a soft love. a safe love. a caring love
Terimakasih sudah membuat perjalananan ini jauh lebih mudah dan menyenangkan. mari senantiasa bergandengan tangan untuk menemui banyak hal menarik di depan sana.

祝日 / Permanent Vacation

PR's Tumblrdome
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
DEAR READER

No title available
Sade Olutola
Three Goblin Art
Lint Roller? I Barely Know Her
almost home
YOU ARE THE REASON
wallacepolsom
No title available
art blog(derogatory)
Sweet Seals For You, Always
macklin celebrini has autism
One Nice Bug Per Day
he wasn't even looking at me and he found me

Product Placement

titsay
$LAYYYTER

seen from United States

seen from United States

seen from Germany

seen from Brazil
seen from United States
seen from T1

seen from T1
seen from Latvia

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Russia

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Belgium

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United Kingdom
@hai-cahaya
a soft love. a safe love. a caring love
Terimakasih sudah membuat perjalananan ini jauh lebih mudah dan menyenangkan. mari senantiasa bergandengan tangan untuk menemui banyak hal menarik di depan sana.
On this Friday in the month of DzulHijjah, let us send countless good prayers — for every impossibility, every difficult dream we long to reach, and all the goodness that brings us closer to Him.
رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
“Our Lord, grant us mercy from Yourself and guide us rightly in all our affairs.” — Al-Kahf: 10.
Hari ini dia berkunjung ke salah satu Universitas top di Malaysia. Kunjungan dalam rangka kerjasama internasional salah satu projek bersama dosen S2nya.
Dia bercerita banyak hal terkait kunjungan di universitas tersebut, termasuk kekaguman terhadap dosen-dosennya, yang meski udah berada di posisi saat ini, beliau-beliau ini tetap down to earth dan tidak merasa selfish.
Dia juga bercerita ada di satu momen dia diperkenalkan oleh dosennya di depan dosen-dosen Malaysia, “ini adalah student kami yang sekarang juga menjadi dosen. yang termuda di antara kami dan salah satu kebanggaan kami”
Ucapan itu membuatnya terkesan. Senang rasanya mendengar dia bercerita dengan rasa bahagia. ku timpali cerita dia dengan rasa banggaku juga padanya atas apa yg sudah dijalaninya sampai saat ini. I’m proud of him, even more than his teacher is.
Doaku untuknya, semoga dia senantiasa dikelilingi dengan hal-hal baik yang membawanya dekat dengan ilmu, keberkahan, dan kebahagiaan.
Doaku juga, semoga aku senantiasa bisa di sampingnya. Menemani dan ikut menjadi bagian dari bahagia-bahagianya.
- Jbr, 21/5/26 23.17
Good intentions and acts of care are sometimes met with a bad response. Sometimes, it may be better not to care at all.
sesederhana,
“ku mau order go fud apa yaa?”
“kubeliin aja po? tak anterin situ?”
semoga senantiasa begini, seterusnya hingga seterusnya..
untuk menjadi dewasa di banyak hal, gak bisa diperoleh dengan bersantai, perlu effort lebih untuk cari ilmu, berdoa, dan berkorbannya.
apalagi untuk mengemban tanggung jawab suatu hal baru, gak bisa asal menjalani saja.
ya Allah, semoga Engkau selalu arahkan, menjalani peran yang Kau titipkan di dunia ini sebaik-sebaiknya.
Agar selalu ingat:
Semua disekeliling kita adalah titipan.
Its not ours.
Jadi, perlakukan semuanya selayaknya titipan.
biar ndak ada perasaan memiliki, sombong, dan merasa kita layak atas apa-apa yang ada didiri kita. termasuk pengetahuan, kesehatan, harta-benda, hubungan, dan yang lainnya.
“Ya Allah, dengan rahmatMu aku meminta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan serahkan padaku walau sekejap matapun tanpa mendapat pertolongan dariMu, selamanya” - HR. Ibnu As-Sunni no.46
Bertopang pada Doa-doa orang lain.
Ngandelin doa sendiri gak pede, ya meski tetep berdoa sih. Karena aku yakin ke Maha BaikanNya sangat gak terbatas. Jadi, meski diri masih begini, aku yakin Ia pasti mendengar doa-doaku.
Sejak dulu aku bertopang pada doa-doa orang lain. Doa Almarhum abah, umi, dan orang-orang disekitarku. Aku seneng aja ketika bilang, “Bantu doa yaaa” karena kita gak tau kan doa siapa dan dimomen apa ucapan-ucapan baik itu terkabul.
Karena aku yakin, ketika aku sudah berdoa tentang suatu hal. Apa yang ku hadapi dan ku terima sudah pasti yang terbaik. Bagaimanapun itu bentuknya.
“sebab Tuhan tlah berjanji setelah sempit ada kemudahan”
Permudahkan segala jalan di depan kami ya Rabb. dan Bukakanlah pintu-pintu kebaikan di dalamnya.
23 Juli 2021. Kala itu.
Kehidupanku rasanya runtuh.
Salah seorang yang selama ini jadi peganganku, berpulang.
Gelap rasanya waktu itu.
Tapi, ternyata bisa juga terlewati hingga saat ini.
Hidup lebih sepi dari biasanya. Lebih hampa daripada sebelum-sebelumnya.
Waktu itu, tidak hanya dia yang pergi. Tapi juga separuh dari diriku.
Dan aku ridho, sangat ridho. Ketika mengingatnya masih diizinkan untuk menangis.
Bantu aku, Tuhan. Untuk terus memupuk rasa sayang ini. Hingga, kelak Engkau izinkan aku untuk bertemunya lagi. Memeluknya lebih erat, bercengkerama lebih lama.
Di pelataranMu yang katanya tak pernah bisa dibayangkan oleh siapapun perihal keindahannya.
Tuhan, titip salam padanya, ya. Maaf, di awal Ramadhan ini belum bisa berkunjung. Tapi, seperti yang Engkau tau. Namanya tak pernah luput untuk kusebut ditiap doa yang kupanjatkan. Dan semoga Engkau juga berkenan agar aku senantiasa menyebutnya lebih sering lagi.
Terimakasih Tuhan, atas cinta ini. Tolong bantu aku merawatnya dengan baik.
- Jember, 1 Ramadhan 1447 H || 23.47
aku hanya melakukan apa yang bisa ku lakukan ya Rabb. You know my ‘ikhtiar’. endingnya seperti apa nanti, hamba ‘manut’ apa kata Engkau.
dan jadikan diri ini ridho atas apa-apa yang Engkau tetapkan.
rasanya, ingin kutanya hatinya terbuat dari apa.
bisa sesabar dan seluas itu.
rasanya, ingin kuminta lagi sedikit waktu untuk berbincang “bagaimana? bagaimana untuk melewati semua itu tanpa bercerita kepada siapapun tentang perjalanan-perjalanan terjal itu?”
tapi, bukankah manusia tidak pernah merasa cukup atas apa-apa yang sudah dititipkan kepadanya, bahkan terkait waktu sekalipun?
saking pleghynya aku, ada gempa teteup aja tiduran di kasur. padahal gempanya kenceng bgt
sedih ya sedih aja. manusiawi.
semoga besok dan besok seterusnya digantikan yg lebih baik lagi yaa. jauhhhh lebih baik lagi. semoga Allah senantiasa memberikan kecukupan dalam hati. kelapangan atas apapun takdir di depan.
Merasa-rasa, Melihat, Mengisi, dan Memaknai.
bergelut dengan data-data lagi setelah sekian lama. Dan ini bikin adrenalinku merasa terpacu lagi :)
jeda kerja bikin prakarya. Masuk prodi ini nampaknya kudu beradaptasi dengan banyak hal.
seperti yang sebelum-sebelum-sebelumnya, selain emang karena butuh, hal begini selalu ningkatin energi.
menyempatkan diri untuk sering pulang. meski nggak tiap minggu, tapi setidaknya mengisi weekend dengan orang-orang yang paling ngerti baik-buruknya diri.
semoga bisa sering menghabiskan waktu dengan buku-buku, dibanding dengan gawai yang saat ini dipegang.
rupanya, masih banyak tempat di sekitar rumah yang perlu dieksplor.
- 12 Juli 2025.
sewaktu kecil, abah sering tidak memberi izin saya ikut nelayan pergi ke tengah laut. hanya untuk sekedar menikmati ombak di lautan lepas.
katanya, "banyak hal menyenangkan yang sebenarnya berbahaya".
ketika beranjak dewasa, Abah melepas saya untuk pergi ke tengah laut, menyelaminya, berenang di atasnya, bahkan mempersilahkan menyebranginya melalui udara.
Tapi bah, terimakasih sudah mempercayai, sudah membekali saat kapasitas tidak sampai pada batasnya. terimakasih sudah menjaga, dengan doa-doa dan banyak kebaikan yang dilakukan selama hidup, sungguh aku merasakan buahnya hingga sekarang.
Missed u so..
- jbr. Minggu, 22.09.2024
a moment.
5/11/2023 - pulang-pulang tes rasanya capek banget, temen yang lain dah pulang duluan. Aku masih harus stay di Sby karena ambil tiket kereta keesokan harinya. Di penginapan nangis karena nilainya gak sesuai harapan. Bukan takut nggak lolos, tapi takut ngecewain ibu dan orang2 terdekat yang udah berharap.
25/11/2023 - hari ini pengumuman tes tahap 2. Alhamdulillah ternyata masih diberi kesempatan buat lanjut ke tahap selanjutnya. Dari 3 orang yang lolos ke tahap selanjutnya, posisi rangkingku yang paling bawah dan formasi yang dibutuhin hanya 1. yok berjuang lagi yok.
9/12/2023 - sesi wawancara. Ditanyain banyak hal. Siapa? Darimana? Kenapa? Pewawancaranya kritis. Disanggahnya jawaban-jawabanku dengan "ah masa?" 😄 tapi seruuu, selain ditanya-tanyai banyak hal, diberinya juga aku banyak nasehat. Semoga akan banyak percakapan seru kita nantinya ya, pak.
13/12/2023 - sesi microteaching. Banyak-banyak doa, salah satu doanya supaya laptop aku yang agak rewel bin lemot ini nggak macem-macem ketika aku lagi microteaching. Alhamdulillah bersahabat ternyata dia. Lancar ga ada drama loading menguji kesabaran. Di sesi diskusi-tanya jawab. Bu Tika tanya, "apa itu Hukum Kelembaman?" "apa itu massa kekal dan tidak kekal" sedangkan penguji yang lain (yang belum ku ketahui namanya) bertanya tentang, "materi ini untuk semester berapa ya?" "kenapa nggak pake video-video gitu mbak?" Alhamdulillah diberi kelancaran di sesi ini.
Sesi Wawancara dan Microteaching alhamdulillah nilaiku tertinggi di antara yang lain. Dan posisi kami bertiga sekarang imbang, itu artinya sesi selanjutnya yang bener-bener akan jadi penentu.
18/12/2023 - sesi CAT. Masuk ruangan berharap bisa agak satsetsatset ngerjainnya, gak kaya sesi CAT yang pertama. Tapi teteup ternyata di akhir ada beberapa soal yang ga sempet ke jawab dengan baik. Tapi, di akhir sesi ngeliat nilai alhamdulillah lumayan. Tinggal nunggu hasil dari 2 rekan yang lain.
11/01/2023 - di grup rame. Ternyata pengumumannya sudah keluar. Beberapa teman japri, mengucapkan selamat. Alhamdulillah, aku lulus. Ini cita-cita ibu. Meski akhir-akhir ini setelah dipikir-pikir akan jadi cita-citaku juga. Malam harinya sebelum ibu tidur aku bilang, "mi, alhamdulillah aku lulus". Beliau yang awalnya ngantuk langsung cerah dan bahagia mukanya. "Alhamdulillah... " beliau panjatkan banyak doa-doa baik. Dikabarinya sodara-sodara terdekat. Di sela-sela obrolan kami, air matanya keluar. Pengen ku peluk rasanya. Tapi di keluarga kami nggak biasa melakukan hal-hal seperti itu. Jadi, hanya bisa mendoakan dari dalam hati. Aku kebalikan dari ibuku, beliau sering meluapkan air matanya di depan kami. Ntah itu momen bahagia ataupun sedih. Aku kebalikannya, pernah sih tapi jarang. Lebih suka nangis sendiri di kamar. Lebih leluasa.
Pakde budhe, teman2, orang2 terdekat, teman2 ibu mengucap selamat. Ibu bilang beberapa dari mereka tanya terus hasil tesku gimana dan ketika dikabarin, mereka ikut terharu wkwk keknya mereka kebawa emosi ibuku kali ya pas cerita ke mereka. Momen yang paling berharga menurutku bukan ketika namaku dinyatakan lulus. Tapi, momen ketika melihat orang-orang yang begitu berjasa dikehidupanku "bahagia" dengan apa yang aku capai. Dan melihat juga orang-orang tulus yang ikut bahagia.
Semoga aku menjadi perantaraNya menyampaikan bahagia-bahagia yang lain untuk mereka.