Haloooo, long time no see.
Kangen tidak? Tidak ya. Ya sudah tidak apa. Lagian siapa juga yang kangen aku, ini anak memang kepedean sekali.
Today aku mau cerita. Ceilah, tumben banget nih anak cerita biasanya juga dipendam kan?
Akhir-akhir ini moodku parah banget. Nggak jelas. Banyak maunya. Pusing aku juga. Tapi, bisa diatasi dengan oke lah. Minimal bisa tau kapasitas diri sendiri deh ya.
Hari senin ini moodku jelek sekali dibandingkan hari-hari sebelumnya. U know? Sama, aku juga nggak tau.
Beneran deh, ada saja yang ganggu pikiranku. Kerjaanku jadi berantakan. Nggak selesai-selesai dong, biasanya aku paling jadi anak ajaib tapi sekarang nggak dulu. Lemot banget, nggak bisa mikir. Mau nangis tapi nangisin apa ya? Bingung banget heran. Nah kan, emang nggak jelas banget ini anak. Secepat kilat moodnya berubah.
Dari tadi kerjaannya bolak-balik scroll medsos doang. Kerjaan sih dicuekin, kasian banget. Padahal nggak suka dicuekin tapi sendirinya cuekin kerjaan. Sangat tidak masuk akal sekali. Sadar diri dikit napa sih. Males banget emang.
Kali ini emang lagi mager-magernya ngerjain tugas. Betah banget nemplok-nemplok kasur mulu dari tadi. Btw sibuk scroll medsos juga jangan lupa.
Sampe lupa lagi, aku kan mau cerita ya kenapa malah jadi nggak jelas. Oh iya, emang nggak jelas anaknya. Pantas jomblo mulu. Soalnya emang anaknya random parah. Siapa juga yang mau sama dia. Tapi jodohku pasti ada kan ya? Jujur ini cringe banget.
Seminggu ini radang tenggorokan. Rasanya gimana pemirsa? Oh jelas sangat tidak enak. Sangat mengganggu pekerjaanku yang setiap hari harus terlihat ceria, semangat, dan murah senyum lagi. Duh gemas jadinya.
Gimana bisa jadi radang? Ya, aku juga nggak tau tiba-tiba bangun tidur sudah tidak bersuara lagi. Malah parah sih, beneran nggak bisa ngomong. Sakit. Padahal kalau dipikir-pikir awalnya nggak kenapa-napa lho, demampun tidak. Tapi kok bisa ya? Polusi kali ya. Soalnya kan cuaca akhir-akhir ini sedang nggak jelas. Kayak siapa tuh?
Udah seminggu juga nggak minum air es, kopi, ice cream dan makanan yang pedas. Oh jelas, aku kan tidak suka pedas. Tiap hari minumnya hanya air putih saja. Melegakan sekali. Padahal kalau dipikir-pikir lagi, aku bisa saja berhenti minum air es. Karena sewaktu kuliah aku bisa lho selama 6 bulan tidak minum es. Keren sih aku. Banggain diri sendiri aja dah pokoknya. Karena memang saat ini yang pantas dibanggakan adalah diri sendiri. Yang lain? Lewat dulu.
Ini cerita apaan sih? Sampai sini udah kebukti kan, bahwa pemilik akun ini memang random. Isi kepalanya aneh semua. Tapi lucu kalau kata temanku sih. Karena aku spesies langka di bumi ini. Saking langkanya, temanku kadang suka geleng-geleng kepala ketika menghadapi tingkahku yang luar biasa ajaib. Pendiam anaknya tapi kalau sudah sama orang yang sudah dikenalnya jangan ditanya, bawelnya melebihi mama kalian. Patut dibanggakan bukan? Meski hanya diri sendiri. Bahkan aku pernah dipanggil 'bunda' oleh teman-teman KKM pada saat kuliah dulu. Hanya karena aku ada aura keibu-ibuan, katanya. Nangis banget tapi ya mau gimana lagi ya. Mana panggilan 'itu' masih berlanjut sampai sekarang. Soalnya kan aku emang lemah lembut. Nggak pernah marah-marah pula. Ya maaf, ini anak emang paling pede kalau udah bahas diri sendiri. Kalau tidak percaya kalian bisa kroscek sendiri kepada teman-temanku. Tapi kalau kata aku sih mending nggak usah, emang penting banget gitu ya akunya di hidup kalian.
Duh, kenapa jadi bahas masa lalu ya. Enakan juga bahas masa depan sama kamu. Nggak tau deh belum nemu siapa orang yang bisa diajak deep talk tiap malam. Sebenarnya sama siapapun bisa diajak deep talk, tapi ngobrol gitu lebih enak sama pasangan bukan?
Konslet emang nih otak. Ujung-ujungnya ngapain bahas pasangan. Padahal kan lagi galau ceritanya. Eh bukan galau. Apa sih bahasa yang pas untuk mendeskripsikan perasaanku sekarang?
Daripada nanti makin nggak jelas, aku mau lanjutin deh ya ceritanya. Jadi, aku itu lagi bosan kerja. Yap, bosan. Kenapa? Because there's something. Ini inggris aku benar nggak sih? Kalau salah bisa dapat nilai 0 dari kakak aku. Soalnya dia killer juga pas ngajar inggris.
Aku bosan sekali sama lingkungan kerjaanku. Jadi bawaannya uring-uringan mulu. Kerja pun malas. Berangkat pun malas. Tapi anehnya tiap ketemu anak-anak jadi berubah, semangat pake banget. Pas balik ke kantor balik lagi lesu deh. Orang-orangnya sangat tidak kooperatif. Susah memang ya menyatukan isi kepala dari banyak orang-orang apalagi isinya perempuan semua. Jangan dilupakan, usia mereka denganku sungguh terpaut sangatlah jauh sekali. Aku saja di sekolah yang belum menikah dan paling kecil atau bisa dibilang anak bungsu. Yang lain bahkan sudah punya anak semua. Labil memang menghadapi anak kecil satu ini, banyak maunya. Terlalu perfect memang nggak baik tapi aku suka yang seperti itu. Merepotkan diri sendiri bukan?
Masalah hidup nggak ada habisnya ya? Kuat banget aku tiap hari makan itu. Tapi kalau tidak begitu, aku mana bisa sekuat sekarang. Mana sanggup aku bisa jadi kapten sekolah yang dapat diandalkan ini. Bangga aku bangga sama diri sendiri. Sangatlah bangga. Tahun ini adalah tahun kebanggaan aku. Setelah proses menangis yang panjang sekali. Akhirnya bisa kembali menampilkan wajah tersenyumku yang manis ini pada dunia. Perjuangan yang sangat patut diapresiasikan.
Aku punya cita-cita yang sangat tinggi. Perjalananku masih panjang. Masih banyak hal-hal yang perlu aku capai. Semoga selanjutnya, harapanku satu persatu terwujud. Aamiin. Bantu doa dong. Jangan diam saja.
Masih banyak sekali yang ingin aku banggakan pada dunia. Eh salah, maksudnya ingin aku sampaikan lewat tulisan. Namun berhubung mataku sudah sepat sekali, jadi aku akhiri saja. Next time akan aku lanjutkan cerita yang tidak jelas ini. Kalau sedang tidak sibuk tapi ya. Karena aku sibuk sekali beberapa hari ini. Oke, aku cukupkan sekian dan terima kasih.
Duh pakai lupa segala, kalau aku ingin berkata sesuatu bahwa sebetulnya aku punya cita-cita menjadi astronot di luar angkasa. Tapi nanti deh ya aku ceritanya, kapan-kapan saja kalau ada waktu. Eh bukan, waktu sih banyak tapi memang moodnya aja yang suka nggak jelas. Memang manusia random ini anak.