Di tingkat awal dimana pada saat itu mata kuliah saya masih terhitung sebagai martikulasi, rata rata mata kuliah tergolong dalam kemipaan, kita refresh tentang apa yang telah kita pelajari ketika SMA dan semua jurusan dalam satu fakultas punya matkul yang sama. Kebetulan ada kesempatan untuk berkenalan dengan geofisika yang difasilitasi HM berupa kuliah lapangan, saya gunakan uang bulanan saya dengan harapan tidak ada kebutuhan dadak atau lain-lain, bulan itu pas banget buat makan tanpa kebutuhan lain-lain. Disini kita diminta memilih 2 metode kemudian akan diseleksi melalui wawancara kira2 mana metode yang sesuai peserta. Saya waktu itu milih metode magnetic sebagai pilihan pertama kemudian AMT. disebab kan kelebihan peminat di magnetic akhirnya saya dilempar ke AMT, tidak masalah, saya perlu kenal kedua nya. Pada kegiatan ini kita ditugaskan untuk mencari struktur dibawah permukaan yang mendukung transfer energi panas bumi. Lokasi di candi umbul, grabag, magelang. Karena disana ada wisata air panas yang merupakan salah satu maninfestasi dari panas bumi.
Kemudian via silabus geofisika ugm kita diwajibkan untuk mengambil sks praktikum non seismic, disini kita diperkenalkan dengan semua metode geofisika yang ada di geofisika UGM, sekaligus mencari sebaran mineral mangan, struktur geologi, dan mencari lapisan air tanah atau aquifer, lokasi bisa dibilang lab nya geofisika UGM yaitu di pacitan jawa tengah, karena dari tahun ke tahun selalu dilakukan disini bahkan titik pun sama dengan tahun2 sebelum nya, karena fokus kita disini adalah belajar, masalah hasil kita bisa lihat tahun sebelumnya sebagai control. Saya disini berusaha untuk meyaring kira2 metode mana yang perlu saya dalami lebih lanjut.
Dilihat dari performa saya ketika praktikum non seismik, saya dimintai membantu memetakan geomagnet untuk mengetahui persebaran pillow lava, ini merupakan kegiatan PKM yang didanai oleh DIKTI. Kita jalankan secara professional, walaupun alat yang kita gunakan punya lab geofis tapi status nya kita tetep sewa dan ada biaya nya dan alat ini kita harus ngantri dengan adek2 yang ingin praktikum, ada juga mahasiswa s1 maupun s2 tingkat akhir untuk keperluan skirpsi dan thesis, bahkan dengan kampus2 lain UPN UIN UNDIP, dll. Selain alat sibuk kita juga sibuk kuliah jadi agar target akuisis tetap terpunuhi kita lakukan hanya di weekend atau bahkan sela2 kuliah. Kebetulan lokasi masih di jogja tepatnya di berbah kali tirto.
FGA nyari geothermal, saya punya tanggung jawab alat yang punya maintenance khusus di cuaca dingin. Saya melakukan manipulasi data dan dengan gentle saya mengakui nya pada saat evaluasi dan presentasi dalam forum. Tanggung jawab saya Data yg saya manipulasi dari siang jam 12 keatas saya hubungkan dengan data kemarin dan data besoknya. Dan kata dosen dan asisten hal tersebut tidak masalah dan kalo bisa jangan diulangi, untung saya melakukan ini pada saat studi belum ada tanggung jawab ke orang dan saya benar-benar mendapat pukulan sekaligus pelajaran.
FC, nyari urat emas yg merupakan mineral hasil dari proses alterasi yang disebabkan oleh intrusi batuan beku, tanggung jawab saya data manager di metode amt, Bersama dengan 9 metode lain nya. VES untuk nyari air (biasanya 10-20 meter ini ampe 50-60 meter) tanah Microseismic nyari PGA amplifikasi kerentanan gempa untuk pembangunan infrastruktur eksplorasi Gravity magnetic Amt Nyati body porfiri (batuan beku) ditemukan anomaly puncak instrusi di kedalaman 300 meter IP VLF SP spesifikasi detail urat mineral. Sama SEG laporan kita di jadiin contoh untuk mahasiswa lain luar maupun Indonesia yang ingin didanai oleh SEG foundation. Ada CSR berupa tanaman untuk mitigasi bencana di titik2 yang kita sudah ukur kerentanan gempa nya. Sama susu, karena biasa nnya kalo csr kita tanya dulu ke perangkat desa, desa ini butuh apa. Juni kita ambil data terus maretnya ada yang nambang illegal di daerah penelitian kita di bukit gupit doi udah gali 7 meter kurang 13-18 meter lagi padahal sengaja kita lakukan di Borobudur agar tidak perlu ada kegiatan selanjut nya (komersial) setelah eksplorasi, murni hanya untuk keperluan akademik.
Ketika kkn, bertemu dengan tambag timah pt timah. Diajari warga langsung nyisir timah dari pasir secara manual yg kemudian d beli pt timah, dapet ilmu baru, gak perlua alat berat atau crusher kita cukup butuh porter dari warga setempat terus kita beli posisi udah kayak pengulak bae, terus ada 1 dusun yang kadus nya kuat, dia bilang pantai di dusun ini gak boleh disentuh, kita punya usaha sahang, fermentasi sahang dan timah ini untuk cadangan kita.
Kenapa Geofisika
Alasan dasar sebenarnya simple yaitu berdasarkan kesenangan aja, berasa ada passion di situ. Karena sejak SMA tiap kali ketemu pelajaran fisika matematika sama geografi itu seneng aja rasa penasaran tibaa2 tinggi pengen tau ini itu, pada akhirnya kelas 3 mulai memikrikan lanjut kuliah, yaudah saya tinggal gabung aja antara geo+fisika jadi geofisika, dan pikiran saya tambah mantep setelah baca2 di kaskus blog dll di internet tentang jurusan ini terutama prospek sampe nama2 perusahaan yang bisa dimasuki. Walaupun ketika udah disana beda dari apa yang dibayangkan, tapi saya tetep bisa menikmati terbukti dari kuliah saya yang lebih 10 bulan, selain karena kecelakaan (KKN Tanrak KerjaPraktek) saya jadi berkesempatan belajar semua penjurusan yang ada di geofisika ugm. Seismic dan nonseismik.
Kondisi menantang
Ketika menjadi amt data manager, jadi pada saat itu sedang diterapkann system baru yang awal nya basis flashdisk menjadi jaringan wireless untuk proses input porses dan interpretasi, disini saya dituntut untuk fast learn (waktu sempit krn butuh waktu ekstra untuk menanamkan system baru ini) mempelajari beberapa perangkat yang dibutuhkan yang selanjut nya saya harus floor kan ke anggota2 saya, disini saya perlu memberi pemahaman dasar dulu masalah teknis gampang, ini penting karena kadang ada orang yang skeptic ini masalah karena mo teknis seefisien apapun kalo orang nya gak paham percuma hasil nya meragukan malah. Kita perlu menjelas kan dulu kenapa system baru ini perlu diterapkan saya bahas minus2 sistem sebelumnya dan plus2 sistem yang baru, syukur2 setelah mereka ngerti kepana segala pertanyaan how alias teknis mereka bisa cari sendiri bahkan bisa jadi sumber ide juga buat kita, tapi untuk trigger kita tetep fasilitasi.
Pengalaman kerja
Asisten lab fisdas, saya anggap ini pekerjaan karna saya disini punya tanggung jawab saya punya prosedur, selama setahun sebelumnya saya diberi matakuliah praktikum fisika dasar 1 dan 2 ditambah ada lokakarya untuk para calonn asisten saya pegang 2 fakultas geografi dan Teknik pertanian
Setelah itu merasa senang mengajar. Pernah ngerasain kan ketika kita punya ilmu atau sekadar informasi terus kita bisasalurkan ke orang yang belum tau menjadi tau dan ngerti, rasanya tuh kayak curhat, apa lagi informasi/ilmu itu emang lagi dibutuhin sama mereka, rasa nya seneng banget entah kenapa. Akhirnya saya dapet info dari Pembina asrama (musyrif) bahwa ada temennya yg lagi rintis bimbel dan lagi butuh mentor. Tanpa piker panjang saya langsung lamar krn mentornya baru sedikit saya jadi megang banyak sampe saat jadwal saya full 12 anak 15 pertemuan SD pkn indo agama mtk main SMP MIPA fisika kimia boil SMA mafi kebagi 2 bimbel dekt kampus sama deket asrama, setiap hari pasti ada porsi untuk kerja tugas laporan ataupun belajar d luar kelas otomatis berkurang. Sampe akhirnya teman2 saya penasaran kenapa setiap kerja kelompok saya suka pamit duluan, waktu itu saya selalu ngeles dengan alasan ada kajian, padahal setelah kajian itu ada jadwal ngajar. Pada titik itu saya sudah kualahan dan akhirnya saya jujur dan pekerjaan ngajar privat saya bagi sebagian ke temen,
Asisten professor, meriksa uas uts UPN UIN UGM, fisika dasar gelombang elektro magnetic seismic isi kuliah untuk praktikum belajar software
Internship PGE di bagian geosains dan reservoir pak tommy monitoring gempa, control stasiun ganti aki ganti memori control posisi proses data nyari event pcik gelombang p/s, data kecepatan dapet koordinat xyz metode awal, mo tau persebaranngya zona lemah, tracking air injeksi untuk control reservoir seisgram, gad matlab dr pge
Krn sempet jadi data maneger di akhir dimintai tolong jadi asisten praktikum adek tingkat di metode yg sama yaitu AMT.
Nunggu wisuda ngelamar jadi guru tahfizh alquran di sdit salman alfarisi sampe desember 6 bulan januari beres2 boyong. Buat sisetem report dan administrasi, Jadi andalan, sempet diaksih kelompok paling berat, tapi akhirnya saya minta diratain dan dibagi. jadi koordnator acara mabit, nambel mentoring. Bahan curhat bos
Skrg kakak dan om rumah tangga. Saya punya keponakan ayahnya di Surabaya dan akan ke riau November bunda nya kuliah jagain rumah, ada 3 adik sd smp sma anter jemput sekolah, ibu sibuk majelis taklim paud komunitas pengusaha belanja kadang juga bantu2 design photo/poster/brosur kegiatan nnya saya bisa AI photoshop corel, wakilin arisan, Pokoknya asisten IRT, masak nggak paling kebagian manasin sama masak nasi ya Alhamdulillah walaupun di rumah tp tetep bermanfaat. Cari kerja tretep saya selama ini pakek 5 platform line telegram eccugm jobsDB jobstreet, terus dikit2 belajar programing lg ngambil course online pyton sama toefl yg gratis2 lah.
Kelebihan
Eksekutor, contoh nya pas kkn. Saya banyak ngerjain kerjaan temen2, kkn saya kkn ngikut bareng anak2 dari fakultas hokum, mereka banyak n ribet banget ngomong konsep, ketika itu saya hanya denger dan narik kesimpulan dr diskusi itu kira2 apa yang bisa dieksekusi, besok eksekusi lapor terus mereka diskusi lagi, pokoknya jalanin aja, kadang perlu keterpaksaan, kadang kita kalo kerja suka liat ini udah berapa persen oh sekian untuk ngeliat skala prioritas lanjut saya pernah gitu dan saya merasa ada yg salah karena ini misi sosial bukan masalah performance atau kognitif, kemudian untuk selanjutnya saya gak ggitu lagi pokoknya kerjain ujug2 selesai, biasa kalo lagi baca atau nulis. Pokokya doing is best learning dah.
Fast learn, karena banyak mau tau (kalo kelebihan bisa jadi terlalu observant, apa yang orang lain kerjain pengen tau aja), pertama karena ada yang harus diketahui/dipelajari krn masuknya udah ranah tanggung jawab, kedua ada concern di situ, ketiga mau bisa dari mau bisa saya akan lebih gigih saya banyak melakukan self assessment krn secara praktis sudah kebayang contoh pas belajar metode geofisika untuk yg abstrak2 kayak fisika matematika saya lebih ke concern. Saya selalu kembangkan pertanyaan dengan why n how. Kadan belajar aja udah entah kepake atau nggak yang penting waktu yang diberikan udah saya pertanggung jawabkan dgn belajar tsb.
Gigih, ketika masuk IC yang punya beasiswa full plus asrama, saya mulai belajar TPA personalitis awal kelas 2, saya termotivasi kakak saya yang udah masuk sana, saya minta buku2 piskotes bekas dia dan saya bawa ke pesantren ada 4 buku, verbal gambar matematika sama personnaliti. Itu buku saya bawa kemana2 krn nyari tempat sepi, selain itu saya diuntungkan sama keadaan jadi pada saat itu porsi untuk anak pesantren 70% plus test nya ada test Bahasa arab nya yang saya udah banyak pelajari di pesantren. Alhamduliiah juni 2011 temen saya tiba2 kerumah hanya untuk gabarin kalo saya lolos, kemudian sekeluarga pastikan pake internet kabel telpon sekaligus nyari info2 selanjutnya.
Gigih, ketika UN SMA saya punya target 10 mtk n fisika, waktu saya rela begadang untuk ngejar 100 soal dlm 5 hari, saya puny acara unik waktu itu walapun saya bukan orang yg rapih ya, jadi kalo saya udah ngantuk atau stack, saya nyari achievement lain. yaitu saya nyapu ngepel pokoknnya beres2 kamar walaupun bukan piket saya, jadi begitu temen sekamar bangun pada kaget, terus mereka jadi semangat untuk bangun n shalat shubuh. Lebih enak kalo beres2 pas mereka tidur, kalo sore gitu pasti dicibirin males jadinya. Begitu juga pas siap2 snmptn masuk ugm Cuma posisi di rumah, bukan lagi temen2 kamar yg kaget tapi keluarga
Inovatif. Waktu saya jadi guru tahfizh ada masalah sama salah satu tim yang kebagian mejadi admin, tugas nya yang simple yaitu nge recup per pekan, Cuma gak dikerjain-kerjain suak di tumpuk sebulan, akhirnnya ngaret, padahal atasan saya punya tugas presentasi juga ke komite, dia ini punya tanggung jawab Cuma ngambil tanggung jawab lain, jadi pas lagi di tagih tanggung jawab a dia alesan ada tanggung jawab b selalu gitu, saya merasa kurang pantes kalo tiba2 nyuruh ayo dong isi gitu kan, akhir nya saya punya ide memanfaat kan fitur google yg biasa saya gunakan juga saat kerja tugas dikuliah, jadi saya buat spreadshhet online, saya minta email satu tim, saya kasih izin akses, jadi yang nge rec up kita semua. Saya juga buat proses data di situ, jadi begitu input data langsunng keitung rata, trend nya, performa kita, terus udah berapa persen dari target, grafik udah ada. bisa ketawan anak yang perlu perhatian lebih mana aja, sehingga atasan saya hanya perlu membaca dan buat ppt aja.
Inovatif. Bisa dibilang ini skripsi ngejar lulus, terpaksa say abaca literature setengah hati. Kemudian saya nemu cara gimana supaya lebih niat, saya selipkan concern saya di TA ini, jadi kebetulann saya punya ketertarikan sama pemograman, setelah cari2 saya nemu latex, jadi ini program pengganti word, tapi pake listing gak Cuma ngetik, dan alhamdulillah nya dekan saya pernah buat templatenya khusus untuk skripsi saya akses lewat github kemudian saya banyak belajar dari contoh templatennya
Inofatif. Data maneger amt pake wifi gak pake fd lagi, lagi2 berangkat dari masalah. Kalo flashdisk virus ilang kadang gak kebaca, slot usb laptopnya rusak, bayangin 1 metode itu ada 3 laptop akuisisi prosesing sama interpretasi metode ada 10 total 30, 30 laptop komunikasi pake flashdisk colak sana colok sini. Sangat sangat tidak efektif. Akhirnya diusulkan pake dua router untuk membuat jaringan, gak perlu lagi mondar mandir colok flashdisk dari sana kesini.
KEKURANGAN
Mengutarakan ide. Kalo ada pendapat atau ide selalu bisa dipatahkan sendiri, makanya walaupun sulit dalam menyampaikan ide saya senang diskusi, senang sekali kalo ada silang pendapat, kebanyakan saya lebih untuk mendengar kan, dari situ saya bisa ambil jalan tengah. Contoh pas diskusi tentang pemiliahan coordinator pusat dewan perwakilan mahasiswa, posisi saya waktu itu ada di sayap kanan. Iya kalo di kampus saya ada sayap kanan dan sayap kiri, dari kitu punya masing2 kandidat, sebenarnnya untuk penentuan coordinator ini bisa cukup dengan musyawarah, yg dari kita itu udah angkatan atas banyak pengalaman tapi sibuk, terus kandidat lainnya muda potennsif tapi kurang pengalaman. Jadi selama diskusi Cuma muter2in 3 variabel itu kesibukan pengalaman sama umur yang akhir nya gak berujung. Disitu saya banyak denger silang pendapat dan pada akhirsaya patahkan dengan pendapat bahwa 3 variabel itu gak ada kalibrasinya, gak bisa jadi tolak ukur karena kita gak bisa nyamain titik nol kesibukan antara 2 atau bahkan 3 orang. Saya langsung usul voting aja. Lebih demoktratis.
Penampilan. Kalo ini gak bisa dipungkiri, karena pendapat saya terima dari orang2 di sekitar saya, dan saya juga merasa cukup aja gitu, pake aja yang ada, dari SMP saya jarang beli baju, baju saya update dari turunan 3 kakak saya, itu cukup banget, bisa2 pakaina anak 1 sampe ke 5. Untuk masalah ini saya cukup siasati dengan cuek, jadi mohon maaf kalo ketika liat penampilan saya kurang nyaman heheheh
Memori pendek. Sulit ngapalin jalan, kalo di gedung baru banyak ruangan n jalan saya kadang tersesat.
Mudah terdistorsi. Tapi kalo udah konsen/fokus gak bisa diganggu. Kan butuh proses untuk konsen, nah pada saat proses itu sebelum fokus saya masih muda terdistorsi, kalo lagi nulis belum ngefeel buka chat fb utube dll.
Opurtunis. Latar belakang karena banyak kelas kosong. Waktu pertama kali ukt diluncurkan saya buat jadwal kuliah padet, saya ambil 24 sks, terus liat matkul temen yang lain, pokok nya semua matkul yang ada di semester itu saya catat semua jadwal nya sampe2 setiap hari dari jam 7 sampe jam 5 itu keisi, kadang dosen kelas saya gak dateng saya bisa lari ke kelas lain. Kenapa yang pas dosen kosong saja? Kebetulan asrama saya jauh mending jam kosong yang gak ada jadwal kuliah saya isi jadwal kuliah teman yang lain
Pekerjaan tidak sesuai rencana
Ketika pas jadi amt data manager. Saya udah buat plan dengan melakukan berapa simulasi sebelumnya. Dalam kurang lebih sehari kita bisa dapet sekian data, sehingga dalam 10 hari kita bisa cover data sekian banyak. Tp di hari pertama ada kendala medan ditambah dapet GPS yang rusak. Waktu banyak habis untuk tracking daripada akuisisi sehingga ada utang untuk hari selanjutnya. Namun hari selanjutnya ada masalah lagi krn ada aki yang bocor, tapi bisa kita akali dengan pinjam aki motor salah satu teknisi yang stanby. Tapi di hari itu kita gak bisa bayar utang hari kemarin Cuma mencapai target hari itu saja. Disini saya ngeloby teman sekelompok saya untuk mengorbankan hari istirahat, karena hari itu kita juga harus rec up data. Tapi sebagian besar saya bisa yakini untuk ikut, dan setelah dapat izin untuk tetap ke lapangan ambil data alhamdulillah nya di hari itu kita justru melebihi target. Tapi pengorbanan selanjutnya tetap berlanjut di hari terakhir saya gak mandi dan gak tidur sama sekali, temen2 kelompok saya saya gilir tidurnya supaya semua laptop tetep bekerja, karena kita harus recup data dari hari pertama olah plus buat presentasi, untuk bisa menncapai itu semua saya sampai minta laptop tambahan ke anggota yang bawa secara pribadi.
Memimpin Tim
Leader untuk acara seminar energi nasional tentang energi, salah satu program kerja ikatan lembaga legislative MIPA se indo walapuun anggota nnya pada saat itu baru sampe jawa aja. Dan saat itu jogja sbagai salah satu anggotanya menjadi tuan rumah ada UGM sama UIN, nah untuk ugm diamanahkan untuk semnas ini, waktu itu kita bisa ngundang dprd jogja komisi c sama ketua bappeten. Menarik krn ini pengalaman pertama dan ngubah pandangan selama ini tentang seorang ketua, dulu sebelum pernah jadi ketua (PDD PERKAP ACARA) ngeliat ketua tuh kayaknya gampang banget tiggal nyuruh doang. Tp ketika sudah di posisi ketua ternyata gak gitu gak gampang, ketua itu harus mikirin semuanya, kita gak bisa nyuruh gitu aja tanpa ada saran atau minimal kita tau apa yang kita suruh, missal nyruh sie acara buat rundown nah kita harus punya gambaran nya dulu dsb. Waktu itu saya sempet kesulitan krn pertama kali jadi ada kaku sama di anggota saya ada yang lebih tua jadi agak segan tp ternyata gak masalah, karena saya sudah merasakan disuruh2 sama adek tingkat that’s ok pas PASCAL
Pekerjaan yang tidak sesuai prinsip
Ketika bekerja sebagai guru tahfizh di sdit saf, atasan saya punya metode buah hasil dari thesisnya di theologi UIN. Jadi bisa dibilang masih tahap uji coba/ambil data jadi masih strike sama terget. Ini yg dijadikan objek siswa sd mereka punya potensi masing dan berbeda beda gak semua anak bisa nerima metodenya begitu aja. Ketika itu saya punya prinsip ini sejak saya jadi guru les yang penting anak bisa kita buat happy belajar aq walaupun target belum terpenuhi, tapi saya maklum juga sih beliau juga punya tekanan dari walimurid jadi mau gak mau target lah yang paling otentik untuk dibuktikan. Tindakan saya disini saya ambil jalan tengah supaya anak senang dan metode dia tetep jalan target juga terpenuhi dengan cara ngorbanin waktu anak2 yg punya kemampuan lebih ke anak2 yang kurang, dengan begitu distribusi target jadi normal yang atas gak over dan yang bawah tidak terlalu tertinggal. Pengalaman ketika bertanggung jawab sebagai guru. Ukuran hasil tidak melulu masalah nilai akhir siswa, ketika siswa senang belajar tentang subjek yang saya ajarkan itu sudah cukup menjadi tolak ukur bahwa pertanggung jawaban saya berhasil.
Menang esay
Lagi galau nunggu proposal diterima, TA tentang geothermal dengan metode gempa mikro. Terus liat di twitter bahwa UI ngadain lomba essay ttg geothermal, ini tepat bgt buat pelarian saya sambal nunggu email balasan TA untuk dapetin data, tapi saya mau luasin lagi wawasan ttg geothermal, waktu itu saya nyari lomba2 sebelumnya yang berkaitan ttg energi dan ketemu lomba dari pertamina atau esdm yang kebetulan ngumpulin nya tinggal disubmit di web. Dari webnya itu saya filter yang ada geothermal nya terus saya kumpulit edit dan jadiin booklet untuk saya baca2, terus booklet sama pengumuman lomba saya share di group angkatan sekalian nyari temen. Singkat cerita saya kumpulin sebelum deadline terus kembali galau. Sambil nunggu hasil Saya ikut beberapa kelas akademi berbagi jogja ttg public speaking, gambar design, pernha juga engineer kapal dari india sharing, dll. Akhirnya dateng pengumuman agar peserta dianjurkan ikut seminar nya juga terus sekalian buat ppt nanti kalo menang presentasi disana, waktu itu saya pasrah aja, paling gak menang, sambal mikir saying duit ke UI Cuma buat sehari. Seminggu kemudian saya di PM sama panitia via wa agar segera ngirimin ppt nya karena saya juara dan akan presentasi, saya kaget krn dr awal gak berharap yaudah saya buat dalam 1 hari, dan saya latihan ketika perjalanan di kereta sambal edit2 dikit. Alhamdulillah ternyata menang juara 3
SKRIPSI
Tentang siesmik, data sekunder dari p3gl bawahnya esdm litbang energi & sumber daya mineral yang saya dapet melalui dosen, untuk lokasi sesuai trend eksplorasi yang lebih mengarah ke timur dan laut dalam yaitu di perairan misool papua barat, saya melakukan Teknik prosesing yang bertujuan untuk refining dan denoising, bicara ttg noise offsore seismic punya noise special yaitu multiple yang hadir karena ada kontak antara permukaan air dan udara dimana indeks bias nya beda jauh, energi terperangkap, diakomodasi dengan mantulin lagi kebawah jadi source baru jadi ada pengulangan refleksi. Yg tadinya 3 lapis bisa jadi 6-7 lapis kita harus ilangkan, dan ngilangin nya gak bisa pake cara biasa, karena ini termasuk noise yang koheren. Saya pake kombinasi 2 metode SRME yg dilakukan secara matematis, disini kita membuat simulasi dari data kita untuk ngedapetin noise, terus direduksi. Terus cara kedua pake transformasi radon. Dari x-t yg udah di normalisasi (move out) ke intercept time-p. 5 line saya kerjakan, ada prepocecing (muting bandpass fk TAR deco, velo buat srme)banyak parameter nya. Kolom air laut 800ms (1800m/s), formasi tanah 800-3200ms(2600 m/s), litologinya sedimen ada pasir kerikil, limestone, sama sisa2 tumbuhan. Yang nguji thesis nya ttg metode ini jadi banyak saran dan banyak revisi, beliau buat sendiri pake pyton saya udah coba minta untuk diaplikasikan di skripsi saya tapi kata beliau gak kompatibel karena yg dipake baru bisa data sintetik
Agak takut lulus Karenna liat kaka2 angkatan yang nganggur atau nyebrang atau lari s2. Awalnya punya ide sendiri, sesuai minat ada dasar, punya bayangan n referensi, cepet kelar. Sofwarenya juga ringan (saya punya laptop buluk) walaupun data nya banyak, kurang data sebenernya pake data kp bisas tapi kurang banyak kalo buat metode lanjutanya saya butuh katalog gempa nya langsung. Kesulitan pas ta bener terjadi, setengah hati sama sekali gak ngerti sampe2 saya nyelinep kelas praktikum adek angkatan untuk belajar softwarenya dibantu latex, data gede dan butuh super computer, sampe akhirnya rebutan computer lab sama adek sama orang di pse pakek timeviewer dateng pagi minta kunci di TU bisa lembur sampe malem ada kaka yg ngerjain proyek dosen jadi bisa nimbrung
NO MATTER, What happened to you in your past, you are not your past. You are the resources and the capabilities you glean from it, and that is the basis for all change.
eaaaa... ada yang curhat (Pis min :) )
ayosehatnet:
Ya iyalah
Masa kaya gitu ditanya…
Kemajuan teknologi harus bisa dimanfaatkan di berbagai bidang namun tetap bidang yang positif…
Salah satu terobosan yang paling ditunggu sebenarnya sih ini konsultasi kesehatan online gratis menggunakan smartphone atau web…
Yup dengan menggunakan kedua sarana ini nantinya sih tanya jawab kesehatan bisa lebih mudah dan murah…Kita g harus datang ke rumah sakit atau klinik cuma buat nanya hal sepele…
Kita akan datang ke rumah sakit ketika memang kita sudah konsultasi dengan dokter di apps itu atau di web
Tidak selalu orang pergi dari sesuatu karena ketakutan atau ancaman. Kita juga bisa pergi karena kebencian,kesedihan ataupun karena harapan.
#JUMPVELLERS #INDOTRAVELLERS
Lokasi : Pantai Sadranan, Gunung Kidul ,Yogyakarta
Tyger tyger. Burning bright, in the forests of the night. What immortal hand or eye could frame thy fearful symmetry? In what distant deeps or skies. Burnt the fire of thine eyes
Rigsby and Van Pelt are in bed at night, when first Rigsby, then Van Pelt get a call saying that they've got a case. Shortly after, Jane gets a call from Bosco saying he has something to talk about, but wants it to wait until he gets back to the office.
In a memorial, there is a Caucasian male, naked, shot at close range to the head, yellow roses on his genitals, and his temperature is less than the surrounding temperature. The coroner , Marcia Wallace, studies the body as Jane, Cho, Rigsby and Van Pelt look on.
Back at the headquarters, they find two CBI agents shot and killed, and Bosco unconscious with a shot to the abdomen.
Lisbon desperately performs first aid on Bosco as Cho begins a lockdown. Medics come, and Lisbon briefly flashes back to 24 hours earlier when she had a friendly interaction with him, before being jarred back to the present where Bosco's on a stretcher barely breathing.
Lisbon washes the blood off her hands, face, and shirt, and starts following leads. She asks Rebecca, Bosco's team's secretary, about anything unusual, but she said it was just a normal day. Though she does say that the team was getting very close to making a bust on an Armenian drug cartel.
Rigsby joins Van Pelt and a security guard looking at video recordings, but someone has broken through the firewall and deleted about 30 minutes of video.
Jane asks if forensics has the prints off the naked dead guy yet, and after Rigsby calls forensics, he finds that the victim was Towlen Morning. Jane goes to Towlen's office in the hospital, and finds music playing, Hicks dead, and Red John's trademark on the wall.
Outside of the CBI headquarters, Minelli gives a press release about what happened. After a reporter asks him "how he feels", Virgil Minelli loses it it and starts actually talking candidly to the media.
Back inside, Cho finds that Bosco had, a few days prior, called a Clovervill cop, who had found a dead body during a building renovation project. It's the body of Carter Peak, a murder that was unlike Red John's 14 other murders, and was possibly one of Red John's mistakes.
Jane and Cho drive over to Clovervill to get the body and any evidence, but when they get there, the coroner checks the freezer, and the body is gone. He checks the log, and sees that someone named "Agent Rojo" took the body and evidence on behalf of the CBI at 2:15 AM be the night before, before the murders. When asked for a description, the coroner says it was a woman with dark hair, olive skin, kinda dumpy, and clicking heels. It's Rebecca, the secretary. Cut to the hospital where she's carrying balloons to Bosco's room, and takes out a silenced pistol to finish the job. But Van Pelt and Lisbon stop her. At the same time, Bosco wakes up.
Rebecca is taken back to the CBI headquarters in handcuffs, ankle cuffs, and chains. There, Patrick Jane spends several minutes just looking at her in silence, before they start talking. Jane does his typical cold-reading and tells Rebecca about her past, her feelings and how Red John made her "strong, made [her] feel proud of that darkness... gave [her] life meaning and made [her] feel love." She replies "You are very much like him, you know. The way you look at people and see right through them -- that's just spooky."
Jane tries to explain that RJ is using her, and she says
"You are so wrong... He's a very good man. He's on a mission. For love... and enlightment. Don't you see? Without death there is no life. And without darkness, there is no light... until your daughter and wife were killed you were living an illusion... Red John opened your eyes, and now you see the world for what it truly is."
She also said that Red John thought Jane would understand why he had her kill Bosco's team; not because they were any threat (after all, she had already destroyed the Carter Peak evidence), but because Red John misses Jane, and also, he knows Jane wants to get back on the Red John case. But, she stops short of telling Jane anything about Red John. Jane says that she will talk, eventually, when she realizes all the terrible things she's done.
He says, "When you go to sleep tonight, think about how you're nothing but a tool to Red John, and that he's just using you." But, as the viewers know, and probably Jane knows too, the last people that came close to giving too much information about Red John ended up dead before the day was out.
Red John is even quicker than usual to eliminate Rebecca, and pricks her with poison on the way out of the building, making her fall down dead in seconds.
Magnetotelluric (MT) surveys utilize naturally-occuring, time-varying electromagnetic (EM) fields recorded at the surface to determine subsurface electrical resistivity structures
Temperature, Porosity, and Fluid content, as well as Hydrothermal alteration, have significant effect on patterns of subsurface electrical resistivity. THEREFORE, MT is well suited for imaging the different part oaf a Geothermal system, and is accordingly one of the most utilized geophysical techniques for identifying susbsurface structure in geothermal reservoirs
Informasi tentang CAREER DAYS UGM 15th gw dapet dari temen seprodi gw. Awalnya sih gak tertarik, soalnya waktu itu lagi asik-asik nya ngerjain tugas kuliah yang numpuk alias sengaja ditumpuk :) . Gw gak mau ngelepas pikiran ke hal lain sebelum tugas kuliah gw ini selesai. Dan Alhamdulillah, semua tugas gw selesai di malam ‘itu’, dimana besok siang nya oprec panitia CAREER DAYS UGM 15th bakal ditutup. Tugas selesai sempet mindless bentar eh keinget lagi sama Oprec CAREER DAYS UGM 15th, malam itu juga semua persyaratan yang gw tau dari facebook selesai kecuali motivation letter yang baru jadi kerangka nya doang. Sempet pesimis lagi karena besok kuliah padet, apa bisa motivation letter gw kumpul kerangkanya doang alias masih dalam bentuk poin-poin gitu? Eh tapi, setelah liat jadwal lagi ternyata masih ada celah 1 jam buat nyelesaiin persyaratan yang satu ini, ya okelah. Abis kuliah gw langsung cabut ke Lab Geophysics Instrumen Club, kebetulan waktu itu gw gak bawa laptop, terpaksa gw pinjem PC nya GIC. Begitu kelar gw langsung bertolak ke kantor ECC, karena pertama kali gw kesana ya, gw ditakdirin muterin stadion Kridosono sampe 3x sambil kebingungan nyari gang krasak. dan Alhamdulillah lagi deh, karena masih dikasih 'kesempetan' ngedrop berkas ke kardus oprec CAREER DAYS UGM 15th nya ECC.
Pengumuman Panitia CAREER DAYS UGM 15th
Sebenernya di hari pengumuman gw lupa kalo hari itu hari pengumuman. Tapi pas kelar kuliah gak sengaja gw liat temen sekelas gw buka laptop, booting windows 7 Ultimate, connect ugm-hotspot, buka Google chrome, login email ugm, trus buka website ECC. Sambil “oh ya” di dalem hati gw langsung nimbrung di layar laptopnya.“kamu daftar CAREER DAYS UGM 15th gan (nama disamarkan) ?” , serobot gw.“yes lolos jadi pemandu tes gw nal!” , jawabnya. Hmmm…., gitu. “eh gw juga daftar nih gan, liatin nama gw dong, di barisan LO“, sekitar 5 detik dia jawab “ada nih nal!” dan dia langsung ngajak gw salaman. sip dah, begitu tau pengumuman panitia CAREER DAYS UGM 15th entah kenapa hari itu mendadak cerah :D. Setelah kejadian di kelas itu gw langsung bersyukur via shalat Dzuhur. Terimakasih ya Allah…
~ Dengan begini mulai hari ini, gw resmi jadi panitia LO CAREER DAYS UGM 15th. ~
KESAN
“ Bahagia banget bisa gabung di kepanitiaan CAREER DAYS UGM 15th . nambah stok temen keren yang bisa diajak ngobrol ”
“ Pertama kali ikut panitia yang se – Professional ini. Kayak briefing untuk waspada gempa itu lho, gak nyangka aja. Keren ! ”
“ Pelatihannya juga asik, terutama yang service excellent sama Intro dari pak Nurhadi, gw belajar banyak banget waktu itu ”
“ Berasa Super beruntung di plot ke Mega Platinum alias Pertamina :) Kenang-kenangan dari mereka banyak banget, di hari H makmur ‘tenin’ , rekan se – booth jangan lupa foto2 nya yak, hehehe”
PESAN
“ Yang jadi LO kemarin harusnya gak menyulitkan para Jobseeker, soalnya gw nemu rekan se booth yang lagi ngelayanin dan hampir nolak jobseeker tiba - tiba dipotong sama officer, officer nya bilang ke jobseeker, ‘gapapa kok mas,dicoba aja’ “
“ Mau ingetin sekali lagi sama ASEAN Single Community bro/sist. Sekarang saatnya kita berpikir bagaimana kalo kita yang jadi mereka (Jobseeker) di tahun 2015 nanti, mudah-mudahan jalan career kita dipermudah ya, Amiin “
“ Sayang aja sih sama suara project leadernya, amplitido pita suaranya kurang gede mas , ora krungu aku. Apalagi pas geladi bersih mas hehehe … “
Di kampus, formulir beasiswa pada umumnya suka nanyain tentang pernah nggaknya kita dapat beasiswa sebelumnya. Terus kalau pernah, ada kolom yang nanyain berapa besar beasiswa yang diterima per bulannya.
Saya nggak tau itu kolom diisi sama beasiswa yang pernah diterima semasa kuliah apa boleh dari dulu-dulu jaman sebelum kuliah. Pertama saya ngisi form itu adalah saat masih maba yang belum pernah dapet beasiswa di kampus. Terus saya kepikiran, dulu di IC-yang notabene beasiswa dari masuk sampai keluar- kalo diuangkan per bulan berapa besar, ya? Beasiswa selama di IC jaman saya dulu *aduh berasa udah lama banget* dari mulai
uang masuk (uang pangkal), seragam, asrama, makan 3x sehari, SPP perbulan, suplemen (semacam makanan bergizi kayak susu kotak, telur rebus, kacang hijau, atau kue-kue basah dan sejenisnya) tiap sore, buku pelajaran, biaya study tour, berobat di poliklinik
,
dan lain sebagainya. Meskipun karena beberapa pasang surut pernah juga untuk suplemen mesti bayar (yang mau aja jadinya). Tapi overall, biaya kami perbulan sudah ditanggung. Kami tak perlu repot-repot bayaran. Dan tanpa tahu berapa besar biaya SPP saya—SPP kami setiap siswa IC— per bulan.
Kemudian, pada suatu kesempatan saya memberanikan diri untuk bertanya pada salah seorang guru. Saya menanyakan berapa nilai beasiswa IC jika diuangkan perbulan.
Kemudian guru saya jawab apa? Guru saya menyebutkan angka yang bahkan lebih besar daripada uang kuliah saya persemester (sengaja nggak saya cantumkan angkanya di kutipan kata-kata di bawah). Saya garis bawahi,
angka beasiswa IC per bulan yang bahkan lebih besar dari uang kuliah saya per semester.
"Perbulan nya zaman kamu di angka: *sekian* (sekarang sudah lebih). (Monggo dikali 3 tahun) belum termasuk uang pangkal. Beruntung dan alhamdulillah, itu juga sangat berarti bagi orang tua. (Jujur saja: kami guru karyawan, yang pada punya anak, ingin juga anak-anaknya menikmatinya seperti anak-anak orang lain. Dididik ditempa sedemikian rupa. Apa daya belum seberuntung kalian. Malu rasanya kalau mau diungkapkan lebih jauh). Bersyukur kepada Allah, bersyukur sepanjang waktu (kata opick)."
Apa yang saya rasakan saat itu? Sedih, terharu, campuraduk jadi satu. Sedih rasanya ketika menyadari bahwa guru-guru kami yang selalu penuh dedikasi itu, orang-orang terdekat kami itu bahkan bisa jadi ketika mengajar juga berharap putra-putri kandungnya juga ada di salah satu bangku di antara bangku kami. Para karyawan yang melayani kami sepenuh hati, memperbaiki keran rusak—atau fasilitas lainnya, menuangkan porsi sayur dan lauk ke nampan-nampan makan kami, mengobati kami di poliklinik, mungkin berharap anak-anak kandungnya dapat menikmati fasilitas sekolah dan asrama, serta betapa menyenangkannya sekolah di sini. Maka ya Allah, nikmatMu yang manakah yang pantas kami dustakan?
Sedih juga karena rasa-rasanya saya belum bisa jadi alumni yang membanggakan buat IC yang membawa hasil didikan super mereka dalam bentuk prestasi yang membanggakan. Masih jadi alumni yang biasa-biasa aja. Prestasi itu salah satu tanda syukur. Prestasi juga tanda terima kasih. Ah, Bapak Ibu guru dan karyawan, maafkan saya... :"
E"MATATTA-Every story ends with glory"
Dear teman-teman alumni IC di manapun berada, selalu ada harapan yang terbit ketika Bapak Ibu guru kita mengajar. Kala pagi berangkat mengajar, kala menyampaikan materi, kala meninggalkan kelas saat kita biasa ulangan harian, kala mendatangi asrama untuk membantu menerangkan kembali apa yang masih kita bingungkan. Ada harap yang terus terbit yang boleh jadi mereka lantunkan dengan ikhlas di setiap doa. Tentang perilaku kita, tentang perangai kita, tentang suksesnya kita. Juga ada harapan dari para karyawan yang melihat poster peserta OSN dipajang besar-besar di depan gedung sekolah, melihat medali serta capaian-capaian madrasah kita, berharap agar kelak kitalah kelak yang akan membawa perubahan pada bangsa.
Maka rasa-rasanya jahat sekali kalau kita berubah jadi lebih buruk daripada saat di IC dulu. Memang tidak ada sekolah yang menjamin lulusannya akan sangat baik di luar. Pesantren seagamis apapun. Tapi kalau ingat bahwa dedikasi serta keikhlasan para guru semasa kami di IC, para karyawan yang setiap hari membantu merawat fasilitas, memasakkan makan, serta melayani setiap hari, ah, mana tega... Bapak, Ibu, saya rindu.... :"
Pak, Bu, seperti yang selalu kami lantunkan depan ruang guru saat 25 November menjelang,
Tanpamu, apa jadinya aku..."
Semoga rahmat dan kasih sayang Allah selalu ada untuk Bapak dan Ibu semua. Ilmu-ilmu ini amal jariyah kalian, Pak, Bu. Kesetiaan kalian dalam melayani kami, biarlah jadi teladan bagi kami semua. Biarlah kami akan jadi saksi kebaikan Bapak dan Ibu di hari akhir kelak. Semoga keluarga besar IC dikumpulkan semua di SurgaNya, ya Pak, Bu. Aamiin
untuk IC, yang entah bagaimana selalu berhasil membuat rindu
by FHA Jogja, 27 Maret 2014 22.30