page 10 of 365
kalo menunggu aja lo ga bisa, bagaimana mungkin lo bisa dititipin sebuah amanah. percayalah bestie, selalu ada kata Alhamdulillah dibalik sebuah kesabaran 😁

No title available
Mike Driver
todays bird

JBB: An Artblog!
Alisa U Zemlji Chuda
styofa doing anything

Kiana Khansmith
ojovivo
DEAR READER

tannertan36
Sweet Seals For You, Always
Peter Solarz

blake kathryn
trying on a metaphor
tumblr dot com
d e v o n

祝日 / Permanent Vacation
h
we're not kids anymore.

No title available
seen from Singapore

seen from Türkiye
seen from Maldives

seen from France
seen from United States
seen from Rwanda

seen from Netherlands
seen from Denmark

seen from United Kingdom

seen from Germany

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Italy
seen from Singapore

seen from United States
seen from Germany

seen from Singapore

seen from Singapore
@dentaldream
page 10 of 365
kalo menunggu aja lo ga bisa, bagaimana mungkin lo bisa dititipin sebuah amanah. percayalah bestie, selalu ada kata Alhamdulillah dibalik sebuah kesabaran 😁
9/365 di 2022
ada satu hal yang aku sadari tentang diriku yakni ternyata aku suka banget ga muncul di sosial media jikalau sedang bertengkar dengan diri sendiri.
~Jujurly menyenangkan mengetahui hal ini disaat umurku menginjak 25 🤭~
ditulis ketika lagi babak belur dengan dunia tapi masih harus tertawa dan bertahan
Lagi ada difase nyaman dengan diri sendiri. Tapi sometimes mikir butuh banget seseorang yang bisa diajak (berumah tangga) cerita tentang keseharian hari ini, bisa jadi support system yang suka nanya :
"gimana hari ini banyak pasien ga?"
"diklinik tadi kerjanya ngapain aja? kasusnya susah2 ga?"
"ada kelucuan apalagi dari pasienmu hari ini?"
"doktermu gimana, suka ngelakuin hal konyol lagi ga?"
"hari ini sempet jadi operator?" etc
atau paling tidak kalo ga sempet nanya-nanya, tiba-tiba aja ngirim grabfood atau ngajak makan pangsit + es teler.
Ahahaha Jujur pengen banget hal sederhana kayak gitu, tapi semua yang hadir dalam kehidupan gua selalu aja ga sesederhana itu, sukanya malah ngajak ribet dan ribut, huh 😪
Ditulis pas lagi kenyang-kenyangnya :)
Mamuju, 16 Juni 2021
Bismillah..
Tadi pagi dapet nasehat yang uwadidaw sekaliii.. jadi ingin share~ semoga bisa menjadi nasehat buat kita semua yha.. terkhusus diriku pribadi :")
Sebenernya ngga hanya untuk perempuan ya, laki-laki pun sama. Karena emang hidup itu ya harus belajar terus.. belajar sepanjang hayat!
Semoga Allaah mudahkan yha.. Semangat belajar dan selamat bertumbuh!
Barakallahu fiikum..
Terima kasih Mbak Lola yang sudah menulis.. semoga Allaah menjaga beliau.. aamiin.
nemu temen deket cewe yang bisa deeptalking bareng aja jadi pertemanan yang ga lekang waktu dan jarak, ga bosenin, obrolannya selalu nyambung, apalagi ketemu--
disalah satu tanggal dibulan ini umur gua bakal 25 tahun. Kalau kata sahabat gua diumur segini tuh Tuhan bakal lepas tangan perihal jodoh~ Jujur gua agak takut sih, tapi gua slalu yakin manusia itu diciptakan secara berpasang-pasangan. Yang jadi masalah adalah kita ga bakal pernah tau kapan, dengan siapa, dimana dan bagaimana kita bertemu dengan jodoh kita? karena semua itu adalah rahasia Tuhan.
Kalau kata orang-orang sih, yang perlu kita lakuin tuh memperbaiki diri sebaik-baiknya, karena jodoh kita adalah cerminan diri kita dan gua sepakat akan hal itu. Tapi disamping kita memperbaiki diri, bisa ga sih orang-orang itu ga sibuk nanyain :
"lu kapan nyusul?"
"uda lampu kuning nih, jangan banyak milih"
"eh masih jomblo aja lo, ga capek apa"
duhai orang-orang yang paling benar sedunia, bisa ga sih kalian ga nyinyir kayak demikian? kalian sadar ga sih kalau diluar sana ada banyak rumah tangga yang runyem entah karena persoalan ego, duit, anak, mertua dan lain-lain yang ga bisa gua sebutin. lantas kalian pengen ngejebak kita untuk nikah? Plis deh jangan kayak gitu~
Jujur bagi gua, menikah itu sekali seumur hidup. Kalau saja, dihari-hari yang lalu ada yang mampu menyakinkan gua bahwa bersamanya gua ga perlu takut akan menghadapi dunia dan nantinya gua bakal mampu mencapai surga-Nya, mungkin hari ini gua uda menyandang status Nyonya Bla-bla-bla. Tapi sayangnya gua belum nemu orang yang klik dengan gua. Bukannya banyak pilih tapi gua sadar kalau yang akan gua hadapin kedepannya adalah masalah baru, masalah baru dan masalah baru. Dan yang gua butuhin itu pasangan yang bisa diajak ngobrol dan nemuin win-win solution buat masalah-masalah baru yang ada.
Simpel skali kaan pemikiran gua? Jadi stop menanyakan hal-hal yang menyayat hati dan mari berfikir positif kalau semisal Tuhan belum kasi pasangan ke orang A, barangkali aja Tuhan mau si A nyelesain masalah di dirinya dulu, masalah dikeluarganya dulu, masalah dilingkungannya dulu atau yang lain-lain.
eh btw keknya gua ngebacotnya uda banyak banget hari ini, udahan dulu ya, sampai jumpa dibacotan lainnya~
ditulis ketika resah dan sadar umur sudah mau 25thn bulan ini~
Mamuju, 1 Juni 2021
semoga bisa ikhtiar ya, puasa main instagram, twitter dan facebook sampe selasai 1 tujuan~~
ahahahaha alay sekali memang, tapi harus jauh-jauh dulu sama app yang bikin toxic :D
singkat cerita abis ngescalling salah satu bapak-bapak PJU dan terbitlah obrolan macam ni :) ::
🌻 : umur berapa dek?
🌷: 24 pak
🌻 : wah sudah lampu kuning dek, jangan banyak milih
🌷 : ga banyak pilih pak, yang dipilih aja yang ga ada
🌻 : masa' iya sih ga ada yang bisa dipilih, polisi bujang yang berobat dirumah sakit ini pasti banyak dek
🌷: hehehe iya pak banyak tapi belum ada yang kecantol pak
🌻: nanti pasti ada, jodohmu itu ga jauh-jauh dari dunia kerjamu
🌷 : iya amin pak semoga (sambil nyengir kuda dibalik masker dan hati menangis dalam batang kale)
Mengerti arti Bacaan Sholat
Sebenarnya jika kita tanya hati kita paling dalam. Apakah kita mengerti dengan semua bacaan Sholat yang kita baca? Memang jika kita ingin mengetahui dan mengerti apa yg kita lafadzkan saat kita Sholat, maka hal itu akan sangat jauh lebih baik, malah mungkin jika kita resapi kita akan mendapatkan apa itu ke Khusyuk an dlm melaksanakan Sholat Fardhu kita. Rasulullah SAW bersabda “sholatlah seakan-akan engkau sedang melihat Tuhan atau Tuhan sedang melihatmu” ( Rukun Ihsan ).
Mari kita mulai belajar meresapi arti dari bacaan Sholat kita. Karena Sholat merupakan Dzikir yang sempurna.
Takbir Takbiratul Ihram —-> ALLAAHU AKBAR
(Allah Maha Besar)
Iftitah Allaahu akbar kabiira, walhamdulillaahi katsiira, wa subhanallaahi bukrataw, waashiila. (Allah Maha Besar, dan Segala Puji yang sangat banyak bagi Allah, dan Maha Suci Allah sepanjang pagi, dan petang). Innii wajjahtu wajhiya, lillazii fatharassamaawaati walardha, haniifam, muslimaa, wamaa ana minal musrykiin. (Sungguh aku hadapkan wajahku kepada wajahMu, yang telah menciptakan langit dan bumi, dengan penuh kelurusan, dan penyerahan diri, dan aku tidak termasuk orang-orang yang mempersekutuan Engkau/Musryik) Innasshalaatii, wa nusukii, wa mahyaaya, wa mamaati, lillaahi rabbil ‘aalamiin. (Sesungguhnya shalatku, dan ibadah qurbanku, dan hidupku, dan matiku, hanya untuk Allaah Rabb Semesta Alam). Laa syariikalahu, wabidzaalika umirtu, wa ana minal muslimiin. (Tidak akan aku menduakan Engkau, dan memang aku diperintahkan seperti itu, dan aku termasuk golongan hamba yang berserah diri kepadaMu)
Al Fatihah Adapun Rasulullah SAW pada waktu membaca surah Al-Faatihah senantiasa satu napas per satu ayatnya, tidak terburu-buru, dan benar-benar memaknainya. Surah ini memiliki khasiat yang sangat tinggi sekali. Mari kita hafal terlebih dahulu arti per ayatnya sebelum kita memaknainya. Bismillaah, arrahmaan, arrahiim (Bismillaahirrahmaanirrahiim) (Dengan nama Allaah, Maha Pengasih, Maha Penyayang) Alhamdulillaah, Rabbil ‘aalamiin (Segala puji hanya milik Allaah, Rabb semesta ‘alam) Arrahmaan, Arrahiim (Maha Pengasih, Maha Penyayang) Maaliki, yaumiddiin (Penguasa, Hari Pembalasan/Hari Tempat Kembali) Iyyaaka, na’budu, wa iyyaaka, nasta’iin (Hanya KepadaMulah, kami menyembah, dan hanya kepadaMulah, kami mohon pertolongan) Ihdina, asshiraathal, mustaqiim (Tunjuki kami, jalan, golongan orang-orang yang lurus) Shiraath, alladziina, an’am, ta ‘alayhim (Jalan, yang, telah Engkau beri ni’mat, kepada mereka) Ghayril maghduubi ‘alaihim, wa laddhaaaalliiin. (Bukan/Selain, (jalan) orang-orang yang telah Engkau murkai, dan bukan (jalan) orang-orang yang sesat) Melanjutkan tulisan yang ketiga, maka setelah membaca Surah Al-Faatihah, maka hendaknya kita membaca ayat-ayat Al-Qur’an.
Rasulullah bersabda “Apabila engkau berdiri utk shalat bertakbirlah lalu bacalah yg mudah dari al-Qur’an “.
Ruku’
Lalu ruku’, dimana ketika ruku’ ini beliau mengucapkan :
Subhaana, rabbiyal, ‘adzhiimi, Wabihamdihi (Maha Suci, Tuhanku, Yang Maha Agung)
—-> dzikir ini diucapkan beliau sebanyak tiga kali. (Hadits Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah, Ad-Daaruquthni, Al-Bazaar, dan Ath-Thabarani) Rasulullah sering sekali memperpanjang Ruku’, Diriwayatkan bahwa : “Rasulullaah SAW, menjadikan ruku’nya, dan bangkitnya dari ruku’, sujudnya, dan duduknya di antara dua sujud hampir sama lamanya.” (Hadits Riwayat Imam Bukhari dan Muslim)
I’tidal
Pada saat ketika kita i’tidal atau bangkit dari ruku, dengan mengangkat kedua tangan sejajar bahu ataupun sejajar telinga, seiring Rasululullah SAW menegakkan punggungnya dari ruku’ beliau mengucapkan:
Sami’allaahu, li, man, hamida, hu “Mudah-mudahan Allah mendengarkan (memperhatikan) orang yang memujiNya”. (Hadits diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim) “Apabila imam mengucapkan “sami’allaahu liman hamidah”, maka ucapkanlah “rabbanaa lakal hamdu”, niscaya Allah memperhatikan kamu. Karena Allah yang bertambah-tambahlah berkahNya, dan bertambah-tambahlah keluhuranNya telah berfirman melalui lisan NabiNya SAW (Hadits diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam Ahmad, dan Abu Daud)
Hal ini diperkuat pula dengan : Disaat Rasulullah sedang Sholat berjamaah, lalu ketika I’tidal beliau mengucapkan “Sami’allaahu, li, man, hamidah” lalu ada diantara makmun mengucapkan “Rabbanaa lakal hamdu”, Lalu pada selesai Sholat, Rasul bertanya “Siapakah gerangan yang mengucap “Rabbanaa lakal hamdu”, ketika aku ber I’tidal? Aku melihat para malaikat berlomba lomba untuk menulis kebaikan akan dirimu dari jawaban itu”. Maka sudah cukup jelas bahwa mari kita mulai melafalkan : Rabbanaa, lakal, hamdu (Ya Tuhan kami, bagiMulah, segala puji) Kesmpurnaan lafadzh diatas :
mil ussamaawaati, wa mil ul ardhi, wa mil u maa shyi’ta, min shai in, ba’du (Sepenuh langit, dan sepenuh bumi, dan sepenuh apa yang Engkau kehendaki, dari sesuatu, sesudahnya) (Kalimat diatas didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Abu ‘Uwanah)
Sujud
Ketika kita sujud, maka dengan tenang hendaknya kita mengucapkan do’a sujud seperti yang telah dicontohkan Rasulullaah SAW. Dzikir ini beliau ucapkan sebanyak tiga kali, dan kadangkala beliau mengulang-ulanginya lebih daripada itu. Subhaana, rabbiyal, a’laa, wa, bihamdi, hi (Maha Suci, Tuhanku, Yang Maha Luhur, dan, aku memuji, Nya) Duduk antara dua Sujud
Ketika kita bangun dari sujud, maka hendaklah kita melafadzkan seperti yang dilakukan Rasulullaah, dan bacalah do’a tersebuh dengan sungguh-sungguh, perlahan-lahan, dan penuh pengharapan kepada Allah SWT. Di dalam duduk ini, Rasulullah SAW mengucapkan :
Robbighfirlii, warhamnii, wajburnii, warfa’nii, warzuqnii wahdinii, wa ‘aafinii, Wa’Fuanni
(Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah kekuranganku, sehatkanlah aku, dan berilah rizqi kepadaku) Dari Hadits yang diriwayatkan Muslim, bahwa Rasulullaah saw, kadangkala duduk tegak di atas kedua tumit dan dada kedua kakinya. Beliau juga memanjangkan posisi ini sehingga hampir mendekati lama sujudnya (Al-Bukhari dan Muslim). Duduk At-Tasyaahud Awal
Sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Abu ‘Uwanah, Asy-Syafi’i, dan An-Nasa’i. Dari Ibnu ‘Abbas berkata, Rasulullaah telah mengajarkan At-Tasyahhud kepada kami sebagaimana mengajarkan surat dari Al-Qur’an kepada kami. Beliau mengucapkan : Attahiyyaatul mubaarakaatusshalawaatutthayyibaatulillaah. Assalaamu ‘alayka ayyuhannabiyyu warahmatullaahi wa barakaatuh. Assalaamu ‘alayna wa ‘alaa ‘ibaadillaahisshaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah.
Wa asyhadu annaa muhammadarrasuulullaah. (dalam riwayat lain : Wa asyhadu annaa, muhammadan, ‘abduhu, warasuuluh)
2. Menurut hadist yang diriwayatkan Imam Al-Bukhari, Muslim, dan Ibnu Abi Syaibah. Dari Ibn Mas’ud berkata, Rasulullaah saw telah mengajarkan at-tasyaahud kepadaku, dan kedua telapak tanganku (berada) di antara kedua telapak tangan beliau - sebagaimana beliau mengajarkan surat dari Al-Qur’an kepadaku : —-> (Mari diresapi setiap katanya sehingga shalat kita lebih mudah untuk khusyuk) Attahiyyaatulillaah, wasshalawatu, watthayyibaat. (Segala ucapan selamat adalah bagi Allaah, dan kebahagiaan, dan kebaikan). Assalaamu ‘alayka *, ayyuhannabiyyu, warahmatullaah, wa barakaatuh. (Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepadamu , wahai Nabi, dan beserta rahmat Allah, dan berkatNya). Assalaamu ‘alaynaa, wa ‘alaa, ‘ibaadillaahisshaalihiiin. (Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada kami pula, dan kepada sekalian hamba-hambanya yang shaleh). Asyhadu, allaa, ilaaha, illallaah. (Aku bersaksi, bahwa tiada, Tuhan, kecuali Allah). Wa asyhadu, anna muhammadan, ‘abduhu, wa rasuluhu. (Dan aku bersaksi, bahwa muhammad, hambaNya, dan RasulNya).
Notes : * Hal ini ketika beliah masih hidup, kemudian tatkala beliau wafat, maka para shahabat mengucapkan : Assalaamu ‘alannabiy (Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada Nabi). Bacaan shalawat Nabi SAW di akhir sholat
Rasulullah SAW. mengucapkan shalawat atas dirinya sendiri di dalam tasyahhud pertama dan lainnya. Yang demikian itu beliau syari’atkan kepada umatnya, yakni beliau memerintahkan kepada mereka untuk mengucapkan shalawat atasnya setelah mengucapkan salam kepadanya dan beliau mengajar mereka macam-macam bacaan salawat kepadanya. Berikut kita ambil sebuah hadits yang sudah umum/biasa kita lafadzkan, diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim, dan Al-Humaidi, dan Ibnu Mandah.
Allaahumma, shalli ‘alaa muhammad, wa ‘alaa, aali muhammad. (Ya Allah, berikanlah kebahagiaan kepada Muhammad dan kepada, keluarga Muhammad) Kamaa, shallayta, ‘alaa ibrahiim, wa ‘alaa, aali ibraahiim. (Sebagaimana, Engkau telah memberikan kebahagiaan, kepada Ibrahim, dan kepada, keluarga Ibrahim). Wa ‘barikh alaa muhammad, wa ‘alaa aali muhammad. (Ya Allah, berikanlah berkah, kepada Muhammad, dan kepada, keluarga Muhammad) Kamaa, baarakta, ‘ala ibraahiim, wa ‘alaa, aali ibraahiiim. (Sebagaimana, Engkau telah memberikan berkah, kepada ibrahim, dan kepada, keluarga Ibrahim). Fil Allamina Innaka, hamiidummajiid. (Sesungguhnya Engkau, Maha Terpuji lagi Maha Mulia).
Salam
“Rasulullah SAW. mengucapkan salam ke sebelah kanannya :
Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh
(Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepada kamu sekalian serta rahmat Allah, serta berkatNya),
sehingga tampaklah putih pipinya sebelah kanan. Dan ke sebelah kiri beliau mengucapkan : Assalaamu ‘alaikum warahmatullaah
(Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepada kamu sekalian serta rahmat Allah), sehingga tampaklah putih pipinya yang sebelah kiri.”
( Hadist Riwayat : Abu Daud, An-Nasa’i, dan Tirmidzi )
Mari di perhatikan, bahwa ternyata ucapan kita ketika menoleh ke kanan (salam yang pertama) lebih lengkap daripada ucapan kita ketika menoleh ke kiri (salam yang kedua )
————————————————————————————————————————-
Subhanallah dan Alhamdulillah, Maha Benar Allah atas segala FirmanNya. Luar biasa sekali ya arti dari bacaan Sholat ini. Makin merunduk kita, makin terlihat kecil kita, makin menangis kita.
Saya berharap agar ini menjadi bagian dari jalan kemudahan untuk kita di dalam menggapai khusyuk dan memahami setiap gerakan yang kita lakukan. Maka jika kita tahu dan mengerti akan nikmatnya shalat itu, mari kita share ke keluarga kita.
Selamat meresapi dan jangan lupa untuk share ke orang orang yang kita cintai.
Zoom meeting Kelas Ramadhan Maksimal hari ini membahas tentang Al-qur'an dan manajemen waktu~
Didalam Al-qur'an itu sendiri, Allah SWT begitu banyak menjadikan waktu sebagai objek sumpah-Nya seperti demi waktu dhuha, atau demi masa dan lain-lain
Mengapa demikian? itu karena Allah SWT ingin kita belajar bahwa setiap apa yang kita lakukan harus memiliki tujuan, agar kita tidak melakukan kesia-siaan dan mampu mengatur waktu yang kita punya.
Kalau sampai hari ini Allah masih memberi kita waktu atau kesempatan untuk hidup? itu artinya Allah masih begitu sayang kepada kita.
Jadi jangan pernah menyia-yiakan bentuk kasih sayang Allah, karena kita tidak pernah tau kapan kita dipanggil oleh-Nya.
Mamuju, 2 Mei 2021
Halo, mungkin ada yang minat buku bekas, dijual karena mau pindahan. Bukunya asli bukan bajakan. 🙂
Murah-murah, kok. Yang minat, silakan DM yah.. 😙😙.. Terima kasih.
tiba-tiba terbangun , trus rasanya cuman pen shalat dan nangis aja 🥺
sedih banget gagal lagi jadi pns 😭
aku benci diriku yang mudah skali luluh dan jatuh cinta
aku tidak tau lagi harus bagaimana, kesedihanku semakin bertambah dengan kamu yang makin menjauh dariku. Sekuat tenaga aku ingin memperbaiki semuanya.
Jujur, aku selalu merasa sedih dan kecewa. Rasanya ingin skali kuungkapkan perasaanku kepadamu. Tapi sisi lain dariku slalu menasehati diriku sendiri, "Jangan slalu mengedepankan perasaan kra, pake juga akal pikiranmu agar tidak tersesat"
Tapi menyadari kamu meninggalkanku seperti ini, membuat hatiku hancur. Aku tidak pernah menyangka kalau satu kesalahan ternyata bisa menutupi semua kebaikan. Kupikir itu hanya peribahasa bodoh, tau-taunya terjadi padaku.
Dan bodohnya, satu-satunya yang kuinginkan hanya kamu. ahahaha, menyedihkan bukan?
lagi-lagi aku terjebak padamu~
Mamuju, 12 Juni 2020
Writing Project tentang "Kesedihan" bersama Rusun Rusuh.
suatu hari dibulan juni
kamu mengirimkanku pesan bgini "kra, jujur aku sudah kecewa banget sama kamu. Tau nd kra, kita itu baru mau memulai hubungan tapi kamu udah bohong aja"
aku dengan takutku membalasnya "kamu tau nda, hari dimana kamu menelpon adalah hari dimana bapak yg 15 tahun lalu meninggalkanku tiba-tiba menelpon, dan meminta rujuk ke mama. Jujur, aku yg mendengar berita itu langsung marah2 dan nangis, pikiranku kacau balau, rasanya ga pengen ketemu siapapun itu bahkan mengangkat telpon pun rasanya sulit. Jadi maaf, jikalau hari dimana kamu menelpon, aku malah mendiamkan telponmu dan berbohong kalau aku ketiduran."
"aku ga tau mau ngomong apa" ucapmu
dan aku cuman bilang "kamu ga perlu balas apa-apa. kamu cukup tau aja. dan satu lagi, gpp kok kalo kamu ga suka lagi sama aku."
kamu cuman membaca pesanku.
dan aku cuman bisa menangis sekali lagi, membenarkan ketakutanku kalau kamu tidak akan pernah bisa menerima masa laluku.
Setelah ini kuharap tidak ada penyesalan diantara kita berdua, karena kita yang begini adalah salah satu rencana Tuhan.
Mamuju, 11 Juni 2020
Writing Project tentang "Penyesalan" bersama Rusun Rusuh.
Teruntuk kamu
Yang sudah memporak-porandakan hati ini.
Bolehkah hari ini aku meminta izin untuk memeluk kecewaku?
Kecewa atas kamu yang masih belum bisa mendewasa, belum bisa memahami bahwa sebelum ada akad, hidupku masih milikku.
Kecewa atas kamu yang slalu menuntut banyak, dan meminta jawab atas segala pertanyaan bercokol dikepalamu saat itu juga.
Padahalkan seperti kata orang, tidak semua hal harus ada jawabnya?
Jujur, dibalik kekecewaanmu atas segala teka-teki yang kubuat, ada aku yang lebih kecewa atas sikapmu yang terlalu cepat mengambil keputusan dan fikiranmu yang negatif thinking.
aah sudahlah, kecewa ini biarkanlah kepeluk erat hingga berlalu, seperti yang lalu-lalu.
Mamuju, 10 Juni 2020
Writing Project tentang "Memeluk Kecewa" bersama Rusun Rusuh.
Jujur, aku pernah berdoa kepada Allah yang telah menciptakan bumi dengan segala isinya.
Kala itu doaku tidak muluk-muluk. Aku cuman bilang ke Allah "kalau memang kamu baik untukku, semoga kita selalu didekatkan dan begitupun sebaliknya, kalaupun memang kamu tidak baik untukku, semoga kamu bisa menjadi baik hingga kita slalu bisa didekatkan."
Kemarin kita punya masalah, kamu dan aku saling menjauh. Namun akhirnya, kita kembali menyapa dan bertegur sapa.
.
.
Jadi, apa mungkin ini sebuah pertanda?
Mamuju, 9 Juni 2020
Writing Project tentang "Sebuah Pertanda" bersama Rusun Rusuh.