Kita terlalu dekat sehingga kita tidak bisa melihat satu sama lain
Misplaced Lens Cap
occasionally subtle

Origami Around

if i look back, i am lost
taylor price

oozey mess

Kaledo Art

roma★
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
todays bird
Cosimo Galluzzi
Game of Thrones Daily
Show & Tell

tannertan36

#extradirty
ojovivo
Peter Solarz
Keni
will byers stan first human second
seen from United States

seen from Australia

seen from Australia

seen from Malaysia
seen from Brazil
seen from Ecuador
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Venezuela
seen from United States

seen from United States
@esterdier
Kita terlalu dekat sehingga kita tidak bisa melihat satu sama lain
Kalau memang aku membenci seorang manusia, kenapa malah hubunganku dengan Tuhan yang harus dikorbankan?
Aku sedang ingin kacau
Aku sedang ingin keputusanku membuat semua rencana berantakan
Aku sedang ingin meninggalkan barang di mana saja
Aku sedang ingin melupakan hal yang penting
Aku sedang ingin datang terlambat pada sebuah janji
Aku sedang ingin mengacaukan hidupku
Agar aku merasa tidak kacau sendirian
kita adalah semangat yang seperti sesisir pisang kubeli saat kita ingin hidup lebih sehat, namun berakhir busuk di tempat sampah
Semoga Allah selalu memelukku agar aku tidak jatuh dan jauh dari Nya
Awal tahun ini dapat hadiah dua tumor jinak di payudara. Awalnya biasa aja, karena belum berasa khawatir dan belum kepikiran karena ya kan jinak ya... hehe... kata dokter disarankan untuk diangkat, tapi entah kenapa gua gamau. Terus dikasih tau bibi gua yang penyintas kanker : "coba benerin pola hidup dulu, dari benerin makan". Akhirnya pergilah aku ke cece sinse obat herbal dan akupuntur. Dikasih beberapa obat dan dikasih pantangan. Banyak ya pantangannya ternyata. Jujur yang bikin frustasi itu pantangannya, ga boleh makan yang digoreng, daging merah, santan, yang mengandung susu, olahan tepung dan lainnya. Susah ternyata, udah susah makan anaknya, jadi makin susah. Kalau di rumah terus okelah, tapi gua juga ga suka masak orangnya. Kadang sebel banget kalo udah laper tapi inget gabisa makan ini itu dan harus masak sendiri dulu. Frustasi sih lebih tepatnya kayak kesel banget pengen marah-marah sendiri. Yaa... tapi mungkin hikmahnya adalah gua seperti dikasih alarm sama Allah buat benerin pola hidup, benerin makan, benerin hati, benerin fikiran supaya lebih tenang, lebih menyayangi tubuh... yang cuma titipan ini (: Sekian.. udah lama ga nulis di tumblr sekalinya nulis curhat wkwk
Home
Tiba-tiba iseng untuk keluar kota, ke jakarta lebih tepatnya. Tapi di tengah jalan kita sadar belum tau mau nginap di mana hahaha. Akhirnya bertamu untuk kesekian kalinya ke rumah Dinda dan Wahid yang sangat homie 😌
sunny but glomy
Busy morning
Sayang, kamu sibuk memberi oranglain payung sedangkan kamu kehujanan
terkadang orang yang paling dekat adalah orang yang paling jauh
Lelah dengan diri yang banyak maunya,
Dan berujung selalu kecewa
Maunya gamau apa-apa,
gapapa
Aku mau disayang Tuhan aja :"(
Aku penakut, takut mencoba lebih tepatnya. Tapi kalau udah memulai sesuatu bakal susah berhentinya.
Beberapa tahun lalu saat Ijal baru saja sampai Russia, aku pernah memaksanya mengisi tes kepribadian yaitu mbti. Aku yang saat itu adalah penganut mbti (sekali), sangat penasaran apa kepribadian Ijal menurut mbti. Seperti biasa aku selalu memaksa Ijal untuk melakukan sesuatu, dan ijal akan seperti biasa menolaknya mentah-mentah. Dan aku ingat saat itu dia bilang “Buat apa gua isi tes itu? Kalo lu pengen tau tentang gua ya cari tau ke gua langsung, observasi gua, kenali gua lebih dalam. Gua yakin lu lebih kenal gua, lebih tau kepribadian gua daripada mbti itu.”
Waktu itu aku mengejeknya kolot, batu dan susah dikasih tahu. Tapi beberapa lama setelah itu aku mengiyakan omongn Ijal. Kalau aku ingin mengenal seseorang, ya seharusnya aku mencari tahu langsung, mengobservasinya. Dan akhir-akhir ini aku juga menyadari hal itu berlaku juga saat aku ingin mengenal diriku sendiri. Kalau aku ingin mengenal diriku sendiri kenapa aku selalu menjadikan mbti dan tes kepribadian lain untuk jadi patokan. Percaya dengan kotak-kotak kepribadian yang mereka ciptakan, padahal manusai tidak ada yang sama.
Aku mulai mencoba mengobservasi diriku sendiri, mengenalnya lebih dalam. Dengan usiaku yang sekarang, ini mungkin terlambat, tapi tidak apa-apa daripada tidak sama sekali.