Beberapa waktu yang lalu berkesempatan bicara tentang pemberdayaan masyarakat (community development) di Universitas Islam Indonesia. Bicara pemberdayaan masyarakat, berarti bicara bagaimana membuat masyarakat/komunitas naik kelas. Bagaimana memantik atau mendorong masyarakat agar mampu keluar dari masalah melalui upayanya sendiri. Dengan demikian, keberlanjutan, kemandirian adalah indikator keberlanjutan program pemberdayaan . Keberlanjutan yg dicipta dari upaya yg kita lakukan, maka dalam Islam itulah bagian dari amal jariyah yg dapat terus mengalir. Itulah nikmatnya pemberdayaan. Itulah nikmatnya menjadi dokter yg juga mendalami bidang public health. Selain mengobati, bagaimana pula kita mendorong mesin birokrasi dan mesin sosial agar menciptakan sebuah lingkungan, sebuah sistem yg sehat . Bagi mahasiswa, tentu saja upaya pemberdayaan menjadi value yg semestinya mereka pegang. Dengan intelektualitas yg terasah, semestinya program yg dilakukan tidak hanya hit and run, melainkan dapat menghasilkan dampak yang berkelanjutan . Semoga pengalaman yg dibagikan dari upaya pemberdayaan yg sy lakukan bersama komunitas, pemerintah, maupun dengan swasta dapat memberikan kesan.









