Instruksi #4 Baca tulisan di bawah ini.
Kekacauan politik dan sosial dalam beberapa pekan terakhir menimbulkan banyak gejolak. Rentetan kejadian berupa arogansi anggota dewan perwakilan rakyat, kebiadaban anggota polisi, dan kebijakan pemerintah yang semakin melilit rakyat telah menimbulkan gelombang kemarahan aksi massa yang menjalar ke mana-mana. Aksi massa dilakukan serentak tanggal 1 September 2025, Balikpapan adalah salah satu kota yang merespon situasi tersebut, akan tetapi demo yang mereka lakukan terlihat hanya seperti seremonial, tidak ada api keresahan dan kemarahan di dalamnya, hal ini diperparah dengan aksi mencium tangan dan berjabat tangan dengan polisi yang dilakukan para pendemo, sebuah aksi degradasi moral yang dicampur dengan kedunguan. Menyedihkan, tanpa mereka sadari mereka telah mencium tangan berlumur darah dari instansi yang beberapa hari sebelumnya membunuh rakyatnya sendiri, tangan yang selalu melindungi kekuasaan dan akan selalu berpihak kepada elit politis.
Hapus kebodohan dalam dirimu, dan tak perlu berbangga dengan aksi demo damai dan santun yang dibalut kebodohan seperti yang kalian puja-puji di media soal. Aksi Kamisan telah melakukan aksi damai selama 18 tahun, dan hasilnya tidak ada yang berhasil atau berkomitmen untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat secara hukum. Kekerasan oleh negara terus terjadi melalui kaki tangan militer.
Instruksi #5
Mari kita sama-sama belajar.
Silahkan gunakan ponsel cerdas kalian untuk mencari tahu bagaimana kekerasan yang dilakukan oleh negara dan militer terhadap rakyat, dan selamanya militer akan menjadi hegemoni politik.
Rajin membaca jadi pintar, malas membaca cium tangan polisi. -Gimbal Rambu Anarko







