Integritas.
Pernah gak kalian merasa "terdzolimi" dalam lingkup pekerjaan?
Aku kerja sudah jalan 4 tahun di suatu perusahaan "plat merah" tapi merasa terus menerus tidak pernah ada apresiasi yang berarti dalam membantu meningkatkan value perusahaan. Salah satu nilai perusahaan yang sangat aku pegang teguh adalah Integritas.
Awal aku bekerja di Pandaan dan di perusahaan yang sama, aku di tempa dan diajari hal paling mendasar di dunia kerja yaitu integritas dan attitude. Berjalan belum 1 tahun aku ditawari pindah ke kotaku sendiri yaitu Malang. Berangkatlah aku bekerja di kota sendiri.
Sebenernya secara kerja ini adalah zona nyaman banget, tapi ada hal-hal yang terkadang berseberangan dengan hati nurani. Awal kerja di kota sendiri ini aku merasa menjadi orang yang masih idealis dengan cara kerja dengan membawa integritas dan attitude yang seharusnya. Setiap bulan yaa bekerja seperti biasanya, tapi ada beberapa hal yang memang mengikis hati nuraniku saat bekerja.
Menjadi orang yang "lurus" dalam bekerja tidak akan meningkatkan nilai KPI yang pada dasarnya target yg seharusnya masuk akal menjadi tidak masuk akal karena habbit yang sudah terbentuk dari awal. Habbit buruk ini lah yang membuat pekerjaan ini semakin "buruk" nilainya. Hal ini menjadi terbentrok dengan hati nuraniku. Habbit untuk "curang" dalam bekerja sangatlah wajar di lingkup tempat ini sehingga orang yang benar-benar niat bekerja menjadi hilang arah dan semangat untuk meneruskan pekerjaan ini.
Mungkin aku terlalu naif melihat kondisi seperti ini....
Lambat laun aku notabene yang bekerja gak mau repot ini akhirnya mengikuti habbit buruk tersebut. Yang aku sangat sayangkan adalah, kenapa para pemangku jabatan yang lebih atas ini selalu diam akan hal ini? Yaa mungkin aku tau bahwa cari aman adalah solusi terbaik, karena dengan hasil percurangan tersebut meningkatkan nilai dari tempat aku bekerja ini dan impactnya pun kerasa banget untuk para atasan ini. Alhasil Integritas yang di tamankan dari awal aku bekerja sangatlah tidak berlaku.
Aku merasa bekerja tidak perlu melihat kita memegang ideologi perusahaan yang sangat kuat atau nggak, tapi bagaimana caranya kita bisa menang disetiap perlombaan. Aku merasa akan perlu membuktikan bahwa aku sangat bisa bersikap curang lebih dari yang mereka kira.
Itu saja sih kekesalanku yang udah berjalan lamaa numpuk ini. Berat iyaa berat, tapi perlu menggunakan kepala dingin untuk menghadapi situasi seperti ini. Aku harap kalian yang membaca tulisan jelek ku ini bisa bersikap seperti seharusnya di tempat kerja kalian. Fu*k Off Integrity















