Makna sebenarnya dari jatuh cinta adalah jatuhmu itu tidak sendirian. Apabila dia pergi, lepaskan. Apabila dia setia, pertahankan. Mengejar yang tak ingin pulang hanya akan menunda yang lebih baik untuk datang.
(via mbeeer)

No title available

Origami Around

blake kathryn

TANKHALL
cherry valley forever
Keni
Show & Tell
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Today's Document
art blog(derogatory)
Phantogram Three

izzy's playlists!

shark vs the universe
Noah Kahan

❣ Chile in a Photography ❣
Lint Roller? I Barely Know Her
Color Me Curious

No title available
official daine visual archive

Kiana Khansmith

seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia
seen from United States

seen from Singapore
seen from Italy
seen from Bangladesh
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Iraq
seen from China

seen from Malaysia

seen from Netherlands
seen from United States

seen from Indonesia
seen from Uzbekistan
seen from Vietnam

seen from United States

seen from Romania
@fitarahmawati-blog
Makna sebenarnya dari jatuh cinta adalah jatuhmu itu tidak sendirian. Apabila dia pergi, lepaskan. Apabila dia setia, pertahankan. Mengejar yang tak ingin pulang hanya akan menunda yang lebih baik untuk datang.
(via mbeeer)
Terima kasih telah datang, kemudian pergi. Terima kasih telah mengajarkan banyak hal bahwa yang baik tak akan selamanya berakhir baik. Tahun ini aku kembali bertemu pertemuan dan perpisahan. Namun di antara semuanya, kepergianmu yang paling aku ingat. Menyadarkanku bahwa sebenarnya aku kuat.
(via mbeeer)
Hallo Garut! Setelah beberapa tahun, aku siap untuk kembali berkunjung. Dengan dia, orang yang sama. Masih dengan dia.
Siang
Angin berhembus tenang siang ini Membawa hawa sejuk yang menentramkan hati Aku memejamkan mata, berharap kau di sini Tapi nyatanya harapanku hanya sekadar harapan saja, sebab tak akan mungkin tiba-tiba kau hadir di sisi.
Tak apa jika kau masih dalan perjalanan Aku akan sabar dan bertahan Tak tahu akan sampai kapan Mungkin sampai nanti Tuhan memperkenankan kita dibersamakan Dalam jarak yang berjauhan, doa-doaku mengikis sedikit demi sedikit jarak yang Tuhan ciptakan.
Jika bukan padamu akhirnya aku dibersamakan, semogaku selalu kamu pada Tuhan Tak apa sedikit memaksakan, kurasa Tuhan Maha Pengertian.
Kesabaranku akan membuahkan hasil kan, Tuhan?
Penulis : @halamanbercerita Sumber Gambar : Dari sini
Ketika aku bertanya-tanya tentang kamu, apakah kamu juga bertanya tanya tentang aku? Di saat aku sedang merasa rindu apakah kamu juga merasakan hal yang sama, meskipun kamu sudah senang dengan kehidupan barumu?
Milea
Kau tau, menangis adalah puncak rasa kecewa dari seorang perempuan, ia seakan enggan mendengarkanmu namun sejujurnya tentang kau lah yang paling ingin ia ketahui sebelum akhirnya memejamkan mata di penghujung malam.
Tentang kau yang cinta aku, sejujurnya aku tak mengerti bagaimana cara kau mencintai bila rasa khawatirku pun kau abaikan, pun begitu tentang aku yang bersemangat menyemangatimu.
Semoga kau tak datang terlambat lagi, datanglah sebelum air mataku jatuh, karena nyatanya sampai detik ini pun kaulah yang paling aku cari pada awal hari maupun senja. Karena nyatanya, kecewaku selalu kalah oleh peduliku.
Disadur dari: @fatimahkurniawan
‘Semoga kau bahagia’ katamu malam itu. Ironisnya dalam diam hatiku berteriak bahwa satu-satunya kebahagiaanku saat itu adalah kamu. Tapi sayang, kebahagianmu bukan aku.
(via mbeeer)
Tak semua perasaan itu harus diungkapkan. Ada kalanya dia disimpan di hati. Diresapi sendiri. Cukup bahagia hanya dengan melihat sosoknya. Senyum terkembang saat melihat tawanya. Lutut melemas saat dia menyapa. Tak semua rasa cinta itu harus diumbar ke dunia. Ada kalanya dia dipupuk dengan sabar. Dinikmati saat mekar. Namun, bagaimana jika yang membuatmu lemas saat dia tertawa bahagia karena orang lain, bukan karena dirimu? Saat rona merah pipinya bukan untukmu? Saat detak jantungnya yang berkejaran bukan karena berdekatan denganmu? Saat sosoknya tidak ada lagi untuk memuaskan matamu? Saat itu tiba, mungkin waktunya kamu menyesal, karena terlalu asyik menikmati cinta dalam diam
Jatuh Cinta Diam-diam #2, Dwitasari (via secangkirkopikita)
Aku mencintaimu, biarlah, ini urusanku. Bagaimana engkau kepadaku, terserah, itu urusanmu! -Milea-
Sampai detik ini, semuanya tidak ada yang berubah. Yang berubah hanyalah kita.
Jatuh Cinta Itu Tidaklah Mudah.
Jatuh cinta itu tidaklah mudah.
Kau harus mampu berdamai lebih dulu dengan masa lalu. Kau harus belajar menutup luka menganga yang berkali-kali terbuka hanya karena sebuah lagu, rintik hujan, atau bahkan kenangan yang sepintas lewat di kepala.
Setelah itu kau harus mengalahkan ketakutkan-ketakutan untuk jatuh di lubang yang sama. Membuang jauh-jauh praduga-praduga di kepala perihal ketakukan akan mengalami kegagalan yang serupa. Menyampingkan rasa sakit di dalam hati yang padahal selalu menusuk-nusuk di setiap detiknya.
Lalu kau mulai berjudi dengan diri sendiri, tentang sebuah rasa dalam taruhan besar yang bernama jatuh cinta. Berspekulasi tentang resiko-resiko jika kembali membuka hati kepada orang yang tak kau kenal sebelumnya.
Lantas setelah semua hal-hal itu berhasil dilalui, kau mulai berani untuk membuka hati lagi.
Maka janganlah seenaknya pergi setelah berhasil membuat seseorang kembali berani membuka hatinya. Perjuangannya tak sebercanda itu! Bagi sebagian orang, jatuh cinta itu tidaklah mudah.
Aku masih ingin mengajakmu keliling 5 hingga 6 kali lagi, agar kamu hapal semua jalan disini. Tetapi ternyata itu hanya keinginan yang mungkin tidak akan pernah terjadi.
Pelangi yang muncul setelah hujan adalah janji alam bahwa masa buruk telah berlalu dan masa depan akan baik-baik saja.
Windry Ramadhina dalam “Walking After You”. (via tumbloggerkita)
Berakhir dengan banyak pertanyaan yang kita simpan dalam benak pikiran kita masing-masing.
Seorang guru yang baik itu tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga praktek. Dan kamu, berhasil menjadi guru yang baik. Mengajarkan aku untuk menjadi sosok yang kuat, dengan praktek rasa kehilangan.
Ketika dua orang yang saling mengetahui perasaan masing-masing memilih untuk diam dan tidak menentukan ke mana arah hubungannya berjalan, pada akhirnya selalu akan ada seseorang yang tersakiti.
The Way I Lose Her: Start From Here.. (via mbeeer)
:)
Hilang
Peredaran yang sedang mengembara di berbagai teknologi, membuat setiap orang mudah untuk ditemukan dan menemukan serta saling diantara keduanya. Hati ke hati bisa dibicarakan sesingkat sebuah cerita dongeng, secepat aliran darah tiap detik yang mendetakkan jantung. Namun, semudah itukah? Bagaimana bila, hati terkoneksi dengan hati yang telah memiliki penghuni? Adakah radar yang bisa memperlambat perasaan yang terkadang menjalar terlalu luas dan kadang tak tahu diri itu?
Posisi menentukan seberapa besar takaran bahagia yang akan diterima. Ah, hati sedang jatuh di tempat yang salah dan di tempat yang tidak seharusnya. Hati, tolonglah dirimu sendiri. Jangan sampai pemilik hatimu menjadi kebingungan yang terlalu berkepanjangan. Lalu, terjebak pada logika cinta yang tidak bisa ditebak. Tabrakan kenyataan jelas menyeret mimpi-mimpi yang sempat berhembus kencang.
Mengalah, adalah langkah yang terbaik bagi hati untuk lebih mendewasa. Mencoba menerima untuk cinta terkadang tidak selamanya menang dalam pertarungan untuk mendapatkan medali kebahagiaan. Kebahagiaan itu akan datang, pastinya tidak ada yang menyakiti-disakiti.
Hilang, mengudara mencoba terbang bebas tanpa terikat pada ikatan sakit hati ataupun luapan panas api cemburu. Buru-buru berkemas, matahari telah menjemput. Harapan itu selalu ada, mungkin dari orang lain untukmu. Siapa tahu, dia yang (lain) telah menunggumu di persimpangan jalan. Iya kan?
Ditulis oleh: @ferlianaharman