Kalau pasanganmu baru pulang dan buka pintu, jangan langsung disuruh. Jika kamu gak mampu menyambutnya dengan baik, minimal biarkan dia masuk rumah dulu dengan tenang karena kamu gak tahu apa yang sudah ia hadapi di luar sana.
Taufik Aulia
Sade Olutola
DEAR READER
he wasn't even looking at me and he found me

Andulka

blake kathryn

Product Placement
No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
art blog(derogatory)
trying on a metaphor
Cosmic Funnies

titsay
i don't do bad sauce passes
Misplaced Lens Cap
Not today Justin

shark vs the universe
Keni
AnasAbdin
No title available
$LAYYYTER

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Brazil

seen from United States

seen from Japan

seen from United States

seen from Argentina

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Chile
seen from United States
seen from United States
seen from India

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Slovakia
@dictyn
Kalau pasanganmu baru pulang dan buka pintu, jangan langsung disuruh. Jika kamu gak mampu menyambutnya dengan baik, minimal biarkan dia masuk rumah dulu dengan tenang karena kamu gak tahu apa yang sudah ia hadapi di luar sana.
Taufik Aulia
““Jadilah seikhlas Salman al-Farisi.” Salman ingin meminang seorang perempuan di Madinah. tapi kerana dia berasal dari Parsi dan tak berapa tahu adat Madinah, dia meminta sahabatnya Abu Darda sebagai wakil. lalu pergilah mereka ke rumah wanita itu dengan segala persiapan. ketika di rumah wanita itu, Abu Darda pun memperkenalkan Salman al-Farisi. ketua rumah itu berbesar hati menerima kunjungan sahabat Nabi SAW yang sama-sama berjihad itu. lalu Abu Darda pun menyatakan hajat Salman al-Farisi untuk meminang anak perempuan kepada tuan punya rumah. setelah tuan rumah itu berbincang dengan anaknya, si ibu memulakan bicara, mewakili anak perempuan itu. kata si ibu : “maaf atas keterus terangan ini. tetapi maaf, kami menolak pinangan Salman al-Farisi. namun jika pinangan itu datang daripada Abu Darda, mungkin kami akan menerima.” bayangkan jika anda di tempat Salman al-Farisi. anda ajak kawan baik anda untuk wakil meminang, tapi anda ditolak sebab orang tu berkenan kat kawan anda. kalau ikut drama dalam TV, memang akan ada konflik. tapi ini bukan drama TV. ini kisah sahabat Nabi SAW. lalu apa kata Salman al-Farisi? “Allahuakbar! maka semua mahar dan persiapan kahwin yang aku sediakan ini, aku sedekahkan kepada Abu Darda supaya dia boleh bernikah dengan anak perempuan kamu.” terkedu saya bila baca kisah ni. terharu. sayu. betapa bersihnya hati seseorang kerana keihklasannya dalam bercinta, hingga sanggup melepaskan apa yang dikehendaki untuk kebahagiaan insan lain. Allahu. jujur, saya menangis. keikhlasan sebegini memang sesuatu yang unik. kerana Salman al-Farisi itu orang yang yakin pada jalan Allah. kerana orang yang ikhlas kerana Allah takkan merasa pernah memiliki apa-apa, kerana tiada suatu benda pun yang kita miliki dalam dunia ini. sesuatu yang kita cintai itu, bukan untuk dimiliki tapi untuk dipinjam. dan bila dipinjamkan, kita kena bersedia pulangkan balik. bagaimana caranya untuk redha? ikhlas. ikhlaslah :’) “ya Allah, ikhlaskan aku seperti sahabat Nabi SAW ini, ikhlaskan aku seperti Salman al-Farisi, dalam urusan mencintai dan segala urusan.””
—
so much tears. hatiku tak seikhlas itu dalam mencintai. (via sederhanaindah)
It teaches me something!
(via nuralhayaa)
pernah bce crita ni sblm2 ni tp xpernah paham tp hari ni Alhamdulillah. terima kasih sebab mudahkan cerita dan menjadikan diriku lebih memahami
(via daimanfiqolbi)
"Pada setiap skenario untuk hamba-Nya, tak ada yang tak dibuat takjub"
Sesayang itu Allah sama kamu, padahal sedikit sekali syukurnya mengeluh sebanyak-banyaknya. Terbalik, hei :")
Rasanya sedih saat harus mengusap air mata sendiri, dan nggak bisa ngasih tau orang lain tentang apa yg kamu tangisi #hanyabisadipendam
Akan ada saatnya
Untukmu yang mulai enggan percaya dengan ‘cinta’ karena boleh jadi kemarin, ada yang melukai hatimu atas namanya..
Untukmu yang hari ini merasa marah karena pernah mengalami penghianatan yang tidak bisa lagi disebutkan seberapa sakitnya..
Untukmu yang pernah menanggung sekian juta kebohongan dari satu orang yang begitu pandai menyanjung hatimu kemudian menjatuhkannya ke serendah-rendahnya tempat..
Untukmu yang muak dengan bualan mereka yang kembali mengatasnamakan cinta..
Untukmu yang mulai lelah mencoba menemukan tempat bersandar tapi tak kunjung bisa mendapatkannya..
Untukmu yang mulai terbiasa dengan kesendirian, kesunyian, dan hampa yang membuat kosong jiwa..
Dan untukmu, yang perlahan menyalahkan takdir atas segala hal buruk yang menyakitkan..
Hari ini, ku katakan padamu..
Akan ada saatnya hatimu kembali merasakan percaya. Kemudian merekahkan senyum berirama suka cita dan bersedia terjatuh sekali lagi.
Akan ada saatnya yang beku mencair menjadi hangat. Kemudian perasaan bahagia membuncah disetiap jarak ruas jari jemari.
Akan ada saatnya pahit yang kamu rasa hilang, tergantikan dengan manis yang luar biasa, membuat mu seolah tak ingin meninggalkan rasanya.
Akan ada saatnya hatimu terbuka, kemudian mimpi untuk melangkah bersama kembali ada. Kemudian kakimu dengan begitu lincah menuju arah bahagia.
Akan ada saatnya air mata sakit yang mengalir menjadi lautan cinta tanpa akhir. Kemudian menghidupi benih benih kasih yang tumbuh bersamaan dengan sungai-sungai yang kau aliri dengan damai.
Percayalah, akan ada saatnya.
Jika sedih tercipta maka Tuhan tak kan lupa menyertakan bahagia di dalamnya.
Saat itu..
Adalah saat dimana kamu akan menemukan seseorang yang merubah segalanya. Akan ada.
Satu diantara miliyaran kepala yang memenuhi bumi. Satu yang mampu membuatmu merasa kembali mendapatkan keadilan dalam hidup.
Satu orang yang membuatmu akhirnya tahu kenapa dengan yang sebelumnya segalanya serasa tidak pada tempatnya.
Satu orang yang membuat segala resahmu menjadi sampah, menginjaknya kemudian menggantikan dengan begitu banyak kebahagiaan.
Satu orang yang bersedia menerima kurangmu, juga lebihmu.
Satu orang yang tidak akan pernah pergi meski kau usir.
Satu orang yang akan selalu memenuhi harimu dengan begitu banyak hal-hal baik yang tidak pernah kau duga sebelumnya.
Satu orang yang akan membawamu ke dunia yang lebih menakjubkan dari sebelumnya, membuatmu merasa baru pertama kali terlahir dan merasakan cinta.
Satu orang, yang akan membuatmu selalu percaya bahwa Tuhan tidak pernah salah menuliskan takdir. Tidak akan pernah.
Percayalah. Akan ada saatnya.
Hanya saja, kau harus bersabar, dan waktu menunggumu ini, bisa sebentar bisa juga sedikit lebih lama. Tergantung mau Tuhan. Yang penting, percayalah dan tunggulah: akan ada saatnya.
Menunggu surat dari Tuhan lewat makhluknya, yang membawa ku ke kehidupan baru, Dimana didalam suratnya, Tuhan menitipkan aku pada imamku.
Sesekali tak ada salahnya berkeluh kesah, tapi sesekali saja.
Entah apa tujuannya Tuhan mendatangkan engkau padaku Setengah windu sudah kurasa. Entah apa saja yang kau rasakan selama itu, Semisalpun aku bertanya, itu sudah tidak berguna, Jika terlalu setia menjadikan pilu yang teramat, terkadang aku ingin menjadi orang yang mudah membuka hati, Jika setiaku tak cukup membuatmu tetap disisiku, kumohon berlarilah sejauh mungkin, menghilanglah! Doaku.... semoga kita sama2 bahagia, dan jikalau kau ingin kembali, kembalilah tapi kau takkan temui aku yg dulu,, terimakasih untuk membuatku selalu tegar, merubahku menjadi orang yg berbeda dan lebih baik.
saat penghormatan dan pengertian beradu, bahkan komunikasipun bisa berubah buruk *jika difikir dengan logika masing2*. "kuncinya saling mengalahlah".
Wahai Adamku, apakah Allah begitu menyayangimu sampai2 membuatku "Mati Rasa" sampai detik ini, dengan tujuan agar menjagaku hanya untukmu dan hanya akan mencintaimu seumur hidupku?. Kau tau,,, terkadang aku merindukanmu, sosok yang belum aku ketahui siapa itu kamu, tetapi ada rasa itu "Rasa yang Aneh". Sebegitu kuatkah doamu untukku? Tolong sisipkanlah dalam doamu, supaya kamu juga hanya akan mencintai dua wanita di dunia ini, Ibumu dan Aku.
Dictyn
Teruntuk Adamku, terkadang terpaksa kuukir tinta duri pengurang rasa rindu, pengurai rasa sakit. Namun yang kudapat sakit lain yang wujud tapi tak terhiraukan olehku. Dan jikalau kamu tau, tolong datanglah padaku sembari membawa obat untukku, obatku itu SETIAMU
Dictyn
Orang yang kelihatan tegar sekalipun pasti punya titik rapuh yang terkadang tidak disadari orang lain, dan itu soal Hati
#hatihatimengolahhati
Bertahan Bukan selalu soal keras kepala, bertahan mungkin karena tidak mau melihat yang tersayang kecewa, semoga pertahanan ini sampai titik akhir yang membahagiakan. Seperti apakah keridhoan itu? pertanyaan yang hanya Allah yang dapat menjawab, bukan hanya lewat tingkah laku. Terkadang terfikir saat semuanya kulakukan hanya untuknya, meski menyayangi bukan hanya dengan satu cara dan amat memohon beliau bisa memakluminya walau sampai sekarang sepertinya masih mustahil. Dikatakan durhaka itu seperti apa??? apakah yang didepan taat dibelakang memberontak, ataukah yang diam2 memiliki cara sendiri untuk melaksanakan kewajiban yang sebenarnya?, semua orang itu unik, hidup dengan caranya masing2, tolong hargai keunikan itu, bukankan asalkan sudah berusaha keras memenuhi kewajiban sudah bisa dikatakan taat?walau hasilnya tak sesuai? ataukah pandanganku saja yang terlalu salah mengartikanya. Saat memikirkan ini, betapa menyadarinya bahwa hanya Allah yang maha mengerti hambanya :')))
Pasti ada saat-saat dimana kita lelah, karena (menganggap) banyak doa yang tak juga terijabah. Tapi bukankah sedari awal ikhtiar kita sudah harus pasrah? Maka, meski letih, teruslah maju walau dengan tertatih. Biar saja si lelah menyerah melihat kita terus melangkah.
:) have a great Jumuah!! (via jagungrebus)
:'))
Just because you took longer than others, doesn’t mean you failed. Remember that.
(via imandancinta)
Noted!!!
Terkadang tekanan terbesar datang dari kedua orang tuamu. Disaat kamu merasa tertekan atas mereka, ingatlah! bahwa mereka selalu menghendaki yang terbaik untukmu :')