Selasa, 26 Mei 2015. Bismillah semoga Alloh memudahkan dan melancarkan sidang skripsi saya di hari tersebut. Jangan banyak-banyak revisinya Ya Alloh, kalau bisa tanpa revisi. Aamiin...
cherry valley forever
Not today Justin
YOU ARE THE REASON
No title available
tumblr dot com
Show & Tell
Cosimo Galluzzi
Mike Driver

PR's Tumblrdome

oozey mess
noise dept.

pixel skylines
ojovivo

No title available

izzy's playlists!

blake kathryn
we're not kids anymore.
Keni
macklin celebrini has autism
Stranger Things

seen from Ukraine

seen from Australia
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Iraq
seen from United States
seen from France

seen from Australia
seen from T1
seen from Australia
seen from United States
seen from United States
@destina-des
Selasa, 26 Mei 2015. Bismillah semoga Alloh memudahkan dan melancarkan sidang skripsi saya di hari tersebut. Jangan banyak-banyak revisinya Ya Alloh, kalau bisa tanpa revisi. Aamiin...
Cerpen : Pesan Ibu kepada Anak Laki-Lakinya tentang Cinta
Nak, besok kalau kamu menyukai seorang perempuan. Tidak apa-apa bila ibu tidak tahu, karena mungkin kamu malu mengatakannya. Ibu hanya berpesan agar kamu jangan sembarangan mengutarakan perasaanmu itu kepadanya. Kalau kamu mau mengutarakannya, maka kamu wajib mengabarkannya dahulu kepada ayah dan ibu. Karena perkara itu bukan main-main.
Bila kamu merasa belum cukup kuasa mengatakannya. Maka, jagalah dia dengan kamu menjaga perasaanmu sendiri. Jangan sekali-kali menyebut namanya sembarangan. Itu bisa menjatuhkan kehormatannya. Itu bisa menjatuhkan perasaannya dan berasumsi tentang kamu.
Kalau mau. Kamu diam, tapi tetaplah bergerak. Karena cinta itu energi yang luar biasa untuk melakukan banyak hal baik. Mudahkanlah urusannya diam-diam. Buatlah dia bahagia diam-diam. Kamu tidak usah tampil bak pahlawan yang seolah-olah selalu ada ketika dia butuhkan. Sembunyilah di tempat yang aman, tapi kamu selalu terjaga untuk membuatnya tetap aman.
Mudahkanlah urusannya, bantulah dia menyelesaikan masalahnya diam-diam. Buatlah dia bahagia diam-diam. Doakan dia dengan cara-cara yang ahsan. Kamu akan menjadi orang pertama yang bahagia karena dia bahagia. Karena, satu kesalahan besar laki-laki yang ibu tahu adalah mengatakan perasaannya tapi tidak siap untuk mengikatnya. Kamu anak laki-laki ibu, ibu akan marah jika kamu melakukannya diam-diam tanpa sepengetahuan ibu.
Rumah, 12 Mei 2015 | ©kurniawangunadi
Semakin dewasa, akhir pekan kian terasa berbeda. Sekarang bukan lagi masanya menggulung diri di dalam selimut, mandi sekali sehari, lalu nonton serial TV seharian. Undangan pernikahan teman yang hampir tiap weekend datang harus dihadiri sebagai tanda...
Skripsweet untuk Mahasiswa Kelewat Muda
1. Menulis skripsi adalah menaklukan diri sendiri. 2. Cara mengerjakan skripsi adalah potret diri penulisnya saat senyatanya kerja mandiri. 3. Skripsi bukan sekadar soal riset; skripsi adalah simulasi cara berkarya/bekerja setelah lulus kuliah. 4. Menunda-nunda pengerjaan skripsi adalah mengakumulasi rasa sesal. Akhirnya skripsi yg ditunda-tunda itu tetap harus diselesaikan juga 5. Membaca referensi banyak-banyak buat skripsi itu baik tapi menuliskan hasil bacaan itu jauh lebih baik 6. Makin lama jeda pengerjaan skripsi, makin sulit memulainya lagi. Makin sulit memulai lagi, makin lama selesainya. 7. Skripsi yg membanggakan dan menenangkan seumur hidup penulisnya adalah skripsi dibuat dengan KEJUJURAN. 8. Sibuk mengerjakan skripsi itu baik, tapi menyelesaikan skripsi itu jauh lebih baik 9. Dan akhirnya. skripsi yg baik adalah skripsi yg selesai.
By Anies Baswedan
Nah eta pisan
skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Nah ayok cepet selesaikan, mau wisuda kapan kamu des??
FKIP UNS #UNS #KAMPUS #SOLO
Death Of Conversation: Images Of How Smartphones Take Over Our Lives
Diantara doa-doa yang aku panjatkan padaNya..ada namamu salah satunya.
Masih seperti dulu, tetep cintaaa
Suaracerita : Bila Cinta
Suara : @dokterfina Cerita : @kurniawangunadi Backsound : Ost. Sad Love Instrumental
© Medan, 16 April 2015
BILA CINTA
Ketika seorang anak manusia memiliki cinta kepada seseorang. Yang merasakan cinta tidak hanya hatinya. Tapi seluruh tubuh dan jiwanya. Hatinya akan meneruskan perasaan itu ke tangannya, membuatnya selalu berupaya membantu memudahkan setiap urusan hidupnya. Hatinya akan meneruskan perasaan itu ke kakinya dan membuatnya bersedia berjalan beriringan dengan orang yang dicintai, tidak berlari tidak juga terlalu lambat. Hatinya akan meneruskan perasaan itu ke matanya hingga tidak lagi fisik menjadi penyebab hilangnya cinta, seseorang menjadi tampak mempesona, dan mata yang selalu memandang dengan aman dan melindungi, tidak hanya nyaman. Bukankah pernah kamu temui tatapan mata yang merenggut dan menelanjangi dirimu, membuatmu takut dan berusaha berlari?
Ketika seorang anak manusia memiliki cinta. Maka hatinya akan meneruskan perasaan itu ke seluruh sendinya. Membuat seorang manusia menjadi lebih ringan dan nyaman dalam menjalani hidupnya yang berat. Hatinya akan meneruskan perasaan itu ke pikirannya, menjadikannya berpikir lebih jernih dan bijaksana.
Hanya saja, bila tidak berhati-hati. Tidak hanya cinta yang jatuh, tapi juga seluruh bagian diri yang ikut merasakannya. Tidak hanya cinta yang jatuh, tapi juga logikanya, mungkin juga impiannya.
Dahulu, sewaktu saya masih jadi mahasiswa, kami rutin mengadakan aksi ke jalan-jalan untuk menolak setiap kebijakan pemerintah yang dianggap menyengsarakan rakyat. Jaket kuning (Jakun) saya kumel karena sering dipakai untuk aksi. Di sudut sikut banyak lecet karena gesekan dengan aspal. Belum lagi sering dilipat dislempangkan ke badan kalau tidak dipakai. Saya bangga dengan kumelnya Jakun saya itu, itu menandakan digunakan. Sebab, normalnya Jakun hanya dipakai pada saat menjadi mahasiswa baru dan acara kemahasiswaan—ini juga sangat jarang. Almamater yang membawa amanah rakyat harus disimpan rapi di dalam lemari? Mau dibawa kemana tanggung jawab ini?
Hell no! Kami bukan mahasiswa pengecut yang menikmati tayangan televisi basa-basi. Kami harus menghadapi pentungan, bukan tongsis seperti zaman kini. Kami risih setiap kali mendengar kata kenaikan, sementara kesejahteraan rakyat justru mengalami penurunan. Kami tak bisa diam melihat akrobat kebobrokan para pejabat. Kami risih, sangat risih.
Tapi itu dulu. Dulu sekali. Entah, bagaimana kondisi almamaterku kini. Semoga darah juangmu masih mengalir, kawan.
jakun dan aksi turun ke jalan. sebuah kekayaan pergerakan mahasiswa dengan semangat totalitas untuk berjuang bersama rakyat. syair Totalitas Perjuangan yang ikut menderu dalam setiap langkah adalah gema yang siapapun akan rasakan getarannya dibawah moncong gas air mata, desak-desakkan mempertahankan border, atau menyemangati pasukan aksi diatas mobil sound. sebuah kata pembangkit yang memang diambil dari larik penggugah semangat seorang tokoh pergerakan yang syahid diterjang peluru:
“Kepada para Mahasiswa.. yang Merindukan Kejayaan..
Kepada Rakyat yang kebingungan.. di persimpangan jalan..
Kepada Pewaris Peradaban, Yang telah menggoreskan…
Sebuah catatan kebanggaan, di lembar sejarah manusia…
Wahai kalian yang rindu kemenangan.. Wahai kalian yang turun ke jalan..
Demi mempersembahkan jiwa dan raga.. untuk Negeri Tercinta..”
magis tersendiri dikala hiruk pikuk mahasiswa, berjubelan samping kanan kiri bendera merah putih. siap siaga dengan penutup kain yang dipakai setengah wajah. takut-takut muka akan terekam kamera televisi yang kemungkinan dilihat liputan livenya oleh orangtua. terloreng dibawah pelipis mata dengan segaris lapisan pasta gigi odol, agar nanti kalo pak polisi siap menembakkan gas air mata, maka mata kita tidak akan nangis perih kesakitan. bersiap dengan segala sesuatu. bersiap dengan lemparan batu. bersiap untuk mengevakuasi rekan2 sekampus. menjaga yang perempuan, mencari tempat perlindungan kalau suasana aksi sudah mulai ricuh.
memori ketika yang perempuan dibawa evakuasi masuk ke gedung TVRI dan laki-laki tetap berjibaku bersama polisi di depan Istana Negara dalam satu aksi dibawah guyuran gas air mata dan lemparan batu. berdoa’ agar rekan-rekan yang lain selamat tidak kenapa-kenapa.
atau ketika harus lari longmarch dari Bundaran HI hingga Depan Istana Negara. berlari2 kecil diantara sela2 lampu merah. dengan teriakan “Dipercepat geraknya, dek!” dan yang paling epic ketika aksi di depan gedung MPR/DPR, sebagai yang menyisir adik-adik maba ditempatkan dibelakang dari arah gedung Kementerian Kehutanan berjalan menuju titik aksi dan bertemu dengan puluhan bapak-bapak polisi bertameng. dan disalamin lantas diberi ucapan. “Semangat! nanti dorong-dorongannya kalem aja..”
masa yang terlewat dengan detil indera, membawanya tersimpan sangat sentimentil di relung siapapun yang setidaknya, pernah turut turun kejalan. tahukah, ketika deru bus kopaja/metromini membawa pasukan mahasiswa dan dengan kibaran bendera merah putih, maka rakyat kecil diam-diam menggumamkan doa’. terselip dalam hati mereka. Tuhan. terimakasih. masih ada yang peduli.
Ini harus di-reblog. Penting.
Siapa bilang kita tidak boleh merasa diri kita lebih dari pada orang lain? Boleh kok.
.
Aku bisa jadi lebih berdosa dari orang itu | jadi tidak layak menghakiminya bersalah.
Aku lebih jarang beribadah dari pada orang itu | maka akan kuperbanyak supaya Allah lebih mencintaiku
Aku lebih tidak punya...
so i went to hobbiton and took a picture of my fifty year old copy of the book. no big deal. i mean, it’s in front of bag end, but no big deal.
Aku tipe wanita yang hatinya sulit didekati. Baik sebagai teman apalagi hubungan spesial. Aku tipe wanita dengan pertahanan diri terhadap orang asing seperti itu. Aku harus melihat dulu rupamu, menyaring dan menskrining tentangmu. Jika kamu tak ada niat jahat padaku, akan ku ulurkan tangan. Jika kau temukan kunci diriku, aku akan membukanya lebar-lebar. Kau akan tahu ceritaku layaknya buku.
Dee
Aku tahu kamu seperti itu. Aku tidak berniat jahat dan aku sedang mencari kunci itu. Semoga bisa ku temukan. Segera.
-KG-
(via kurniawangunadi)
Selalu suka dengan logika Om Darwis
oleh Darwis Tere Liye
Bagaimana sih, kok bisa-bisanya, ada maskapai yang menjual tiket 0 rupiah? Tidak masuk akal dong? Jawabannya: masuk akal. Kalau situ tidak bisa memahaminya, bukan berarti sesuatu itu tidak masuk akal. Akan saya jelaskan dengan...
Selalu suka dengan logika Om Darwis
oleh Darwis Tere Liye
Bagaimana sih, kok bisa-bisanya, ada maskapai yang menjual tiket 0 rupiah? Tidak masuk akal dong? Jawabannya: masuk akal. Kalau situ tidak bisa memahaminya, bukan berarti sesuatu itu tidak masuk akal. Akan saya jelaskan dengan...
Buat perempuan itu, ada perasaan yang lebih hebat daripada menemukan. Yaitu ditemukan. Entah di mana pun itu.
Mutia Prawitasari
(via kurniawangunadi)