Aku Juga Berusaha Untuk Tenang
Aku berusaha untuk tenang setiap kali rindu itu datang. Hendak mendekat, tapi tidak baik mengacaukan perasaan seseorang ketika kesiapanku saja masih kupertanyakan. Hendak kuungkapkan, tapi kelayakanku masih saja menjadi topik yang paling rumit untuk aku jawab sendiri.
Tentang rupaku, apakah cukup cantik untuk kau pandangi?
Tentang kepintaranku, apakah cukup mengimbangi kecerdasanmu?
Tentang pikiranku yang sering riuh ini, apakah akan merepotkanmu?
Tentang kedewasaanku, apakah akan cukup menenangkanmu, mengobati lelah yang tidak kamu ceritakan itu?
Tentang apa yang aku punya, baik raga dan jiwaku, apakah cukup membuatmu yakin untuk menerimaku?
Jawaban itu masih menggantung. Tapi pertanyaan itu semakin melekat, hampir tak mengerti kondisiku. Maka bagaimana mungkin aku bisa tidak mengambil jarak?
Percayalah, Aku sudah mengupayakan "tenang" setiap hari. Mengupayakan "tenang" atas segala kemungkinan yang akan datang. Kabar baiknya, aku punya Allah yang Maha Tahu setiap hati hamba-Nya. Yang Maha mendengar atas keluh kesahku sebagai upaya untuk menghadirkan ketenangan".















