Percakapan Dengan Diri Sendiri
Ok Donny. Mau membahas apa kita hari ini. Kita mulai dengan perasaan ya. Ok, Donny, dirimu itu sangat rapuh. Dirimu itu mudah sekali goyah, tidak kuat dalam berpijak. Perasaanmu selalu takut. Takut akan kegagalan, takut akan dicap lemah oleh orang lain, takut tidak bisa. Kamu benci dengan orang atau keadaan yang lebih dominan dari dirimu. Takut adalah modal hidupmu untuk bertahan selama ini. Dengan rasa takut, kamu melihat ancaman2 dari luar dan kamu prefentif ancaman itu, sehingga kamu bisa hidup.
Kamu sangat benci bekerja. Kamu sangat suka bermalas-malasan, tetapi dapat uang. Kalau boleh, kamu akan meminta pekerjaan santai, ngopi, dan dapat uang.
Kamu sebenarnya orang yang penuh dengan keragu-raguan. Kamu ragu akan mimpimu. Kamu ragu dengan cita-citamu. Atau bahkan kamu tidak suka dengan cita-citamu. Mungkin.
Kamu adalah orang yang sok kuat. Kamu sebenarnya benci dengan semua yang kamu kerjakan, dengan atasan2mu. Kamu tidak suka dengan IT, dengan infrastruktur, dengan coding. Kamu tidak punya motivasi sama sekali ke IT.
Iya sekali lagi, kamu penakut. Kamu tidak suka diatur, kamu tidak suka bekerja keras, kamu takut dengan orang, dengan masa depanmu, dengan ketidak becusanmu.
Kamu ingin terlihat hebat, kamu ingin sekali sombong, kamu ingin sekalu mengungguli teman2mu, menunjukkan bahwa kamu lebih hebat, lebih kaya, lebih maju dari teman2mu.
Kamu takut akan konfrontasi, kamu egois dan ingin menang sendiri.
Tapi.
Kamu suka ngobrol dengan teman2mu. Kamu suka berbicara tentang mimpi, tentang apa yang sedang terjadi. Kamu tidak tega ke orang lain yang mungkin lebih lemah darimu. Kamu tidak suka ditindas, maka kamu tidak suka menindas.
Kamu punya mimpi yang mungkin paling jelas. Yaitu, kamu ingin sekali menjadi kaya raya, sangat kaya raya, sehingga kamu bisa memberikan uangmu, usahamu, ilmumu, pengalamanmu, karyamu secara gratis ke semua orang. Kamu pingin lingkungan sekitarmu sejahtera semua hasil dari pemberianmu secara gratis. Tanpa tedeng aling2. Kamu percaya bahwa Allah itu Maha Maha Kaya, sehingga kamu bermimpi diberikan kekayaan yang melimpah dari Allah dan kekayaanmu itu (uang, ilmu, pengalaman, produk) kamu berikan secara gratis ke orang2. Tempat2 yang kotor banyak sampah ingin kamu benahi dengan uangmu secara gratis. Jalan2 yang rusak ingin kamu benahi dengan uangmu secara gratis. Kamu ingin mendirikan sekolah gratis, tanpa bayar sama sekali. Kamu ingin mendirikan rumah sakit yang gratis.
Kamu ingin punya perusahaan game karena kamu cinta seni, dan dengan game, kamu bisa berkarya seni musik, seni gambar, seni arsitekturm seni film, seni teknologi. Kamu ingin menjadi atlit dan punya perusahaan yang bergerak dibidang kesehatan yang menjual makanan sehat minim sampah, peralatan olah raga, dsb., karena kamu sekarang sering sakit2an. Kamu ingin punya passive income agar kamu bisa keliling2 ke berbagai tempat tanpa memikirkan uangnya, karena kamu suka bertemu orang, suka ke sebuah komunitas, ke masyarakat bawah, ke lorong2 jalan, ke kampung2. Kamu ingin bahagia, tidak di kontrol orang lain, merdeka finansial, merdeka berkarya, merdeka bersosialisasi dengan siapapun.
Maka Donny kamu harus punya beberapa hal:
Tabungan yang banyak
Passive income
Badan yang sehat
Keberanian
Kemerdekaan
Untuk bisa punya banyak hal itu aksi yang harus kamu lakukan adalah:
Investasi ke otak dengan banyak membaca buku, ikut training dan seminar, ikut les online dan offline
Investasi ke badan dengan makan sehat, rajin olahraga, tidur cukup.
Investasi ke human relationship dengan banyak mentraktir orang lain, silaturrahmi, banyak mendengar sedikit berbicara.
Dengan hal2 itu, maka kamu bisa mencapai mimpimu.
Tapi sekali lagi jujurlah bahwa kamu penakut, benci ke orang yang lebih dominan dari dirimu, egois, mau terlihat selalu baik, tidak suka kalah, tidak suka disuruh2, kurang ilmu, pelit, tidak tegas, tidak teguh pendirian, lemah fisik, lemah mental, tidak good lookin + penampilan buruk, pemarah, banyak maunya, kurang taat beribadah dan sering lalai.
Tapi aku masih mencintaimu Donny. Kamu ya kamu dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Semoga percakapan ini bisa membuat kamu menjadi lebih baik lagi kedepannya. Terima kasih sudah jujur Donny. Berjuanglah. Jadilah dirimu apa adanya. Terus belajar dan memberi.












