan manusia pada penghambaan kepada Allah swt. semata, mengembalikan kejayaan umat, menegakkan keadilan, mensejahterakan masyarakat, dan membuktikan bahwa Islam itu rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam), tentu tidak mungkin dibangun hanya dengan satu profesi, potensi, dan kemampuan. Sebab Islam yang diperjuangkan adalah “Sistem yang syamil (menyeluruh), mencakup seluruh aspek kehidupan. Maka ia adalah negara dan tanah air atau pemerintahan dan umat, moral dan kekuatan atau kasih sayang dan keadilan, wawasan dan undang-undang atau ilmu pengetahuan dan hukum, materi dan kekayaan alam atau penghasilan dan kekayaan, serta jihad dan dakwah atau pasukan dan pemikiran. Sebagaimana juga ia adalah akidah yang murni dan ibadah yang benar, tidak kurang tidak lebih.” #KeepHamasah #AyoGabungKAMMI #JayakanIndonesia2045
Saya sudah mendaftar FLS 2016 dan siap berkolaborasi! Kamu belum? Daftar sekarang di futureleadersummit.org #DaftarFLS2016
Semangat yg Dirindukan Wahai Pemuda Indonesia Masihkah kau merindukan perjuangan? Perjuangan yg telah menghantarkan mu gerbang kemerdekaan Apakah kau masih ingat sejarah? Sejarah yg mencatat Indonesia Merdeka! Masihkah kau ingat perjuangan pahlawan? Pahlawan yg gentar, gentar melawan penjajahan. Kepalan tangan menggenggam senjata Semangat juang yang membara Tak kenal menyerah untuk membumikan kemerdekaan ditanah tercinta Indonesia Raya Senjata besi tak menghanyutkan upaya juang mu Bahkan kau lawan dengan runcingnya bambumu Banyaknya musuh tak melemahkan keberanianmu Bahkan kau lawan dengan semangat juang mu Oh Pahlawan ku, masihkah aku dapat melihat cerminan diri mu di bumi pertiwi ini Masih adakah pemuda seperti mu? Aku merindukan perjuangan Perjuangan Pahlawanku #HappyIndependenceDay #JayaIndonesia #HUTRI71 By @SyarifahAini99
Buku yg kubaca selalu memberikan sayap-sayap baru. Membawaku terbang ketaman-taman pengetahuan paling menawan, melintasi waktu dan peristiwa, berbagi cerita cinta, menyapa semua tokoh yg ingin kujumpai sambil bermain dilengkung pelangi. #QuoteAF #Marimembangunperadabanmelaluibuku #Bukuadalahjendeladunia #Ayobaca