Thank you for the love that you have given us all the time. We lifted the anchor, and our ship started to set sail. #family #sungkeman #doarestu #akadnikah #myweddingday #mywedding #angkasapura #doublewedding #sisters #muslimwedding
seen from China

seen from Austria
seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye
seen from Paraguay
seen from China
seen from China
seen from Paraguay
seen from China

seen from Austria
seen from United States

seen from Thailand
seen from Germany
seen from Paraguay
seen from Thailand
seen from United States

seen from Switzerland
seen from Paraguay
seen from Paraguay
Thank you for the love that you have given us all the time. We lifted the anchor, and our ship started to set sail. #family #sungkeman #doarestu #akadnikah #myweddingday #mywedding #angkasapura #doublewedding #sisters #muslimwedding
#Repost @e_vanpq #latepost ・・・ Kemarih sore, hari Terakhir dari 3 Bulan Latihan... Bismillah... Doakan kami ya semuanya, semoga kami bisa membuat bangga kota cirebon 🙏 #DoaRestu #GoesToSingapore #PROjectQIU
Assalamualaikum, Calon Kakek dari Calon Buah Hatiku
Assalamualaikum,
Bapak, panggilan yang biasa saya dengar dari calon bapak dari anak-anakku kelak juga akan menjadi calon cucumu..
Maafkan saya yang lancang menulis ini, saya seorang wanita yg telah dipilih oleh anak Bapak yang belum sempat berkenalan dengan Bapak. Saya Ranny Pak, yang telah secara dipinang oleh anak lelaki semata wayang Bapak, yang selalu bangga dengan Bapak.
Terimakasih Pak, telah mendidik calon imam saya, sebagai sosok tangguh yang selalu bisa diandalkan, yang selalu bisa melindungi ibu, yang selalu menyayangi ibu dan saya. Banyak hal tentang yang sering diceritakan oleh anak lelaki kebanggaan Bapak kepada saya, satu hal yang saya simpulkan, Bapak adalah seorang panutan yang sangat hebat, menyayangi keluarga dan sangat berwibawa.
Oh iya, kita pernah bertemu sebelumnya pak, disaat yang sebenarnya saat tidak kita inginkan. Saat itu, Bapak baru saja keluar dari ruangan operasi dan masih tertidur. Rasanya sangat tidak karuan saat itu pak, antara ingin "salim" karena baru pertama kali bertemu tetapi kondisi saat tidak memungkinkan. Dan pertemuan kedua saat Bapak pergi dengan tenang ke tempat yang sebaik-baiknya :') Anak lelaki Bapak sangat hancur saat itu, sangat hancur-sehancurnya. Hingga saat ini saya masih bisa melihat sakit itu di hati anak lelaki Bapak, tapi insyaallah sudah ikhlas pak. Biar jalan Bapak selalu lancar disana.
Bapak, doakan kami pak. Insyallah saya dan anak lelaki Bapak sedang merencakan untuk sesuatu yang lebih serius. Sesuatu yang Insyallah lebih baik. Doakan agar segala rencana baik yang telah kami rancang bisa terlaksana dan kami bisa menjadi pasangan seperti Bapak dan Ibu, yang hanya bisa dipisahkan oleh maut :')
Rasanya sesak sekali pak dada ini ketika mengetik "cerita" ini, tetapi sekali lagi saya sangat bersyukur bisa mengenal sosok anak lelaki Bapak dan keluarga Bapak.
Oh iya pak, cucu Bapak si kembar, qilla dan diba, juga anak-anak yang lucu. Kata ibu, yang satu mirip bapak dan yang satu mirip Mbak Menik. Tapi menurut saya keduanya sama hihi
Bapak disana sudah bersama dengan Mbak Menik ya pak? Pasti Mbak Menik juga bahagia karena si kembar nan lucu semakin hari semakin tumbuh menjadi anak-anak yang baik.
Bapak dan Mbak Menik, mohon doa restunya ya agar segala rencana kami, rencana baik kami bisa terlaksana. Kami hanya bisa mengirim al-fatihah, semoga Bapak dan Mbak Menik mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
Amin..
Saya yang lancang menulis ini,
--Ranny--
Setiap tetes Air Mata yang keluar adalah Do'a, Do'a yang senantiasa kami panjatkan kepada-Nya. Memohon agar kami terhindar dari Kemalasan yang kadang membuat kami putus asa, Ingin menyerah namun ini sudah terlanjur jauh melangkah. Ada harapan yang kuat mendorong kami untuk terus melangkah. Orang tua yang dengan bangganya menceritakan "anak saya kuliah sekarang". lalu bagaimana bisa kami tega memupus harapan mereka. berbekal Do'a restu dan harapan besar mereka agar kami bisa memakai toga, maka dengan bangga kami terus melangkah hingga hari itu tiba "kami semangat menjemput masa depan"