Just say it, "Self Healing"
Before go on, let me ask you, have you ever felt something like "tired", "overfull thought", or "need a break for this time"?
I don't know why, but at that time, i thought that i need take a deep breath from any condition, i just felt overfull thought. I've made a relaxation plan to go to an aesthetic city (for me). But, it's canceled because increasing case of Covid-19.
Singkat cerita, sebagai bentuk "penghiburan diri", aku dan my "mad friend" tentunya tetap go around, melakukan hal-hal yang ngga masuk akal, meskipun hanya di Jakarta wkwk. It makes better. The destination is PIK 2. Why??? Karena disana ada "Pasir Putih" yang kaya dipantai pantai yang masih bagus, terus kalo take some pictures jadi aesthetic aja gitu (lol).
Hari itu adalah kali kedua ku ke PIK, but it looks like a great place, karena makin banyak objek yang bisa dikunjungi. First step is rent a bycicle, yaps karena PIK 2 itu luas banget jadi gempor juga kalo cuma jalan kaki. Had i gotten "Pasir Putih"? Nooo, karena setelah melewati jembatan dan jalanan panjang yang rasanya ngga ada habis nya, ternyata akses ke 'Pasir Putih' tutup. Rencana untuk membuat konten aesthetic pun gagal. Next, kita ke Urban Farm, masuk ke coffee shop buat cari cemilan, bukan buat ngopi haha.
Foto yang bagus sih dapat di coffee shop, tapi ada hal yang lebih kocak dari sekedar konten, temanku dengan ngga sengaja menjatuhkan barang ke arah chargeran hp yang ngga tau siapa pemilik nya. Daaan, charger nya ternyata ngga lagi bisa ngecas. Buyarr, nyemil pun udah ga konsen karena dia mikirin charger itu emang udah rusak sebelum kami datang atau rusak karena kejatohan barang temenku. Akhirnya, doi menuliskan pesan di selembar tissue, isinya buat minta maaf dan kalo mau minta ganti rugi bisa hubungi dia. HAHA. It looks like "sinetron".
Karena masih belum puas dengan foto-foto yang udah diambil, dan mau nyari spot foto yang bagus lagi, kita keliling lagi pake sepeda. Saat mencoba untuk mengambil video sambil bersepeda (sebelah tangan megangin hp, sebelahnya lagi megang stang sepeda), tiba-tiba....Gubrakkkk, aku terjatuh dari sepeda dengan posisi yang sangat tidak aesthetic dan didepan orang ramai. OMG! It's a silly thing! Malu? udah ngga usah ditanya lagi, MALU bangeet. Temenku cuma bisa bilang, "pengen prihatin tapi ngga bisa, bisanya pengen ngetawain" wkwk. Saat itu aku cuma berharap, orang-orang mikir, aku adalah orang yang baru belajar sepeda, atau aku terjatuh karena slip lantai nya yang agak beda tinggi nya. Meskipun itu semua ngga masuk akal sih haha. Hikmahnya adalah "Jadi content creator yang menghasilkan foto atau video yang bagus itu ternyata susah dan jangan ngelakuin hal yang kita udah tau kalo itu membahayakan" haha
Well, dengan perasaan yang masih shock, kita tetap ngelanjutin keliling dengan sepeda. Muter-muter, berhenti di Chinatown, lumayan, dapat konten yang bagus, meskipun cuma pake hp karena kamera ngga dibolehin disana. And finally, karena udah malam juga, kita kembaliin sepeda ke tempat rental nya. Temenku mengambil KTP nya ke kasir karena untuk menyewa sepeda, KTP harus ditinggal sebagai jaminan. Setelah 10-15 menit menunggu diluar, aku heran kenapa temenku ngga keluar keluar, sekalinya keluar dia lapor kalo ternyata kita dikenakan biaya cas karena udah lebih dari 1 jam, yaitu sampe 3 jaman. And you know guys, berapa biaya cas nya? Intinya bisa buat makan di 'all you can eat' yang kelas medium HAHA. It's a silly thing (2).
That's all about random activity from me and my "mad friend" !
Am I happy? Yes, of course. Karena pada saat ngelakuin semua ke "random" an itu, aku ngga mikir apapun, bener bener menikmati hari itu, meskipun banyak kejadian memalukan yang terjadi haha. So, can we call it as "Self Healing" ? For me, yes, karena bagiku self healing adalah saat dimana aku bisa ketawa, bercengkrama, ngobrol santai, ngga punya beban pikiran, bisa happy, that's it, sesederhana itu.
So, how about you guys? Can you tell me, what's the meaning of "Self Healing" for your self? Tell me about it here!
~
June, 2021
















