wow, after a looooooooooooooooooooooong rest *bebersih debu*

⁂
Sade Olutola
I'd rather be in outer space 🛸
Not today Justin
will byers stan first human second
sheepfilms
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

No title available
Peter Solarz

shark vs the universe

Andulka
tumblr dot com
YOU ARE THE REASON
art blog(derogatory)

祝日 / Permanent Vacation
cherry valley forever

JVL
dirt enthusiast
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

PR's Tumblrdome

seen from Singapore

seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia
seen from Russia
seen from Russia
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Slovakia

seen from United States
seen from United States
seen from T1
seen from China
seen from Netherlands

seen from Germany

seen from Serbia
seen from Tunisia
@danikniknik
wow, after a looooooooooooooooooooooong rest *bebersih debu*
Kalau nanti pada waktunya saya tidak bisa bertemu denganmu, percayalah saya pernah bertaruh nyawa demi kamu, saya sangat mencintai kamu melebihi apapun walaupun kita belum pernah bertemu. Iya, segila itu kasih Ibu ke Anaknya. I love you more than everything, baby ❤
Karena Hidup Tidak Main-Main
Malam ini, saya sedang menemani Pak Faisol "main-main" dengan berbagai alat musik dgn teman-temannya. Seperti biasa, saya selalu melakukan hal yang sama. "Me time" dengan segala social media saya. Kali ini, saya baca postingan di blog milik mbak @falla_adinda tentang pindahan pernikahan, tentang kehidupan finansial, tentang memiliki ana, tentang menjadi ibu, dan banyak lainnya. Membuat saya lebih berfikir, hidup harus se-manage itu. Segala sesuatunya harus direncanakan dengan pasti. Walaupun butuh waktu, tapi dengan rencana yang matang sepertinya semua akan baik-baik saja. Memilih tinggal, memilih memiliki anak, memilih bagaimana akan hidup dan seperti apa. Baiklah, mari hidup dengan berfikir rencana dan realisasikan rencana. Hidup berumah tangga tidak mudah, menyatukan dua kepala yang keras, menyatukan dua hal yg berbeda, banyak dealing yang dilakukan. Hidup berumah tangga juga bukan hidup yang sulit, ketika lingkungan sosial seolah memusuhi, akan selalu ada "rumah" untuk pulang, untuk sekedar berbagi tawa. Ketika takdir mengambil hal yang diimpikan, ada lengan yang selalu siap memeluk. Iya, se-roller coster itulah hidup. Saya agak "trenyuh" ngetik postingan ini, terlalu banyak hal yang sedang mulai kami (Saya dan Pak Faisol) jalani, sedang kami rencanakan dan sedang kami pertimbangkan mana yang baik dan kurang. Kami tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan nanti, yang kami tahu saat ini : belajar bertahan hidup untuk kehidupan kami, belajar bertanggung jawab atas kehidupan kami dan belajar berkomitmen atas segala keputusan kami. Amin.
Hidup Menjadi Manusia Tanpa Pilihan
Berani hidup berani bermasalah. Yha, kadang berasa gila juga. Orang bijak bilang, segala masalah pasti ada solusinya. Tp kok ya saya hopelles ya masalah saya ada solusinya. Solusinya yha harus dijalani aja tiap hari. Bersama masalah yg sama. Stres? Pasti lah. Tp hal yg paling berat dari stress sebenerny karena ngga ada teman berbagi si. Iya sih, kadang memang sehampa itu. Punya masalah, yg harus diperangi sendiri tanpa ada partner buat nyusun plan apapun. Yha kadang capek, nangis sendiri, sakit sendiri. Puncaknya emang ngeshare something disini. Saya belum ingin gila. saya belum ingin menjadi manusia penuh penyakit yg nntinya akan menyusahkan oranglain. Saya ngg pengen kaya gitu. Saya cuma pengen, jadi manusia yg damai, yg saya ngg ngerugiin orang lain. Bukan jadi parasit yg pelan pelan mati diracun.
_blank
Mau sharing aja sih ya, karena kebetulan sedang bulan Ramadhan. Pengen upgrade diri aja, bener-bener jadi yg lebih baik dari sebelumnya, menghilangkan segala emosi negatif, egois dan pengen lebih dekat ke Allah. Pengen banyak bersyukur, pengen mensyukuri segala hal yang terjadi, baik ataupun buruk. Ngga tau juga, ada bagian hampa yang saya sendiri ngga tau itu apa. Tapi ada yg kurang gitu. Saya bukan org baik, bukan ahli agama, jauh dari seorang ahli surga. Tapi minimal, saya ingin menjadi org yg selalu lebih baik dalam segala hal. Niat. Agak absurd sih isi post ini. Ngga tau juga, lagi absurd. Butuh tempat berbagi, tempat cerita segala keabsurdan 😁 Aku butuh apa? Aku ingin apa? Yang pasti ingin jadi baik aja, lainnya nyusul kalo inget aja kalik.
Karena Iri Itu Manusiawi
Ya, saya sedang iri saat ini. Iri melihat orang lain mempersiapkan sesuatu yang besar untuk hidupnya dengan semangat, dengan penuh suka ria. Bukan hanya dari satu kepala saja yg semangat tapi kepala lain seakan pasrah. Awalnya bukan masalah, lama-lama MUAK.
Dari awal memutuskan, kadang ada perasaaan tidak yakin. Tapi tertutup dengan kalimatnya yang selalu menyatakan yakin. WTF ?!
Izinkan saya iri, kali ini saja. Saya ingin menghabiskan jatah iri saya, di masa sekarang saya agar di masa tua saya dapat hidup damai tanpa iri dengan orang lain.
Izinkan saya iri untuk menyakiti hati saya sendiri, untuk menyakiti perasaan saya sendiri, karena kehidupan orang lain selalu terlihat indah.
Dan izinkan saya iri, karena jalan yang saya ambil belum bisa dikatakan benar dan tidak bsia disalahkan.
I'm Not a Good Story Teller
Yha, saya bukan pencerita yg baik. Tapi saya perasa yg sensitif. Saya tetaplah saya dengan dunia saya. Saya bukan orang baik, saya juga tidak mau dicap manusia jahat, manusiawi bukan? Saya punya masa dimana saya jatuh, dan ditolong maupun saya jatuh dicampakkan bahkan di tertawakan. Saya juga punya masa dimana saya sedang berada diatas, disanjung banyak orang, tapi tetap di cemooh. Sama kan seperti manusia kebanyakan? Saya makan nasi, saya minum air, saya suka jajan, saya suka cemilan. Sama seperti kalian, yg selalu menganggap manusia. Begitu? Saya juga tidur, kadang tengah malam juga bangun ketika sedang merayu Yang Maha Esa, kadang tengah malam bangun karena gelisah menunggu esok, kadang tengah malah bangun karena kepanasan atau malah kedinginan. Seperti apa yg mereka anggap makhluk bernama manusia kan? Saya bukan pencerita yg baik. Maka, pilihan yg tepat adalah tidak bercerita. Saya ingin menciptakan dunia saya sendiri. Kehidupan saya sendiri. Apa yg membuat saya bahagia akan saya ambil. Banyak hal yg menggelayut manja di pundak, yg sedang mengantri untuk dipikirkan. Ah tapi saya sedang malas. Bukan sedang malas, tapi selalu malas. Selalu malas berfikir. Selalu malas untuk melakukan sesuatu. Selalu salah. Sekian...
Bulan Besar, Bulan Buwesar
What a great month !
Dari Awal Februari - Awal Maret ini dibikin jatuh bangun dengan sesuatu yang sekarang hasilnya sudah bisa dirasakan. Poin pertamanya itu. Lalu disusul dengan banyak drama terjadi di prosesnya. Bentar baikan, bentar marahan, besok ketemu baikan lagi hahaha gitu aja terus sampe hampir 3 minggu.
Hari ini niat banget sih mau santai, istirahat bentar lah dari rutinitas gilak dan bosenin. Sebenernya sudah mulai bosan dengan apa yang terjadi tiap harinya. Pagi gini gitu, Siang gini gitu, Malem istirahat, Repeat sampe tuwak.
Post ini emang random banget, ga jelasin secara jelas ini apa itu apa. Tapi tapi mau share happines aja sih, ga mau share yg ngenes ngenes.
Udah ah, wassallam..
Because Allah Know..
Hari ini mood lagi berantakan banget sih sebenernya. Bangun tidur kesiangan-males bangun-males kerja-tapi berusaha bangun-rebus air-mandi-siap siap kerja-berangkat. Betapa membosankan aktifitas seperti itu di hati yg sedang buruk #tsaaaah ~~~ Di jalan rasanya pun udah pengen bolos kerja trus pergi gatau kemana, tp hati nurani bilang td pamit ke bapak ibu kerja lho bukan mau main. Akhirnya berusahalah ke tempat kerja dan -sengaja- telat hehehe. Di tempat kerja pun mood masih jelek, ngumpe di -tempat-favorit- hehehe lalu nyesel-merasa-tidakberguna-standar-org-galau. Update sesuatu di socmed, crita ini itu ke temen kerja. Daaan temen-temen di luar sana ternyata banyaaak sekali yg perhatian. Lalu baru sadar, Allah sayangnya gini banget ya caranya. Iyasih di-down-kan dulu, lalu dibantu angkat lagi lewat perhatian teman-teman. Saya tahu saya ga sendiri, tapi bener-bener baru sadar, Saya ga pernah sendiri. Terimakasih Allah :')
Resolusi 2016 (ihir!)
Waktu ngetik blog ini, saya masih menikmati indahnya sore di kampung yang hampir 20 tahun saya tinggali. Di rumah yang sederhana namun selalu berhasil mengukir rindu sambil melihat kolam lele buatan bapak yang beberapa tahun terakhir ini menjadi salah satu bahan masakan pembantu di kala tanggal tua kata ibu yang airnya terlihat jernih karena baru dikuras. Mungkin keadaan ini akan menjadi rutinitas saya 10 hari kedepan, yha rutinitas yang selalu saya impikan dua tahun terakhir ini. Banyak teman saya yang bilang, betapa bodohnya saya karena ambil cuti sebanyak itu dan hanya berdiam diri di rumah. Tapi mereka tidak tahu, tujuan saya cuti hanya ingin seperti ini. Mengembalikan suasana masa kecil saya, yang selalu dekat dengan keluarga. Saya pikir, tempat wisata tidak akan ada batas akhirnya, kapanpun saya bisa kesana, tp waktu kebersamaan dengan keluarga, dgn orang tua, dgn adik saya, akan ada batas akhirnya. Jadi, kenapa saya harus memilih yang tidak terbatas ketika yg terbatas selalu membahagiakan dan menyenangkan? :)) Tapi sebenernya saya ngetik blog ini bukan buat bahas cuti saya sih, tapi resolusi 2016. WOW RANNY BAHAS RESOLUSI, YAWLAAAAA :D Beberapa hari lagi tahun udah ganti, dan artinya bengtar lagi saya bakal mengakhiri masa lajang (ihir!) Sebenernya pun, saya bukan tipe orang yg set suatu resolusi, tp lebih selalu berusaha saya harus bikin satu goal yang bikin sesuatu berubah di hidup saya. Alhamdulillah, dengan mindset kaya gitu selalu ada kejutan di tiap tahunnya. Ga terkecuali rencana besar di tahun depan. Kadang ga nyangka, masaaa aku yg unyuuuu iniiihh mo nikaaaahhh. Yasebenernya kayanya teman-teman saya udah ga unyu juga karena diantaranya udah ada yg beranak-pinak. Doakan kami ya teman-teman semua, agar segala yang telah kami rencanakan beserta keluarga besar lancar hingga hari yang ditentukan. Doakan juga semoga skripsweet si mas juga lancar sih :) Ada Amin?
Belajar Sabar...
Hari ini lagi happening banget belajar sabar, sampe banyak tab yang sudah saya open dan close buat lebih ngerti “SABAR” itu apa sih.. Biasanya, saya salah satu orang paling muak ketika cerita suatu masalah, lalu lawan cerita ngasih solusi sabar...
Tapi dikeadaan yang sekarang, memang yang bisa saya lakukan hanya sabar. Memaksakan keadaan tidak akan pernah menjadikan masalah segera selesai, hanya akan memperburuk. Sampai kapan sabarnya? ya sabar.. Pokoknya sampai selesai.
Kira-kira kurang lebihnya kaya gitu yang kejadian sekarang deh.. Sabar ya sabar sampe jidat lebar :)) Jangan jadi bensin ketika menghadapi api, harusnya jadi air kalau dipikiran orang normal. Tapi bisa ga ada air yang guwedeeee banget biar apinya segera padam ? :(
cerita ajasih...
setelah kayaknya lama banget ga login disini, pengen crita banyaaak hal. Pengen crita yg seneng2 dulu aah..
Tanggal 19 April 2015 kemarin (sebenernya tanggalnya ga pernah inget sih, gegara hestek di IG jadi inget haha), saya hhm sepertinya sah di lamar sama mas faisol (((sepertinya))) :))) Kalo inget betapa ribetnya segala persiapan yg cuma dua minggu suka ketawa-ketawa sendiri.
Sekarang crita bagian ga senengnya (jeng jeng jeng jeeeeng)... Tapi setelah segalanya lewat, kadang masih suka ngerasa, “apa iya sih dia yg bakal jadi suamiku? aku ga yakin”. Tau deh orang lain ngerasa gitu ga ketika posisinya sama kaya saya..
kadang sih ya ngerasa beruntung, kadang sih ya krasa nyesel. Mungkin manusiawi ya, tapi mungkin juga nggak. Dibayangan saya, pas kita udah dilamar lakik yg kita sayang, kita bakal seneeeeeng mulu, dibahagiaiin muluuuuk. Yatapi nyatanya gitudeh (pait).
Assalamualaikum, Calon Kakek dari Calon Buah Hatiku
Assalamualaikum,
Bapak, panggilan yang biasa saya dengar dari calon bapak dari anak-anakku kelak juga akan menjadi calon cucumu..
Maafkan saya yang lancang menulis ini, saya seorang wanita yg telah dipilih oleh anak Bapak yang belum sempat berkenalan dengan Bapak. Saya Ranny Pak, yang telah secara dipinang oleh anak lelaki semata wayang Bapak, yang selalu bangga dengan Bapak.
Terimakasih Pak, telah mendidik calon imam saya, sebagai sosok tangguh yang selalu bisa diandalkan, yang selalu bisa melindungi ibu, yang selalu menyayangi ibu dan saya. Banyak hal tentang yang sering diceritakan oleh anak lelaki kebanggaan Bapak kepada saya, satu hal yang saya simpulkan, Bapak adalah seorang panutan yang sangat hebat, menyayangi keluarga dan sangat berwibawa.
Oh iya, kita pernah bertemu sebelumnya pak, disaat yang sebenarnya saat tidak kita inginkan. Saat itu, Bapak baru saja keluar dari ruangan operasi dan masih tertidur. Rasanya sangat tidak karuan saat itu pak, antara ingin "salim" karena baru pertama kali bertemu tetapi kondisi saat tidak memungkinkan. Dan pertemuan kedua saat Bapak pergi dengan tenang ke tempat yang sebaik-baiknya :') Anak lelaki Bapak sangat hancur saat itu, sangat hancur-sehancurnya. Hingga saat ini saya masih bisa melihat sakit itu di hati anak lelaki Bapak, tapi insyaallah sudah ikhlas pak. Biar jalan Bapak selalu lancar disana.
Bapak, doakan kami pak. Insyallah saya dan anak lelaki Bapak sedang merencakan untuk sesuatu yang lebih serius. Sesuatu yang Insyallah lebih baik. Doakan agar segala rencana baik yang telah kami rancang bisa terlaksana dan kami bisa menjadi pasangan seperti Bapak dan Ibu, yang hanya bisa dipisahkan oleh maut :')
Rasanya sesak sekali pak dada ini ketika mengetik "cerita" ini, tetapi sekali lagi saya sangat bersyukur bisa mengenal sosok anak lelaki Bapak dan keluarga Bapak.
Oh iya pak, cucu Bapak si kembar, qilla dan diba, juga anak-anak yang lucu. Kata ibu, yang satu mirip bapak dan yang satu mirip Mbak Menik. Tapi menurut saya keduanya sama hihi
Bapak disana sudah bersama dengan Mbak Menik ya pak? Pasti Mbak Menik juga bahagia karena si kembar nan lucu semakin hari semakin tumbuh menjadi anak-anak yang baik.
Bapak dan Mbak Menik, mohon doa restunya ya agar segala rencana kami, rencana baik kami bisa terlaksana. Kami hanya bisa mengirim al-fatihah, semoga Bapak dan Mbak Menik mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
Amin..
Saya yang lancang menulis ini,
--Ranny--
and the reason is you, our family, and our future family
hello again, world
lalu, ketika terlintas untuk mengisi kembali halaman ini, terimakasih atas inspirasi dari blog salah satu editor, web develop, founder salah satu web travel. Mulai berfikir, konsistensi itu penting.
Apapun itu yg sedang kamu rencakanan, semua hanya berakhir dilamunanan kosong toilet, bila tidak ada konsistensi, mimpi dan niat utk mencapainya.
Apapun itu, saya belum mengetahui ke arah mana dunia saya, terlalu banyak ego yg harus saya kalahkan. Tapi setidaknya, saya harga segala mimpi dan perjuangan saya.
Jangan malas, kalau tidak mau tergilas :)
Jangan bodoh, kalau tidak mau jatuh!
Be creative, be young, be smart and be rich. bismillah
Un-title-d
Seringkali gusar akan hidup, seringkalau risau apakah esok masih bisa bertahan dengan hidup yg sekarang. Ini namanya kehilangan esensi hidup. Tanpa ada teman untuk berdiskusi, tanpa ada kawan yg merangkul untuk bersama yg ada hanya lawan untuk menjatuhkan. Jangan stres. Banyak yg dengan mudahnya bicara seperti itu. Tapi tidak ada yg mensolusikan. Dunia memang fana jendral. Semua terlihat dengan munafiknya baik. Semua dengan topengnya masing2 bertindak dan bersikap sebaik2nya. Dan apakah saya percaya dgn semua org baik? Tidak. Sama sekali tidak. Suatu hari nanti saya mungkin akan bertemu. Dengan yg namanya tujuan dan esensi hidup. Karena makin kesini, hal hal yg tadinya menjadi mimpi hilang tersapu badai. Hal hal yg menjadi tujuan, luluh lantak di terjang gelombang. Pencarian jatidiri. Ya mungkin itu kalimat paling tepat. Di umur yg sudah 2 digit dengan kepala dua, mungkin kerisauan ini mulai terjadi. Entah apa ini. Yang seringkali menjadi pikiran di kala senggang. Kenapa harus perasaan tidak jelas ini meracau hati ? Kenapa hati yg tidak tenang ini yg menjadi rajanya? Pernah menangis karena bingung harus bagaimana?
Indahnya mereka yang bisa tertawa lepas dengan sang kekasih, aku kangen kamu sayang :')
- Ranny