Terkena Kanker? Ini Cara Tetap Memiliki Anak Pasca Perawatannya!
Pada pasien kanker, selain menghadapi penyakit yang dapat mengambil nyawa, juga harus menghadapi berbagai prosedur perawatan yang tak mudah. Perawatan untuk kanker bisa berupa operasi yang mengambil sebanyak mungkin sel kanker dalam tubuh agar tak kembali tumbuh dan melakukan kemoterapi dan radiasi untuk mematikan sel kanker yang tak mungkin diambil saat operasi. Prosedur kemoterapi dan radiasi ini juga memiliki efek samping mematikan sel sehat di dalam tubuh. efek sampingnya adalah seseorang bisa mengalami penurunan kesuburan karena organ reproduksinya terganggu setelah melakukan treatment untuk sel kanker terutama pada pria.
Pada pasien kanker pria, disarankan untuk melakukan pengambilan sperma sebelum melakukan treatment kanker sehingga nantinya tetap memiliki bakal embrio yang dibutuhkan untuk memiliki keturunan. Hal ini bisa menjadi cara mempertahankan kesuburan pria yang terdiagnosa kanker tanpa mempengaruhi proses penyembuhannya. Proses pengambilan sperma untuk dibekukan dilakukan sebelum melakukan treatment kanker sehingga lebih cepat dilaksanakan akan lebih baik untuk memulai treatment kanker yang dibutuhkan.
Sperma yang dibekukan dapat dicairkan kembali yang nantinya akan dipakai untuk membuahi sel telur istri. Prosedur yang digunakan selanjutnya adalah dengan menyuntikkan langsung sel sperma pada sel telur sehingga kemungkinan pembuahan akan semakin besar. Bahkan cara ini tetap bisa digunakan jika penderita kanker meninggal dunia dan istri tetap menginginkan buah hati darinya.













