Tubuh dan hati memang menyatu, Saat kurasakan perih hatiku Sesuatu menyakiti tubuhku Sebuah kecelakaan kecil yang berhasil mencederai kaki dan tanganku Membuat jalanku terpingkal pingkal Sakit.. Tapi tak seberapa Dengan hati yang terlanjur hancur Perih.. Tak akan mengalahkan kepahitan yang hatiku rasa Ku simpan dan ku telan semua siksa sendiri Aku menderita namun nampak bahagia Menjadi yang tegar demi menutupi kerapuhan yang sesungguhnya Entah... Mengapa aku masih saja bertahan Angan memilikimu masih teramat tinggi Membutakan mataku... Menyingkirkan logika Detik ini.. Aku bahkan tak bisa membedakan mana sedih dan bahagia Aku selalu melakukanya diwaktu yg sama Menangis dalam tawa Atau tertawa dalam tangis Begitulah #170417














