13022000 (FDY)
Ingatkan kamu saat pertama kali menggenggam tanganku. Beralaskan rumput, berselimut langit malam penuh bintang. Kita berdua terjaga. Kita berdua bahagia. Dipelupuk mataku, kenangan itu masih terlihat dengan jelas.
Perhatianmu, perlindungan dan tatapanmu. Bisakah aku merasakannya lagi. Bisakah menetap saja untuk selamanya. Bukan ini yang aku mau, bukankah sejak awal kamu yang menginginkan aku? bukannya semua kamu usahakan untuk aku? Disaat aku ragu kami coba yakinkan, disaat aku melemah kamu coba luluhkan.
Sampai akhinya,setelah kamu memutuskan untuk pergipun, tidak ada ayng mampu menggantikan isi hatiku. Tidak ada lagi yang bisa kucinta setulus ini. Entah mau sampai kapan aku akan merasakan ini, aku terlalu mencintaimu.
Mungkin ini bab paling egois yang aku tulis tentang dirimu. Bab dimana aku ingin hanya aku saja yang ada di duniamu, Aku ingin hanya ada aku yang ada dalam hari-harimu.
Aku tahu, berharap padamu pun sesuatu yang tidak mungkin, tapi bolehkan kali aku yang mengusahakanmu lewat doa? lewat cara-caraku untuk membuatmu bisa kembali? bukankan ini waktunya untuk aku memperjuangkanmu seperti semestinya?








