Dengan buku yang saya iseng baca juga di tempat kerja baru, mungkin buku ini di beli oleh seorang karyawan sebelum saya masuk, dan jadi pelajaran baru yang saya dapat secara ga sengaja nih. Dia tinggalkan buku ini di rak buku kantor karna mungkin dia lupa atau sengaja tinggalkan. Tapi saya salut, bagaimana hal yang terlupakan oleh orang lain, tapi jadi berharga untuk orang lain. Isi nya tentang kekuatan menggabungkan dua otak, Whole brain Power oleh Makoto Shichida. Isi buku ini bercerita tentang bagaimana berfikir dengan menggunakan kedua otak, yaitu otak kanan dan kiri. Pada umum nya kebanyakan orang termasuk saya juga menggunakan otak kiri, karena sejak kecil umum nya kita di ajari cara untuk mengenal huruf hingga membaca kalimat dan mengenal angka hingga penjumblahan, yang semua itu terfokus pada otak kiri saja. Tidak ada yang salah dengan itu, tapi dalam buku ini Makoto Shichida mengajarkan kita bagaimana mengaktifkan otak kanan juga dalam kehidupan sehari hari.
Fungsi otak kanan dan kiri, pertama kali di lahirkan, otak kita masih bersih dengan sesuatu, semakin bertambahnya umur, otak akan bekerja mengumpulkan semua informasi yang kita dapat dari lingkungan sekitar, memproses semua yang di terima oleh panca indera kita. Namun semua itu terkumpul dalam memori kerja otak kiri saja, sesuai fungsi nya otak kiri adalah untuk menjumblah, membandingkan dan memisahkan sesuatu yang di terima dari informasi yang kita dapat, dengan begitu otak kiri akan secara aktif bekerja dan berperan penting pada kehidupan bermasyarakat. Berbeda dengan otak kanan, yang fokus pada hal hal imajinasi, seseorang yang menggunakan otak kanan lebih dominan akan memecahkan masalah dengan cara yang berbeda, seperti para savants misal nya, mereka memecahkan persoalan dengan ke jeniusan mereka. Otak kanan juga tidak memiliki kontrol apapun dengan imajinasi nya seperti otak kiri yang memiliki rem untuk mengendalikan sikap seseorang.
Orang yang cenderung menggunakan otak kanan biasanya adalah orang yang bergerak pada bidang seni, karna fokus mereka tidak di batasi oleh ruang dan waktu. Sebagai contoh yang ada dalam buku ini, seorang pelukis yang mampu melukiskan pemandangan dalam sekali penglihatan melalui helikopter yang membawanya keliling kota, dia mampu menuangkan apa yang dia lihat kedalam lukisan nya secara detail. Dan seorang anak yang mampu memahami isi ratusan buku secara mendetail dalam sekali membaca, padahal isi buku-buku tersebut agak sulit di pahami oleh orang dewasa sekalipun.
Otak kanan dan otak kiri bisa di bilang sebegai otak kecerdasan dan otak insting, dimana otak insting ini sama penting nya untuk manusia, pada jaman dulu manusia tidak tergantung dengan peralatan-peralatan untuk mendeteksi cuaca, letak air bersih, mengetahui arah pergi dan arah pulang dengan tepat, dimana letak yang banyak ikan saat di laut. Sebegai dampak nya kita tergantung dengan benda dan kehilangan kemampuan bawaan kita untuk mempertahankan hidup di alam yang besar dan saat benda-benda tersebut tidak berfungsi, kita menjadi kesulitan.
Dalam metode pengajaran Makoto Shichida untuk mengaktifkan otak kanan pada setiap orang agar dapat menyeimbangkan kemampuan otak, yaitu dengan cara kasih/rasa cinta/mencintai. Seorang kakak yang mengetahui adik nya mempunyai permasalahan dengan otak nya karena bawaan lahir, akibat nya sang adik tidak dapat beradaptasi dengan masyarakat umum, bahkan sang kakak memanggilkan guru pribadi untuk datang ke rumah nya, namun tetap usahanya tidak berhasil, dan satu-satu nya jalan yang di lakukan oleh sang kakak adalah mengajari adik nya sendiri, dengan penuh kasih dan pengertian kepada sang adik, dia mengajari dengan sabar apa yang di butuh kan oleh adik nya, dan hasil nya sampai sekarang adalah sosok yang di anggap pahlawan di Jepang pada jaman dulu di kenal sampai sekarang, dia adalah Sakamoto Ryoma. Banyak sekai tokoh yang kita kenal karna karya nya sampai sekarang ini, salah satu nya adalah Albert Einstein, mereka semua adalah orang yang cenderung menggunakan otak kanan nya.
Buku ini menjelaskan pada kita bahwa seperti apa metode otak bekerja, salah satu nya dengan mengasihi, karna rasa sayang dan penerimaan sepenuh nya akan membuat otak kanan bekerja pada orang yang memiliki kecenderungan savants, begitu juga untuk orang yang menjalankan seni, dengan hati yang damai penuh rasa kasih, kita akan bisa merasakan hal hal yang belum pernah terbayangkan sebelum nya dalam pikirian bawah sadar, muncul nya ide ide baru yang cemerlang, semua itu karna rasa cinta yang jiwa kita butuhkan sebagai seorang anak manusia.
Buku ini mengajarkan kita bagaimana menggunakan otak secara keseluruhan, mengenal cara kerja otak kanan dan kiri, dan bagaimana membimbing orang yang punya kecenderungan savants di dalam keluarga atau lingkungan. Semua pembahasan nya membuat saya interest membaca sampai habis 1 buku dalam waktu kurang dari 30 hari.