Assalamualaikum muflihun ^^ alhamdulillah akhirnya kesampaian juga pengen nulis di sini :)
muflihun, gimana kabarnya? diantara kita ada yg sudah sarjana, ada yg lanjut kuliah s1,ada yg udah jadi ibu, (tapi blm ada ya, yg udah jadi bapak), ada yang udah kerja, ada yg lagi nyusun TA, ada yang lagi berbisnis, ada yg udah sering ke luar negeri, ada yg lagi menyusun strategi di penghujung tahun kuliah, ada juga yg berencana memperpanjang masa kuliah. semua itu pilihan kan? dan pilihan itu di ambil berdasarkan usaha masing-masing.
tapi diantara 40 orang muflih, kini cuma tinggal beberapa orang aja yang masih berkeliaran di sekre. sekali lagi, itu pilihan kan?
teman-teman yg sudah jarang di sekre lagi membuat saya berpikir, "kapan ya kita kumpul-kumpul atau ketemu lagi? karena secara takdir, Allah mempertemukan kita di karisma kan? nah kalau udah nggak di karisma, kita bisa ketemu dimana lagi?"
alhamdulillah atas takdir Allah saya bisa bertemu dengan teman2 hebat seperti kalian .. :)
nah, tapi sesungguhnya bagi teman-teman yang masih aktif di karisma nggak usah juga merasa diri paling terpilih, merasa diri paling bisa bertahan, atau merasa kita berada di jalan yang laing benar. karena sesungguhnya kita nggak tahu kan, kalau ternyata mereka yg sudah pergi meninggalkan karisma, ternyata sudah membuat barisan yang lebih hebat dari kita. mereka juga ingin tetap bersama kita, namun mungkin mereka lebih tahu diamana seharusnya tempat mereka berjuang sebagai pasukan.
lalu, pasukan mana yang terbaik? jangan merasa diri paling baik, karena siapa tahu mereka yg telah keluar dari barisan karisma, justru yg lebih baik. namun tak perlu juga kita merasa rendah diri, karena cuma ngurusin remaja. justru remaja adalah pucuk-pucuk yang akan menghasilkan pohon -pohon kokoh jika pandai mengurusnya.
nah, jadi barisan mana yang paling baik? kalau dalam pandangan manusia ya pasti kita bisa menilai secara subjektif atau objektif, namun menurut Allah, kita kan ga tau. maka, jangan merasa jadi yang terbaik, namun berusahalah jadi yang terbaik.
ingat ga, dulu waktu mau perang, Rasulullah SAW melihat siapa saja sahabat yang amalan yaumiyah nya paling baik, baru bisa pergi berperang bersama Rasul. nah, mungkin Allah juga demikian, bisa saja Allah melihat siapa diantara Muflihun sekalian yang amalan yaumiyahnya paling baik, lalu Allah tempatkan dia di medan perang yang dikehendakiNya. dan mungkin salahsatunya adalah kita.
jadi intinya, siapapun muflih yang sudah tidak di karisma lagi, bukanlah sesuatu yang salah, mungkin kita yang selalu berpandangan salah terhadap seseorang itu.
inget ga lagunya RAN ?
"Jauh di mata.. namun.. dekat di hati..."
Insyaa Allah, hati-hati kita terpaut karena Allah ya teman-teman :)
eh, iya, selamat liburan semuanya...