Tawadu kieu si Ayah.
Memang cinta selalu urusan memberi. Mencintai itu satu hal, memiliki itu hal lain. Lebih-lebih lagi kalau dicintai balik, itu hal-hal yang ke sekian dan di luar kewenangan si pecinta. Jadi, jangan maksa.
Dengan memaksa, berarti mengedepankan egoisme si pecinta dan itu sangat tercela. Membuat tak nyaman si yang dicinta. Kalau pun bersama, itu bersama yang semu dan palsu.
Berat memang kalau cinta kita tak berbalas. Tapi, tak betul kalau kita harus selalu mendapatkan semua-mua yang kita inginkan di ini dunia. Dari penolakan, kita akan banyak belajar--dengan catatan ada kemauan.
Cinta memang harus saling. Sama-sama merelakan diri untuk memberi dan diberi. Tapi, dengan hanya memberi saja pun itu tak terlalu masalah. Kita bisa meneladani matahari yang senantiasa memberi sinar, tanpa mengharap disinari balik.















