Mengapa ucapan kita tidak bermanfaat? ================================ Para ulama terdahulu bicaranya sedikit, tulisannya singkat dan simpel, namun manfaat dan pengaruhnya sangat besar. Sedangkan kita banyak berucap atau menulis nasehat namun manfaatnya sangat sedikit atau bahkan tak punya pengaruh sama sekali. Apa sebabnya? 'Abdullah Ibnu Mubarak berkata bahwa Hamdun bin Ahmad pernah ditanya: ما بال كلام السلف أنفع من كلامنا، قال: لأنهم تكلموا لعز الإسلام ونجاة النفوس ورضا الرحمن، ونحن نتكلم لعز النفوس وطلب الدنيا ورضا الخلق "Mengapa ucapan ulama salaf lebih bermanfaat daripada ucapan kita?” Beliau menjawab, “Karena mereka berbicara untuk kemuliaan Islam, keselamatan jiwa dan keridhoan Ar-Rahman. Sedangkan kita berbicara untuk kemuliaan diri, mencari dunia dan keridhoan manusia.” (Shifatush Shofwah 4/122, dikutip dari t.me/manhajulhaq) Karena itu perbaiki niat sebelum berucap atau menulis apapun, baik di dunia nyata ataupun dunia maya. Pastikan ucapan atau tulisan tersebut: 1). Untuk menegakkan kemuliaan Islam, bukan untuk meraih kemuliaan/kehebatan diri sendiri. 2). Untuk mencari keselamatan akhirat, bukan untuk mencari pundi-pundi dunia. 3). Untuk mencari ridho Allah, bukan mencari ridho manusia. *foto dari Unsplash.com https://www.instagram.com/p/Crk3koXvTxW/?igshid=NGJjMDIxMWI=