2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
I'd rather be in outer space 🛸

Kiana Khansmith
sheepfilms
cherry valley forever

oozey mess

izzy's playlists!
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
macklin celebrini has autism
Mike Driver
Xuebing Du

#extradirty
Sweet Seals For You, Always
h

titsay
Peter Solarz
hello vonnie
Not today Justin
Misplaced Lens Cap
will byers stan first human second

seen from United States
seen from United States
seen from Indonesia

seen from Australia

seen from Malaysia
seen from T1
seen from Türkiye

seen from Germany
seen from Brazil
seen from Germany

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Australia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@haqqibay
Insya Allah dimulai hari ini, aku akan tetap up Hastag #WKWK yg mana dalam postingan ini membahas keterkaitan perihal hidup, dinamika-dinamika yg terjadi dalamnya, mulai dari hal unik, misalnya detik ini bahagia, setelahnya jadi kecewa. Lucu kan wwk
Kaulah masa depanku
Harapku,
Bersamamu menatap langit,
Merangkai mimpi,
Merajut asa,
Meraih cita.
Harapku,
kaulah yg mendampingiku,
Karena hanya bersamamulah
Laraku tersapu,
Tangisku tak menderu,
Senyum pun bersatu padu.
Harapku, dalam untaian doa
yg selalu kusebut namamu,
Semoga Tuhan memperkenankan
Kau dan Aku,
Sampai Ridha-Nya pun menyatu,
Dalam kalbu.
Karena keyakinanku.
Kaulah masa depanku.
Baihaki, 2019.
Batin yg terluka
Terkadang sesal muncul akibat kenyataan yg tak sesuai harapan, misalnya mengharapkan semua orang berbuat baik, menghargai, menyajung, memuji dan menyukai kita.
Namun kenyataan malah berbalik 180 derajat.
Harapannya ingin orang lain berbuat baik, eh malah dijahatin.
Ingin dipuji, malah dicaci maki
Ingin disukai malah dibenci
Maka semestinya biasakan untuk tidak berharap pada makhluk, ujung-ujungnya akan berakhir dengan kekecewaan.
Dan mustahil mengharapkan semua orang berlaku baik, tidak akan ada manfaatnya.
Teringat kata bijak dari Imam Syafi'i, kurang lebih inti dari ucapan beliau adalah, kalo Anda mengharap kepada selain Allah, tunggulah kesengsaraan batin akan melanda.
Memang benar, faktanya betapa banyak manusia berambisi kepada manusia yg lain
Agar ekspektasinya terwujud sesuai keinginannya.
Namun apa daya, manusia sendiri tak punya daya dan upaya untuk memamahami apa yg orang lain mau.
Akhirnya berakhir dengan tragis.
Berbicara perihal kegundahan dan keresahan batin yg sering terjadi di zaman milenial ini, akibat pengharapan diri sendiri, yg tak kunjung terwujud.
Harapan kepada selain Tuhanlah, yg menyebabkan batinnya tertancap sembilu, terluka, hingga terdengar suara lirih, membatin.
Jika kita resapi sama-sama, kalau zaman sekarang segala sesuatu mudah didapatkan, hanya dengan bermodalkan smartphone dan kuota, gunakanlah sebaik mungkin, untuk mendengarkan siraman rohani dari pemuka agama, motivator atau influencer yang menggungah batin, intinya yang baik. Sehingga batin membaik, juga semakin tentram, dan pikiran menjadi tenang.
Biasakan untuk tidak berharap kepada selain-Nya, jika tidak, maka bersiaplah batin akan terluka.
Pagi
Selamat pagi, awali pagimu dengan mengucap rasa syukur kepada Tuhan, karena dia telah memberikan kesehatan rohani maupun jasmani.
Awali sarapan dengan makanan yg bergizi bukan harapan yang tak pasti
Berjiwa besar
Kita berteman,
Dikala ada yg jatuh, semua berusaha ikut memopang,
Dikala ada yg kesusahan, semua berusaha membantu, berupa materi ataupun nonmateri, itu tak penting. esensinya saling memikul, berbahagia bersama.
Dikala terjerambab ke jalan yg tak terarah, mari diarahkan, bukan dikucilkan.
Dikala punya masalah, berikan ia arah. Bukan malah menambah masalah. Hingga nestapa mencekamnya.
Teman bukan budak, juga bukan tuhan.
Teman bukan untuk disuruh-suruh,
Juga bukan disembah-sembah
Dia bukan Tuhan, apalagi budak.
----------------
Sakit tak menjerit, bahagia tak histeris.
Karena perihal hidup bukan hanya kepedihan, juga hal yg mengecewakan.
Semua datang silih berganti, siang bahagia, eh sorenya menjerit.
Malam bersedih, eh subuhnya ceria.
Itulah dunia... Semua tak ada yg Abadi, bahkan hanya sekadar teman pun.
Jangan lupa selalu berbuat baik dan menjadi yg terbaik versimu, bukan dia dan mereka, abaikan yg mengucilkan dan menghinakanmu.
Hanya pohon tinggi yg selalu dihantam angin kencang. Kalo pohon kecil, paling angin bersahaja atau sepoi-sepoi cuy.
Degradasi Moral
Hai negeriku...
Bagaimana kabarmu sekarang?
Pemuda-Pemudi harapanmu, kini mulai kehilangan arah, tak tau apa yg harus dilakukan.
Bagaimana Para Perjuang Negeri tercinta ini, ketika melihat penerus bangsanya sekarang? Akankah mereka bersedih, atau marah.
Harapku semoga saja tidak.
Berjuang demi kemerdekaan Negeri kita yg tercinta ini.
Guru yg harusnya dihormati, tapi sekarang diolok-olok, dicacimaki, dipukul, bahkan disawer. Sangat menyedihkan sekali.
Lalu apa artinya pendidikan kita sekarang?
Apakah hanya sekadar menjadikan berpengetahuan tapi tak bermoral?
Bukankah moral itu lebih penting daripada pengetahuan itu sendiri?
Semoga Pendidikan kita ke depan semakin membaik...
Tujuannya bukan hanya menjadi berpengetahuan dan berilmu, tetapi harus bermoral dan berakhlak.
Masih ada harapan untuk memperbaikinya.
Guru-guru di Negeri kita ini sangat berjasa. Apatah lagi di zaman milenial ini. Banyak tantangan dan rintangan yg harus dihadapi dengan sabar dan berbesar hati.
Ironi
Kaulah penyemangat hidupku.
Ibu...
Hanya doamu yg mampu menguatkanku.
Meski caci maki menghujam, bak aral yg melintang.
Perihal dipedulikan ataupun dikucilkan, kehidupan akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Karena hidup bukan hanya perihal sukacita, tapi menikmati derita.
Penuntut Ilmu
روى عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال (من طلب العلم ليباهى به العلماء أو ليمارى به السفهاء أو ليصرف به وجوه الناس إليه فليتبوأ مقعده في النار)
Diriwayatkan dari Nabi Shallalahu 'alaihi wasallam, sesungguhnya ia bersabda: (Barangsiapa menuntut ilmu untuk membanggakan diri kepada ulama atau minta dilihat orang bodoh atau supaya manusia berpaling kepadanya, maka tempatnya di dalam neraka)
ولذلك قال بعض السلف من ازداد علما فليزدد خشية فإن الله تعالى يقول {إنما يخشى الله من عباده العلماء} وقال رجل للشعبي أيها العالم فقال إنما العالم من يخشى الله
Karena itu sebagian salafussaleh berkata : Barangsiapa bertambah ilmunya, maka bertambah pulalah takutnya (kepada Allah-penj)
Maka sesungguhnya Allah berfirman: (Di antara Hamba-hamba Allah yang takut kepadanya adalah ulama.)
Seseorang lelaki berkata kepada Imam Sya'bi : Wahai Orang Alim. Lalu imam Sya'bi menjawab. : Sesungguhnya Orang Alim itu takut kepada Allah.
Semoga bermanfaat
"Terima kasih tuhan, engkau telah memberikan segala kenikmatan di dunia yg fana ini, tanpa dipungut biaya sepeserpun. Lantas apa yg patut kami sombongkan.
Betapa kufurnya kami, jika menentang firman-Mu."
-Bay
Malam minggu
Kuterjaga di keributan malam. Di temani deraian hujan, hingga angin berhembus kencang di penghujung malam.
Kadang tidak selamanya menyendiri itu menyedihkan, menyepi untuk mengingat kejadian yg telah lalu.
Bukankah secerdas-cerdas manusia itu, menjadikan hari kemaren sebagai pembelajaran
"Kebahagianku tak terikat dengan sikap kalian terhadapku."
-Haqqibay
Bertahan atau melepaskan
"Bu, aku capek kalo begini melulu. Dia yang dulu berjanji kalo sudah lulus kuliah melamarku. Tapi sampe sekarang udah satu tahun lewat. Dia juga gak melamarku."ucap Nindi
Anakku.. Kau harus sabar menunggu.
Dulu bapak-mu juga begitu. Tugas kita sebagai perempuan hanya menunggu nak. Dan ibu juga sempat berpikiran sama sepertimu mengeluhkan karena terlalu lama menunggu. Tapi setelah itu ibu baru tau. Ayah pernah berucap begini sama ibu. Kadang ada beberapa hal yang tak harus diceritakan lewat kata, tapi cukup lewat laku.
Nona, maafkan aku yang masih belum bisa menunaikan janjiku dengan tepat waktu. Tapi tetaplah percaya kepadaku. Suatu saat nanti, aku akan meninangmu percaya lah.
Begitulah ucap ayah dulu kepada ibu.
Tugas lelaki itu berat nak, mencari uang untuk menunaikan segala perihal kewajibannya. Tak sama seperti kita nak.
Iya bu, aku paham kok. Tapi..
Belum selesai Nindi berbicara.. Ibunya langsung menyela.
Nggak ada tapi-tapian nak.
Percayalah... Dia pasti akan datang di saat waktu yang tepak nak. Ibu percaya kok sama Bayu itu dia anak yang baik, taat ibadah, berbakti sama orangtua, sopan. Pokoknya paket komplit deh."ucap Ibu Nindy sambil duduk menikmati secangkir kopi.
Iya bu. Iya. Aku tetap bertahan kok, meski hati terluka karena janjinya belum ditepati.