But I prefer love myself first before I find "the one"
cherry valley forever

Love Begins

titsay

祝日 / Permanent Vacation
Not today Justin
art blog(derogatory)
trying on a metaphor
One Nice Bug Per Day

No title available
h
Sweet Seals For You, Always
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

JVL
No title available
Misplaced Lens Cap

★
will byers stan first human second
hello vonnie

ellievsbear
🪼
seen from United States
seen from Germany

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Spain

seen from Türkiye

seen from Iraq

seen from India

seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@crownuts
But I prefer love myself first before I find "the one"
Dia, Si Lapangan Tua
Sudah sekian tahun lamanya aku tak menginjakkan kaki ke lapangan itu. Lapangan yang tak cukup besar, tetapi sanggup menanamkan banyak kenangan manis dalam memoriku. Aku tersenyum kecil seraya mengingat rentetan kisah masa kecilku di sana. Tawa riang anak-anak pun kembali terngiang. Rasa bahagianya masih tetap sama, hanya lapangan itu saja yang kini telah banyak berbeda.
Ku telusuri tepian lapangan. Permukaannya yang dahulu dipenuhi rumput, kini hanya ditaburi kerikil dan bebatuan tajam. Padahal dulu di rerumputan ini, seringkali aku berlomba menangkap belalang bersama teman-teman. Dua-tiga atau bahkan sepuluh belalang berhasil kami kumpulkan di dalam plastik, lalu kami hitung jumlahnya—di mana pemilik belalang terbanyak akan mendapatkan hadiah kecil-kecilan. Aku mendadak tertawa ketika ingat bahwa aku pernah hampir menang, sebelum akhirnya plastik berisi belalang-belalang milikku jatuh—dan hanya menyisakan dua ekor belalang saja. Huh, malang nian nasibku.
Di sisi kiri lapangan kini telah dipadati hunian. Jauh sebelum rumah-rumah yang berdempetan ini dibangun, pepohonan-pepohonan kecil dan satu pohon mangga yang besar menempatinya lebih dulu. Aku dan teman-teman sepermainanku suka sekali memanjat. Pohon mangga besar itulah yang menjadi tempat favorit kami, apalagi kalau sedang musimnya pohon itu berbuah. Pohon itu tumbuh tanpa pemilik, kami pun jadi bebas memetik buahnya untuk dijadikan kudapan seperti rujak. Tetapi tetap saja sungguh berat perjuangannya. Berkali-kali kami memanjat, berkali-kali pula kami harus siap bergulat dengan pasukan serangga kecil yang marah melaknat. Buah memang berhasil diamankan, namun bentol-bentol di seluruh badan tak dapat terelakkan.
Ku amati pelan-pelan lapangan itu. Lapangan luas tempatku dulu berlarian, kini sudah menyusut—sempit. Sebelah kirinya hunian, sebelah kanannya selokan panjang. Tiada lagi rerumputan, tiada lagi pepohonan. Tiada lagi buah mangga, tiada lagi belalang. Tiada lagi gelak tawa kami yang riang, tiada lagi jerit kesakitan kami diserbu semut rangrang. Lapangan masa kecilku yang telah sepuh itu tetap mengembalikan rasa bahagiaku. Dia tetap menawariku kenangan, meski wujudnya kini banyak berubah. Dan dia tetap menerimaku yang ingin kembali, meski aku dan teman-temanku selalu pergi berkali-kali. Ah, begitu cepatnya aku beranjak dewasa...
"Temu"
Satu detik, dua detik;
Indraku jeli menelisik;
Elok perangaimu buatku tertarik;
Cantik--aku berbisik.
Renyutku kau citra;
Senyumku kau perupa;
Lupakan rana--luapkan luka;
"Kau istimewa," ucapku penuh suka.
Dan gadis itu berputar;
Memandang cerminan dirinya dengan letupan semburat;
Merah--semangat;
Ia cakapkan rayuan pengikat, "istimewaku, istimewamu. Kuatku, kuatmu. Maka jadilah aku, niscaya jadilah kita."
- Kamis kelabu pokoknya.
"Ga usah takut & khawatir sama apa yang akan terjadi ke depannya, semua udah direncanakan. Tinggal nikmati alur serta prosesnya aja. Pelan-pelan; nanti juga sampai."
- Kamis, 09 September 2021.
Kadang gue terlalu sibuk mikirin penilaian orang lain sampai lupa bahwa yang paling penting untuk gue kendalikan adalah; perspektif dan pikiran gue sendiri.
My mood rn ✨🤙
"Emang harus ditampar realita dulu, itu pun berkali-kali biar paham." rutukku pada seseorang di depan cermin.
- Sabtu, 22 Mei 2021
"Sebelum kamu bisa mencintai diri sendiri, jangan pernah coba-coba bikin orang lain jatuh cinta."
Jakarta Selatan,
5 Februari 2021
Ternyata memang bukan kehilangan, tetapi saya yang membiarkannya "menghilang"
Laugh so hard
Seiring bertambahnya usia, gue makin bisa melihat semua permasalahan dari berbagai sudut pandang.
Gue yang tadinya berwatak keras, serba harus diturutin semua permintaannya, gampang marah sama keadaan, sekarang perlahan-lahan selalu bisa memilih untuk mendinginkan kepala.
Entah kenapa, kejadian demi kejadian yang berseliweran sepanjang hari ini bikin gue tersadar akan satu hal. Satu hal yang nyatanya memang suatu kewajiban yang harus diterapkan oleh semua manusia; keikhlasan.
Dengan mencoba ikhlas, seenggaknya gue nggak perlu nyesek berlebihan.
Dengan mencoba ikhlas, gue bisa memetik banyak pelajaran penting yang ternyata teramat baik untuk kehidupan.
Dengan mencoba ikhlas, tentu gue bisa terus bernapas tanpa dipenuhi penyesalan.
Di umur yang belum seberapa ini, Tuhan udah bersedia ngajarin gue banyak hal, terutama tentang keikhlasan ini. Mau rintangannya sepelik apapun, batin bisa tetap damai tanpa gejolak. Kepala bisa tetap dingin tanpa sulutan emosi.
Asli, gue baru sadar banget bahwa yang namanya ikhlas, ya seenak itu.
Gimana? Mau coba juga?
u may not like ur arms but they can carry babies and puppies and kittens
and u may not like ur hands but they can hold flowers and other hands and help braid hair
and u may not like ur nose but it helps u smell nice candles and the earth after it rains and the nice lotion u put on
u may not like ur eyes but they help u see pretty people and cute dogs and cats and all the bright colors around you.
you may not like ur legs but they can help u walk through fields of flowers and through cities full of beautiful buildings
and you may not like ur tummy but it’s a good pillow and it helps u digest good food and u may not like ur body but it loves u so much!!! ur body is beautiful and some days may be hard but u have to take care of urself!! i’m rooting for you!!!
Semakin lama, dunia makin nggak wajar. Dimulai dari standar kecantikan yang nggak realistis, standar hidup yang semakin tinggi, standar ini, standar itu, standar sepeda (?).
Kalau dipikirin, jelas pusing. Jelas bikin stress--sampai ada yang berujung depresi. Bukan nggak mungkin kita pun ikut-ikutan jadi membenci diri sendiri. Ujung-ujungnya? Insecure dan memilih mati.
Yang paling cantik didamba; yang paling kaya menjadi dewa. Demi mendapat pengakuan fisik dan tahta, semua orang rela berlomba-lomba. Aduh, ini gimana jadinya?
Kita yang "kecil-kecil" ini, gimana nasibnya?
- Rabu, 17 Juni 2020.
it takes years to develop your craft. do not romanticize the idea of an ‘overnight success’. be a student. grow organically. get really good. hate your work. start over. find new ways to express the same ideas. the student becomes the master. your time will come.
“If you love a flower, don’t pick it up. Because if you pick it up it dies and it ceases to be what you love. So if you love a flower, let it be.Love is not about possession. Love is about appreciation.”
— Osho (via quotemadness)
Akhir-akhir ini saya merasa langit di Jakarta lebih menarik dibanding sebelumnya. Bersih dan cerah. Pukul 08.00 sampai 10.00 pagi adalah jam favorit saya untuk berjemur; seraya mengambil sebanyak-banyaknya potret langit beserta serpihan awannya yang cantik. Andai selamanya seperti ini..
(Potret milik pribadi dengan sedikit sentuhan filter aplikasi VSCO. Diambil pada tanggal 24 Mei 2020)
Beberapa ketakutan, ketika dihadapi, nyatanya nggak semenakutkan itu. Saya seringkali kalut sendiri dengan berbagai pikiran negatif di kepala; sampai berusaha keras untuk menghindarinya.
Tapi, begitu saya bisa dengan berani mengambil langkah, semua yang saya pikirkan sirna. Nyatanya memang tak sesulit itu. Nyatanya memang semudah itu. Nyatanya saya bisa juga, lho.
Ya, jadi.. kalau dipikir-pikir, banyak sekali waktu yang saya sia-siakan hanya demi menuruti rasa takut.