👫👫 with Sahid, Nike D, and lily at The Fool – View on Path.

⁂

if i look back, i am lost
Peter Solarz
cherry valley forever

❣ Chile in a Photography ❣
RMH
Game of Thrones Daily
Alisa U Zemlji Chuda

pixel skylines
Cosimo Galluzzi
hello vonnie

Discoholic 🪩
Lint Roller? I Barely Know Her
styofa doing anything

#extradirty
Monterey Bay Aquarium
noise dept.
ojovivo

Love Begins

blake kathryn

seen from United States
seen from Brazil
seen from Brazil

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from China
seen from Australia

seen from Malaysia

seen from Slovakia

seen from United States
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Japan
seen from United States
seen from Canada

seen from Lithuania
seen from South Korea

seen from Spain

seen from United States
seen from United States
@gaarapang
👫👫 with Sahid, Nike D, and lily at The Fool – View on Path.
Lollapaloza 2015 😥😭 – View on Path.
Watching Howl's Moving Castle
Watchin another ghibli studio wildest dream :') – View on Path.
Siapakah penyanyi Chandelier & Titanium, penulis lagu diamonds-nya Rihanna, penulis beberapa lagu hits-nya Christina Aguilera, Lagu hits fenomenalnya Beyonce Pretty hurts, Let me love you Ne-Yo, wild ones-nya flo rida? Iya tul, Sia Furler, banyak juga si lagu hits yang belum kesebut di atas, Apa yang diperbuat oleh peradaban sampai bikin Sia gak mau nunjukin wajah ke kamera tiap live perform, live interview, bahkan cuma jalan jalan ditempat umun.. Ini gw hidup di peradapan macem apa ya? Shock ya? Sama.
Yang Terlupakan
Di hari dimana seharusnya kebahagiaan meletup di seluruh relung dan ruang di hati yang elastis tapi bertambah waktu bukan menjamin akan banyak hal menarik akan terjadi. Peringatan kelahiran yang biasanya dipenuhi cerita indah, Individu memang terlahir dan diperingati, mereka dianugrahi hadiah yang paling hampir sempurna pikiran dan hati yang putih sangat luar biasa hebat. Kehidupan nyata menggoreskan warna, digores itu sakit meninggalkan luka, bukan cerita dongeng indah penumbuh harapan bodoh jika tidak cermat. Kehidupan nyata berarti memaksa untuk berhubungan dan menjalin kegiatan saling menguntungkan satu individu dan lain. Ucapan manis individu lain merupakan warna terindah yang tergores di putih hati yang meninggalkan luka gores menganga oleh kehidupan si bengis yang tidak bertanggung jawab tapi juga pemberi arti. Iya, rasa sakit digores sama saja ketika taat kala merasa berada di kerumunan, ketika berusaha menjerit berharap semua memperhatikan dan melingkar, tapi apa daya ketika seorang angkuh berhasil memperdaya pita suara agar percaya bahwa kodrat pita suara adalah bukan bersuara tapi menunggu. Menunggu sang angkuh berkelakar dan pita suara terpaksa menyampaikannya melalui corong tenggorok hingga mulut dan bibir indah kini berbalut busa, angkuh penyakit menular menjijikkan yang paling pernah dijumpai, apa yang diinginkan angkuh ialah hanya murni keburukan, mendominasi, ingin memperoleh keuntungan dan pengakuan dari yang lain tanpa usaha yang keras dan tidak wajar. Sang angkuh sewenang-wenang terhadap semuanya, tanya saja pada pikiran yang selalu berusaha untuk selalu jernih, tapi apa? Angkuh selalu melempari kotoran keraguan bau yang susah hilang ke arah pikiran dengan anak buahnya sang penjilat yang ngehek. Kini pikiran pun dikuasai paradigma anak kesayangan angkuh sang biang keladi. Ketika mereka bersatu dianugrahkan ke seorang yang utuh menjadi individu yang dilahirkan dan diperingati. Hati yang elastis hanya hancur nanti ketika kematian bertamu secara paksa dan waktu yang belum pasti kapan datangnya, dan hati hanya dapat berharap, bersemangat, dan menahan rasa sakit, sakit yang harus memerlukan penanganan rumit dan membingungkan, ketika hati belum dan mungkin tidak akan pulih dari sakit yang abadi, ternyata memiliki besar harapan untuk punya sedikit penawar rasa sakit. Kebetulan di hari peringatan kelahiran untuk kesekian puluh kalinya, hati berdenyut seper sekian detik kencangnya dan berharap sekedar hanya digores dengan luka menganga yang cukup besar lagi dengan warna yang indah mungking yang sangat indah atas hari peringatan, tidak perlu diberi ucapan manis yang manisnya melebihi rasa buah busuk. Tapi apa yang hati peroleh? Individu lain hanya jijik melihat keangkuhan. Kini hati dan pikiran menelan cairan hitam pekat kepasrahan yang sengaja disiapkan sang angkuh. Kasihan dua makhluk mengagumkan itu, pikiran dan hati, apa mereka belum pernah sekali pun bertemu dengan sudut pandang? #Gonjreng
Baik, Kok bersyarat?
Sebenernya ini menggelitik banget yaa ironi juga, kita pasti slalu punya teman, baik itu lingkaran besar dan lingkaran kecil, biasanya makin tinggi strata sosial sesorang maka banyak juga yang dikenalnya dan gak sedikit juga sok kenal (pffffttt) gak mungkin klo kita ngomong gak punya teman, at least punya 1 teman paling dekat, diantara banyaknya teman yang kita punya, pasti diantara mereka (SEBAGIAN BESAR) Menganut azas yang ber-akhlak-an benefit semata (AhZeggg!!) fenomena yang udah sering dijumpai ketika usia masih belasan tahun, tapi makin kesini makin gatel ke cenderung iritasi pengin banget dibahas, Tiap orang pingin saksess! (Baca : Success) Gak peduli apa arti sukses, tiap orang pasti punya kriterianya masing masing, entah itu cuma herhasil dapat posisi tertentu di tempat kerjaanya(BUANYAQQQ), entah karena merasa sukses kerjanya cuma magabut; ngejilat boss & main aman (dan heranya bangga lagi) entah itu punya posisi tertentu kalo kerja bikin kubu kubu orang yang bukan kubu darinya dibully abis abisan sampai cacat mental main jobnya cari prahara tiap hari (Please stop lah) entah itu berhasil bayar lunas cicilan mobil, entah itu berhasil beli jas ujan yang harganya 2 kali gajinya per bulan, entah itu sukses nonton konser yang akomodasinya mirip biaya hidup rata-rata per bulan di Dubai, entah karena merasa sukses dapet pacar baru di tempat kerja kerjanya ogah ogahan lenje sampai muncrat (Kitorang kasi tau, Ngana bukan Lana Del Rey!!!), entah karena bangga punya posisi yang sedikit lebih tinggi dan takut terancam akan posisinya digulingkan (AhZeeggg) kerjanya cuma hasut banyak orang sebar berita busuk tentang orang yang mengancamnya, dan ada juga yang haus akan rasa kebanggaan rela ngejilat secara diam diam sampai ngejilat didepan halayak ramai (situ manusia ato hewan peliharaan?) Cukup contohnya, banyak hati yang tersinggung nanti, Berteman karena kebaikan yang bersyarat itu hanyalah orang yang tidak baik, pikiranya dipenuhi hal yang tidak baik, dibesarkan dengan tidak baik oleh orang yang tidak baik, dan tinggal di lingkungan yang tidak baik. Kalian orang orang tidak baik! Apa gak ada kebaikan yang tersisa dari kalian? (Intinya, Stop being a ngehek person, please!)
Mutlak Kosong
Sebenarnya banyak hal yang pengin banget ditulis di blog ini, semua macem hal bisa dijadiin materi, biasanya yang paling sering muncul di pikiran pas buka aplikasi catetan terfavorit selain browser, biasanya jadi materi empuk buat ditulis, nah kebetulan ada satu hal yang ganjel pikiran, udah beberapa hari belakangan ini selalu muncul, dan terus itu - itu aja yang lalu lalang di pikiran, udah rasanya gak pengin denger lagi suara suara terabaikan dari sepi, sampai geli rasanya pengin diframe semua pencitraan aneh tersebut biar semua orang dapat mengerti apa yang menyebabkan sahnubari akhir akhir ini berkecamuk begitu hebat (AhZeeggg…), orang - orang ngelihat syukur bangga, yang gak peduli yaudah sana lanjut ngegossip sampai dapat dipastikan masa depan kalian cerah, apa kalian gak sadar masa depan kalian tukang gosip, tidak lebih cerah dari layar smartphone kalian? Back to the topic, yang pasti hal visualisasi aneh yang sedikit menggagu itu ternyata merupakan sebuah kebutuhan mendasar manusia yaitu rasa rindu akan sesuatu, Dipastikan tdak akan dituangkan dalam bentuk berupa gambar indah penuh makna yang lalu dibingkai trus dipajang untuk dikagumi seluruh mata yang berhasil dibasuh sang lukisan seperti yang dilakukan seorang Leonardo Da Vinci, atau juga seperti apa yang dilakukan Lutwhin Beethoven, semua visualisasi perasaan aneh itu disalurkan ke notasi balok lagu sehingga menjadi utuh dan tentunya menjadi irama indah ketika teriakan megah dari alat musik yang hebat dikenang sejarah menusuk dalam ke rongga telinga dan menderu merdu langsung meringsek ke jiwa. Kali ini tidak melalui lukisan atau karya lagu simponi nan elegan, melainkan semuanya akan disalurkan dengan menggunakan keragaman kosa kata yang turut diperindah dengan tata bahasa yang begitu semrawut dan bergajulan yang berpadu dengan kekuatan mistis dari tangan juga keliaran pikiran. (Ya kali?) Lalu dimuntahkan di blog dengan begitu saja seperti gumoh bayi yang putih disertai aroma yang tidak begitu sedap bahkan cenderung memuakan. (Yikes.) Berawal pas buka dial pad, sebenernya sih bener bener gak sengaja, pas pengin ketik tanda (*) untuk cek sisa pulsa malah tertekan tombol (0) dan angka (8) di dial pad, emang smartphone touchscreen itu rusuh, pencet apa keluar apa? Pencet ini keluar itu, sering typo kalau lagi enak enak ngetik. (Minta dibaret apa?) (*banting* *injek* *ambil lagi* *elus - elus*) ternyata fitur dari smarthphone ini yang secara otomatis akan munculin segala macem info yang berawalan dengan angka (0) dan (8) yang berasal dari seluruh sistem penyimpanan pemilik, dan munculah puluhan nama dan lusinan nomor telpon, friend list di berbagai macem socmed bertebaran, gambar - gambar bisu di gallery tertampil, nah info info ini yang otomatis memicu saraf saraf memori otak soal penyimpanan momen momen yang kesimpen di pikiran dari otak tiba - tiba dengan acak dan agak samar munculin segala macem hal hal lucu tentang mereka, tawa keriangan mereka, cerita cerita pilu mereka, rengekan meminjam uang mereka, ajakan mereia agar bergabung menjadi agen MLM yang sangat mengganggu (please stop!), postingan seru mereka di berbagai macem socmed, basa basi mereka di gerai junk food, berapa ratus kali denger kata telat karena macet dari mereka, video video kocak yang pernah dibuat mereka, termasuk mereka yang datang dan meninggalkan nyeri yang begitu mengakar kuat, gak berupa luka fisik gak berbentuk atau bahkan berca, bekas lukanya gak bakal ditemuin di bagian tubuh fisik mana pun. Tapi, rasa sakitnya luar biasa gak bisa ditahan dan bekas lukanya itu susah untuk sembuh (dheg! dualem beudh….) dan bahkan banyak momen lain yang kelewat belum sempet disebut. (Maaf, hehehe…) Langsung inget seseorang. Iya, Kawan lama, Kawan lama ketika masuk Masa Orientasi Mahasiswa dulu, masih terbayang jelas, pertama ketemu dia, baju kotak - kotak merah berbaur dengan garis - garis hitam senada, di matanya bertengger sebuah kaca tipis bening berframe plastik hitam yang keliahatan mengkilap ada beberapa goresan di frame kanan terlihat di bawah rambutnya yang agak menutupi itu, tas punggung hitam yang tiap sambungan tali atas dan bawah keliatan ditambahi jahitan agar tetap kuat menahan beban di bagian belakang yang agak berisi mungkin di dalam sana terdapat beberapa peralatan tulis dan buku - bukunya, pemilihan benang warna merah marun untuk jahitan itu nampaknya dipasang senada dengan warna tas supaya tidak terlalu mencolok dan tetap menahan tas tersebut agar tetap tahan daya gunanya, tidak mudah putus karena menahan beban dan setia temani dia.
Gak nyangka, bener - bener gak nyangka orang semacem ini, dapat membuat dan menyakinkan seorang Hanggara Pangestitama untuk melihat segala sesuatu dengan cara yang tidak sama lagi dari cara pengelihatan sebelumnya. (AhZeggg!…) Maksudnya pengelihatan disini adalah cara memandang suatu masalah di usia berkepala dua ini yang selalu digiring oleh peradapan ke arah yang lebih ngehek di setiap dekadenya. (Prihattin!) Karena merasa berhutang budi atas jasanya, Patut diberi suatu apresiasi tertinggi, bukan berupa materi apa lagi benda benda aliran penyembah kemewahan secara garis keras, kurva, zig zag, berpotongan, lurus, putus - putus, atau bahkan linier (OpoIki?) Melalui sarana ini, sebuah tulisan blog yang dapat dikategorikan sastra yang banyak mengadopsi unsur bergajulan dan cenderung ngehek, Tanpa mengurangi nilai holistik dari ucapan terima kasih, nampaknya ini lah apresiasi tertulis terhadapnya sangat cukup mewakilkan untuk seorang kawan.
Sambil menyerna lirik lagu dari “Absolutely Zero” milik paman Jason Mraz dari album “Before Rockets and Roosters”. Yang juga memang menjadi judul, tapi telah diterjemahkan ke dalam bahasa ibu, pas pertama kali denger dikasih tau seorang informan dari sebuah sindikat nyata para pendengar lagu yang belum dirilis karena kepilikan hak eklusif yang terselubung dan terorganisir se-Asia Tenggara (ngakunya), seminggu yang lalu kalau gak salah, pertama kali denger dan berusaha mengerti lirik lagunya, langsung bangga bercampur sedikit haru, Seorang seniman kenamaan, Jason Mraz penyanyi yang udah gak usah dipertanyakan akan bakat dan apa saja hasil karyanya yang mendunia, rela menyudikan diri dan agak sedikit bersusah hati membuatkan sebuah karya lagu yang terinspirasi dari beberapa cerita pengalaman nyata seorang Hanggara Pangestitama. Itu memang kenyataan, (Semoga yang percaya cepat dapet jodoh, amin!) tidak bermaksud menggiring opini menjadi fakta, seperti hal yang lazim dilakukan oleh “Masyarakat Cahaya” (OpoIki?) tapi selepas dari usaha pihak tertentu yang dengan berusaha sangat keras, demi tercapainya kepentingan mereka, dengan sangat mudah merubah opini untuk menggiringnya menjadi sebuah fakta dan dapat diterima oleh masyarakat yang ngehek. memang butuh upaya yang lebih dari satu seorang diktator yang sangat ditakuti oleh sebuah peradapan sekalipun, bercermin pada kesukssesan “Masyarakat Cahaya” karena sering kali sukses dalam segala upaya meraka demi tercapainya kepentingan meraka, bukan hanya satu anggota mereka yang memiliki pengaruh kuat di masyarakat, apalah guna satu pengaruh, ketika mereka memiliki ribuan, bahkan ratusan ribu orang berpengaruh di dalam masyarakat yang telah menjadi salah satu dari mereka (dheg! Kalian dalam masalah! JENG! JENG! JENG!) Kembali ke topik, ada sedikit persamaan antara cerita pribadi dari pengalaman yang diceritakan di atas dengan cerita lagu milik paman Jason Mraz itu sendiri. (persamaanya cenderung lebih ke sedikit?? atau sedikit lebih banyak??? Aukk Ah Helapp!!) Yang pasti persamaan certitanya itu hanya pada sebagian cerita lagu yang berada diawal bagian lagu, yang udah dikutip seperti ini : ” You, you were a friend, you were a friend of mine, I let you spend the night you see how it was my fault… of course it was mine, I’m too hard at work have you ever heard of anything so absurd ever in your life, I’m sorry for wasting your time…” Kurang lebih sepenggal lirik yang dikutip itu adalah sebuah ketidak sengajaan yang dituangkan menjadi sebuah karya yang indah hingga dapat dinikmsti banyak orang oleh seotang paman Jason Mraz yang memiliki pengalaman sama dengan visualisasi aneh yang akhir akhir ini menjerat ketidak berdayaan sebuah sahnubari milik seorang pemilik akun twitter @gaarapang yang selalu takut akan teriakan ngeri yang lirih dari sepi. Terlepas dari postingan ini yang berjudul Mutlak Kosong, blog ini melanglang buana (seriusan?) mulai dari masyarakat biasa, makhluk asing, makhluk purba kala penghuni dasar samudra, suku pedalaman, hingga para masyarakat ekslusif dari puncak suatu peradapan, menanti setiap postingn baru dan membaca dengan penuh kecemasan, mereka cemas untuk memastika apakah mereka akan disanjung atau hanya disebut saja dalam setiap postingan blog ini dan dalam setiap kesempatan atau tidak, semua itu hanya demi memuaskan pride akan keberadaan mereka yang begitu bangga berada di puncak. karena beragam kalangan membacanya, tak sedikit dari mereka yang menggelontorkan ribuan email ke alamat [email protected] dengan banyak tujuan, tak ketinggalan para staff kepresidenan beberapa negara di Eropa, sempat mengirim beberapa, malah sempat dikira spam karena alamat email mereka terlihat begitu tidak official, (wooelah) yang ternyata sayang kaluau dilewatkan karena mungkin ini berbau penting hingga mereka begitu terobsesi, ternyata mereka menanyakan hal yang begitu amat mencenghangkan pikiran hingga ketika membaca email tersebut dapat membuat mata terbelalak lebar terbuka hingga mulut dapat mengaga kebawah dan beberapa air liur menetes tak karuan dan lidah menjuntai keluar tak tentu arah, (tapi bo’ong… ekspresi muka lempeng doank padahal) mereka menanyakan sesuatu tentang apa maksud dari judul tulisan diatas yang terlihat sepertinya tidak ada kaitanya sama sekali dengan isi bacaan, itu sangat aneh menurut mereka. Kemudian email balasan pun terkirim, yang menerangkan bahwa Mutlak Kosong adalah, sekian. Terima kasih atas kunjunganya. (prok… prok… prok…)
#AfterMovieUMF2014
"Kalopun kita besar dalam metafora yang terlalu kita yakini dan diwarisin temurun, yah tujuanya satu, cuma buat kita jadi manusia yang lebih baik. Itu juga sih yang bedain, satu sama lain." [AFTER MOVIE] Dalam Episode ; KESAMBETNYA @GAARAPANG ULTRA MUSIC FESTIVAL TV © 2014 #CeritanyaIklanLayananMasyarakat #DenganMarketShare #OrangOrangYang #MenyalahArtikanPesanMakhlukAsing #DenganSusahPayah #BerusahaBerkomunikasi #DenganBumi #TetapiDianggapManusia #SebagaiLaguDupstep #DanDisusupiIramaTekno #HastagnyaNgehek #MemangDemikian
Just my lockscreen today.
I wish, I could…
Lama gak ngeblog nih, (kagen ya? Gak? Oh yaudah) sibuk nyari pundi pundi nih buat ngejalanin hidup yang sederhana dan apa adanya ini, tapi saya tetep masih tunngguin ada yang mau ngirimin lagi satu box Otaru baumkuchen yang enak itu, Yang sering sponsorin ngobrak abrik Sency keep up the great work! Okay back to the context, saya tekan kan sebelumnya ini bukan thesis atau skripsi dan hal lain yang berbau semacam itu ya!, iya! Ini murni pikiran saya yang liar dan tak tentu benar apa lagi dapat dipercaya malah cenderung begajulan karena tak tau arah dan jalan pulang (ettt bujug dahh) *skip* Kalau misalkan manusia diberi semacam berkah dari yang maha kuasa untuk mewujudkan apa pun yang mereka kehendaki apa pun itu, bakal jadi seperti apa bumi yang kita tempati ini? Hal ajaib bin mustajab yang diharapkan oleh manusia belum pernah kita bayangin atau malah gak sama sekali kepikiran oleh kita bakal bergerilya di sana sini. Kalau permintaan saya sebagai Hanggara Pangestitama seseorang biasa cenderung diselimuti misteri (prettt) memiliki imajinasinya yang… pada tau kan? Ruang hampa yang ada di sekeliling kita tepat di atas lapisan atmosfer bumi yang memberi sekat antara kita sebagai manusia yang rakus oksigen dengan ruangan gelap itu. Ruangan yang benar benar gelap, lebar dan luas bahkan hanya sebagian kecil isinya yang baru berhasil dijelajahi dan dapat diidentifikasi setelah beberapa dekade ini manusia dari negara-negara api (?) yang adi daya dan adi kuasa berusaha susah payah menggelontorkan banyak biaya materi yang tidak sedikit, waktu yang menelan banyak peradapan, pengorbanaan para pelaku yang berhasil menjelajahinya dan sebagian besar isi lainnya belum teridentifikasi, masih menjadi perdebadan para ahli dari teori kosong hingga masuk nalar, termasuk betapa sulit dimengerti apa inti dari bacaan yang saya tulis ini bukan? (Wkwkwkwk) sebentar, sampai disini otak kalian sudah mengalami hang berapa kali untuk mencerna letupan ilmu pengetahuan yang begitu maha dasyat begajulan ini? (Sabar ya) Sebenarnya mereka ini orang orang yang punya usaha lebih dari pada kita sebagai manusia pada umumnya, mereka sangat mau untuk mempelajari ilmu yang begitu berharga tentang misteri alam semesta ini yang masih sangat banyak menyimpan misteri yang belum tercuat dan sangat dinanti untuk pengungkapanya, menurut mereka yang ahli dibidangnya dan mendedikasikan diri dalam segala bentuk ilmu tata surya bahkan menjalani sisa waktu hidupnya dan sangat bangga untuk mempelajari misteri ruangan hampa ini, hingga saat ini mereka mepercayai dan sangat yakin bahwa ruang hampa ini tidak memiliki batasan. Dimaksudkan untuk apa ruangan hampa sebesar ini? Atau mungkin, hanya mungkin ya.. Ini hanya praduga saya mungkin oleh para orang bermata membentuk sangat tipis, kulit putih, kebanyakan cadel, dan jago dagang, etnis yang pernah dan hingga saat kini bermukim dan bahkan etnis ini juga yang memberi nama kota yang sedang saya tinggali pada saat ini yaitu Tangerang, Ya etnis keterunan langsung dari China. Menurut saya dimata mereka yang mungkin jika dibayangkan pengeliatan mereka akan seperti layar di bioskop itu bentuknya balok tipis dan sisi kanan kirinya akan merpat tajam, tau kan maksudnya? (Bercanda hahahaha) Di pandangan mereka tempat yang seperti ini akan sangat berpotensi untuk menjadi daerah properti yang sangat ekslusif dan prestisius (begitu sih kata iklanya) mereka akan membangun mall, perumahan elit, apartemen, Kawasan bisnis super blok semuanya dijamin bebas banjir dan dijamin bebas macet karena memiliki jalan raya pribadi, oleh mereka para developer ambisius Engko engko & Enci enci itu yang dengan anehnya tiap hari senin harga properti mereka naik melejit tajam, marketing yang ampuh! Tau artinya tanpa batas? Sesekali pernah membalik halaman buku ilmu yang berbau tentang ruangan hampa ini, melihat bumi yang kita pijak, satu dari delapan planet rasi bima sakti dengan pusat kehidupan mereka ialah matahari, dilihat dari jarak yang hanya beberapa juta kilometer yang ditempuh dengan kecepatan cahaya, percepatan cahaya satuan kecepatan yang sangat jauh bahkan kita harus menambah imbuhan "beudh" untuk membandingkanya dengan skala meter per jam bahkan kilometer per jam, bumi terlihat seperti satu butir pasir yang mengambang diantara debu debu yang mengorbit (kebayang gak? Kagak? ngehek lu), sementara baru itu yang berhasil mereka petakan. Memang manusia kepo lalu dimaksudkan untuk apa ruang hampa sebesar ini? Apakah tidak mubazir? Jika rasi bima sakti terlihat seperti partikel debu, lalu ada berapa banyak partikel debu lainya dengan kata lain rasi lainya? apa kita hanya sendiri di ruangan sebesar ini? apa hanya ada peradapan umat manusia sendiri diruangan hampa ini?(Auuuk ah Helappp) Allahuakbar maha besar engkau apa berarti imajinasi saya melebihi-Nya? Karena apa? Diri-Nya adalah pencipta semua itu, dan bila diri-Nya mulai iseng karena jenuh, lapar dan memutuskan untuk mempermainkan kita, DIA akan berfirman dan malaikat pun berbondong-bondong menbagikan berkah-Nya dengan percuma tanpa mempertimbangkan amal buruk atau amal baik manusia, tanpa potongan tax 11% and service 10% dan sebenarnya itu adalah awal mula petaka umat manusia bodoh, seperti biasa manusia bodoh tidak pernah sadar. Dan seperti kebanyakan manusia bodoh yang masih memiliki nafsu yang beringas saya pun memiliki banyak permohonan, hanya satu yang saya inginkan apa bila mungkin berkah itu memang benar adanya, jika memang benar maka abaikan penjelasan saya tentang besarnya ruang hampa dan imajinasi saya. Saya akan memohon untuk mendapat kan berkah yang sangat tidak biasa seperti misalnya saya akan terbangun dari tidur karena mencium aroma kertas baru aroma yang sama dengan buku cetakan baru (taukan maksudnya? Kagak? *obrak abrik rak gramedia*) Dan saya tidak sengaja menemukan sebuah tiket pesawat pulang pergi VVIP Class plus akomodasi bintang lima dan uang saku untuk tanggal 27 sampai 30 maret 2014 buat pergi ke Miami, Florida tepat di bawah bantal!!, atau pagelaran Ultra Music Festival 2014 dan Tomorrow World Music Festival 2014 akan dipentaskan secara bersamaan di Jakarta walaupun Jakarta gak punya lahan luas untuk menghelatnya, atau malah yang lebih tidak masuk akal saya akan menyudikan diri untuk datang ke daerah kebun jeruk, ke RCTI tepatnya, hanya untuk menonton… *uhuk* DahSyat secara live dan ikut koreo grafi kucek kucek jemur jemur dengan berteriak lalalala yeyeyeye lalala, karena apa? Pada hari itu bintang tamu mereka adalah Armin van Buuren, Avicii, David Guetta, Alesso, dan artis artis yang kemarin tampil di iTunes festival dari tahun 2006 sampe terakhir kemarin tahun 2013 aaaakkkk!! TIDAK... BUKAN PERMOHONAN BERKAH YANG SEMACAM ITU. I wish, I could see the truth of the people think right from their deepest mind, So I can truly trust them. I don't believe the word that come out from their mouth. That's it. It's sound weird isn't it? Don't make any sense you guys, It's just because I really missed to trust people with no worries, I can't remember how was that peacefully feels like oh god… Thank you by the way for wasting your time to this… uhmm no, no I don't even know what is this? It's @gaarapang being I think.
Hey Ants!