Perkara uang bisa di cari, tapi kebahagiaan harus di gali.
(Kamis, 30 Mei 2019 dengan penuh rasa bahagia)

oozey mess
Doug Jones

Jar Jar Binks Fan Club
Show & Tell

Kiana Khansmith
Interview Vampire Daily
Sade Olutola
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
d e v o n
EXPECTATIONS
🪼
No title available
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

#extradirty
occasionally subtle
The Bowery Presents
taylor price
YOU ARE THE REASON
Not today Justin

seen from Indonesia

seen from United States
seen from United States
seen from Spain
seen from Malaysia
seen from Bangladesh
seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Canada
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Guatemala
seen from United States
seen from Venezuela

seen from Malaysia
@diniatur-blog
Perkara uang bisa di cari, tapi kebahagiaan harus di gali.
(Kamis, 30 Mei 2019 dengan penuh rasa bahagia)
Tidak ada kata "baik-baik saja" dari sebuah kekecewaan. Tapi saya akan mencobanya.
(Dini Anggraeni, suatu hari yang membuat hatiku luluh lantah)
Tempat dimana ku menunggumu.
Berkali-kali aku menginjakan di tempat ini lagi, duduk, diiringi beberapa musik agar aku tidak merasa sepi. Aku menunggumu. Turun dari sebuah kereta, tengok kanan, tengok kiri, dan kau menemukanku tepat berdiri dihadapanmu dengan tersenyum.
Aku masih mengharapkan kedatanganmu. Kereta berlalu lalang mengantarkan para penumpangnya ke tempat ia kembali. Ku lihat jam tanganku, seharusnya kau sudah disini. Waktu menahanmu di tempat lain? Ataukah kau tak jadi membeli tiket tuk kembali pulang?
Hari-hari ku lalui tanpa dirimu. Berat rasanya ditinggalkan olehmu demi mencari penghidupan lebih layak di kota lain. Aku sulit menahanmu pergi, meskipun doaku selalu menyertaimu.
Rasanya aku ingin kita selalu bersama. Meskipun hidup kita jauh dari kata layak. Setidaknya ada kamu dan aku bersama. Setiap kali aku menunggumu pulang, aku berharap jiwa ragamu utuh untuk ku peluk dan kabarkan rasa rinduku padamu.
1 jam.. 2 jam.. Waktu berjalan tanpa tahu ia sudah jauh melangkah. Kemana dia? Apa aku melewatkan barang sedetik saja? Aku mencarimu. Berlari kesana. Berlari kesini. Sampai dimana aku tak sanggup menemukanmu.
Lantas aku kembali. Berharap esok akan berjumpa denganmu lagi. Akan ku tunggu di tempat tadi. Kali ini aku jangan sampai melewatkanmu, lagi.
(Dini Anggraeni, 2019)
Gak peduli apapun hasil yang aku raih di depan sana, yang jelas aku sudah mau meniti tahap demi tahap yang sulit aku lakukan sebelumnya.
Aku pernah seberharap itu untuk bisa bersamamu. Tanpa kau tahu, aku diam-diam menyelipkan namamu. Kuucapkan dengan lirih merayu. Bolehkah aku bersamanya?
Hanya dengan sebuah rasa, yang dibalut dengan rangkaian kata, seolah waktu menahanku sementara, beradu dua pasang mata, dihiasi ukiran senyum tak terkira. Bisakah waktu menahan kita sejenak? Barang beberapa detik? Untuk terakhir kali kupandangimu lekat-lekat.
- Gembil
Sesekali kamu dengar apa yang aku rasakan. Lalu cerna seberapa dalam aku menyimpan rasa yang tak pernah kau perdulikan. Selama itu pula aku bersembunyi di balik status "teman".
- Gembil
Aku telah terbawa cerita yang ku karang tanpa sepengetahuanmu. Karena aku bisa menjadikan pemeran utama pria. Nyatanya aku bukan pasanganmu di karangan yang sesungguhnya.
- Gembil
Antara jarak dan waktu itu terselip rindu. Di dalam rindu berisi kenangan indah dan sendu. Lebih dalam dari kenangan kusisipkan untaian doa untukmu.
- Gembil
Tampak luar : rusuh
Tampak dalam : rapuh
- Gembil
Perlu kau ketahui. Aku adalah yang kau lalui. Tanpa berhenti. Seburuk itukah diri ini? Lihat saja, kau akan menyesalinya nanti!
- Gembil
Percuma! Semua hilang tak ada. Tak perlu dicari. Aku yakin dia tak punya nyali. Untuk kembali.
- Gembil
Jika kehadiranmu tak lagi berarti, lantas untuk apa kau menetap pada hati yang tak bertepi?
- Gembil
Buat apa kau beri harapan. Jika pada akhirnya kau lepaskan. Lebih baik kau tidak ada sekalian. Daripada ada namun mengecewakan!
- Gembil
Aku tak percaya bisa sedekat itu jarak kita, sepanjang itu pembicaraan kita, selebar itu senyum kita. Aku nyaris tak percaya. Jika ada yang bisa menggambarkan hal itu, aku pastikan akan tersipu malu.
- Gembil
Aku sanggup menerjang ribuan air hujan yang membasahi tubuh. Namun aku tak mampu menentang beberapa tetesan air mata yang membasahi pipi.
- Gembil
Semoga apa yang kita percaya akan membuahkan hasil di waktu yang tepat.
- Gembil