Once upon a time in Osaka
taylor price
YOU ARE THE REASON

izzy's playlists!

Kaledo Art

Kiana Khansmith
will byers stan first human second
hello vonnie
art blog(derogatory)
🪼

Origami Around
$LAYYYTER

titsay

if i look back, i am lost
Alisa U Zemlji Chuda
noise dept.

@theartofmadeline
One Nice Bug Per Day
wallacepolsom

★
Sweet Seals For You, Always
seen from United Kingdom

seen from Colombia
seen from Canada

seen from United Kingdom

seen from Japan

seen from United States

seen from Singapore
seen from United Kingdom
seen from Germany
seen from Denmark

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye
@hudamilina
Once upon a time in Osaka
If He controls every cell in your body how can He not know what is bothering you?
Say hello to my ☝✌++ !! 1. Rizki Oktasari (Kiki): cewek perkasa, antibaper, tapi sudah mulai peka sejak kebanyakan gosip sama kelompok, paling rajin ngajakin lari muter gsp (tapi ga ada yang ikut 😂), selalu berusaha merealisasikan rencana-rencana yang telah dirancang dengan baik, diem-diem ambis, tapi masih bisa diajak skip lecture 👍, wejangan paling aku ingat dari Kiki “cowok itu harus selangkah di depan kita” ❤, maskaranya badai banget. Semoga tep cantik dan perkasa Ki!
2. Fidiya Maulida (Fidiya): dulu terkenal pendiem banget dan ga pernah berbaur dengan kelompok tahun sebelumnya, tapi sekarang udah mau berbaur, mungkin gara-gara temen kelompok yang sekarang terlalu asyik untuk dilewatkan (ehe😆), suka banget sama manga sampe tema windowsnya anime gitu, sepertinya punya sisi lain yang banyak tidak diketahui orang, rajin banget sampe bikin minder kalo liat laporan praktikumnya sangat panjang, ya walaupun kadang sifat pendiemnya suka muncul, tapi overall orangnya bisa jadi temen yang baik kok
3. Ardika Ananda (Dika): suka absurd (wkwk maap Dik 😆), hobi ngirim snapchat yang sering tidak jelas, suara suka tiba-tiba meninggi pada kondisi tertentu, pencari tempat belajar yang bisa sampe begadang, usahanya sangat keras kalo udah punya target tertentu, sedang puasa mencari cinta, katanya sih sering memberikan perhatian yang berlebihan ke cewek. Jangan berhenti absurd Dik!
4. Arinta Khairunnisa (Icha): ga tau sih gimana cerita bisa dipanggil icha wkwk, baik banget, suka ribet ngajakin belajar, cewek yang berbahaya kalo diajak nemenin shopping, pandai menghasut orang lain untuk membeli suatu barang, hijaber hitz, lagi ngajakin buat barengan beli kain hijab, kuat begadang 👍. Kurangin belanjanya Cha, jangan lupa nabung buat nikah 😆
5. Diyang Sekar K. (Diyang): bukan anggota tutorial 12 😅, pas ini minta banget diajakin jalan gitu sampe ikhlas jadi fotografer katanya wkwk, sahabat sejak tahun kedua, pendengar setia, sudah lebih dewasa, mandiri dan suka banget me time, kadang moodswing dan bete et causa idiopatik, punya selera humor yang kadang suka tidak jelas dan perlu waku untuk memahami, jago bahasa inggris, sedang mencari pasangan hidup yang tidak rempong
6. Dwiki Afandy (Fandy): manutan banget jadi cowok, suka mengalah, punya seabrek kegiatan nonakademis, tinggi banget, suka sering lapar (curiga hipertiroid :“), belum mengenal lebih jauh jadi ga terlalu ngerti orangnya gimana wkwk
7. Patria Putrapratama (Ipat): wkwk ni orang kocak banget, punya muka yang sulit dilupakan, punya kenalan banyak dosen, suka panik belum belajar tapi ya tetep aja ga segera mulai belajar, selalu ngerti segala gosip yang beredar, mantan artis cilik. Semoga dipertemukan dengan wanita yang mau menerima Ipat apa adanya :”
8. Arif Wishnu Prayoga (Awp): sebenernya ini kakak extend gitu jadi ga terlalu kenal, katanya ga suka diajakin main, tapi ikut-ikut aja tuh giliran kami yang ngajakin main, dekat dengan Fidiya (pernah sepayung berdua cie). Maaf ya aku ga terlalu tau tentang kakak wkwk
9. Novandriati N.R.D (Ria): namanya panjang tapi cuma dipanggil Ria 😅, selow banget orangnya, suka telat bangun, setia sama pacarnya, tidak banyak mengeluh, sering gagal begadang, diam-diam catetannya lengkap, sahabat sejak tahun kedua juga, akhir-akhir ini suka kpop wkwk. Semoga makin badai ya Teh
10. Huda Amilina: ga mungkin lah ya ngasih komentar diri sendiri wkwk. Intinya, aku ga galak kok sebenernya, cuma muka aja emang begini :(
11. Raka Kurnia R. (Raka): bukan anggota tutorial 12 juga sih, diajakin karena punya mobil 3 row (mau aja ni dimanfaatin wkwk), mantan teman tutor tahun kedua, bocah banget, suka ga jelas kalo ngelucu, sering dapat kiriman kue dari Malang (enak banget!), pianis, punya grup band sama Ipat juga, suka panik sama nilai akademik, kadang suka sok dewasa, pernah curhat berdua sama aku dan itu sangat absurd 😅
12. Kharin Sekar C. (Kharin): aslinya anak 2012 tapi selalu ga mau dibilang tua (yaiyalah), punya pacar seangkatan dan mereka sweet banget, selalu takut gendut, lagi ribet milih lipstik terbaik untuk bibirnya, hijrah sejak dapat matkul PAI, suka lama responnya kalo dichat, selera humornya kayaknya agak rendah sih wkwk, tapi yang penting orangnya baik kok
Ya walaupun setiap orang pasti punya kekurangan, mereka tetep orang-orang yang seru banget! Ya lumayan memberi semangat buat berangkat kuliah lah wkwk. Semoga semester 7 ga harus pisah kelompok tutorial ya hix 😢
With each failure, you move one step closer to success. It’s when you give up that you truly fail.
Pat Flynn, Author (via forbes)
Don't give up! 💪
Candid paling bener lah ini :3
Mainstream yet beautiful ❤
Pray with all your heart.
Seneng banget deh kalo misal di Indonesia budaya antrinya diperbaiki, misal mendahulukan yang turun dari kendaraan dan membentuk barisan yang rapi sebelum masuk kendaraan jadi kan ga ada yg sesak napas gara-gara berdesakan. Makin seneng lagi kalo fasilitas dan kendaraan umum di Indonesia juga dijaga dengan baik, sehingga orang-orang jadi lebih termotivasi untuk menggunakan kendaraan umum dibanding kendaraan pribadi, plus trotoar digunakan sebagaimana mestinya. Dan pastinya keamanan juga ditingkatkan. Semoga semakin banyak yang tergerak menjaga dan memanfaatkan fasilitas umum dengan baik, termasuk saya hehe. (Karena ga sempet foto orang lagi ngantri di Jepang, jadi foto kereta lucu ini aja hehe)
Rigid Gas Permeable
Halo! Karena lumayan banyak yang bertanya-tanya tentang RGP makanya bikin post ini deh hehe (emang ada yang baca? HAHA). Semoga bermanfaat. Karena posting ini sebagian besar dari pengalaman saya dan kuliah (yang mungkin saja saya pas ga konsen hehe) jadi untuk poin yang mungkin kurang tepat bisa diklarifikasi dengan saya 😊
Q: Apa sih RGP? A: Simpelnya, RGP atau Rigid gas permeable adalah lensa kontak dengan tekstur yang keras (seperti kaca) tetapi dibuat sedemikian rupa sehingga udara bisa masuk, yah biar bisa bernapas gitu deh matanya
Q: Apa bedanya dengan softlens yang banyak dijual di pasaran? A: Pertama, teksturnya, kalo softlens ya pasti lunak kan bisa ditekuk-tekuk gitu (tapi ya jangan dilakukan hehe), sedangkan RGP teksturnya keras (mungkin bisa pecah kalo terinjak). Kedua, softlens itu bersifat menyerap air sehingga kalo dipake lebih dari 6 jam akan menyebabkan mata kering, sedangkan RGP memang didesain untuk digunakan 7×24 jam sehingga tidak mengakibatkan mata kering dan relatif aman. Ketiga, softlens kurang presisi dalam pengukurannya, setau saya sejauh ini ya kalo softlens kan cuma bisa menyesuaikan berapa minus dan berapa silinder (kalo silinder pun harus pesen dulu), sedangkan RGP pengukurannya benar-benar disesuaikan dengan bentuk kornea
Q: Gimana cara pemakaian RGP? A: Ya sebenernya biasa aja sih pakenya kayak pake softlens gitu. Tapi karena teksturnya keras, pada awal pemakaian akan terasa sangat tidak nyaman (istilahnya ngganjel), bahkan terasa sakit. Setiap pembelian RGP akan diberikan kertas bertuliskan cara pemakaian dalam masa adaptasi. Singkatnya, untuk hari 1 dapat dipakai sampai kita merasa benar-benar sakit, kemudian dilepas dan tidak boleh digunakan saat tidur. Hari ke-2, dapat digunakan selama kita merasa nyaman, jika terasa tidak nyaman, maka silakan dilepas. Hari ke-3, prinsipnya sama dengan hari ke-2. Kalo pengalaman saya sih mulai pake RGP saat tidur setelah hari ke-3. Untuk kebersihan, RGP dilepas setiap seminggu sekali, tapi kalo pas ga inget sih biasanya saya jg ga ngelepas (hehe jangan ditiru). Setelah dilepas biasanya memakan waktu beberapa menit dengan rasa mengganjal. Oiya, untuk waktu adaptasi tiap orang berbeda-beda yaa, ada yang 3 hari udah ga ngganjel, ada yang seminggu baru kerasa ga ngganjel, so jangan paranoid dulu yaa
Q: Kapan RGP perlu diganti? A: pernah baca di blog seseorang kalo ganti setelah 3 tahun. Tapi pas diberi edukasi kemarin sih, TIDAK PERLU mengganti RGP, selama minus tidak berubah. Oiya, setiap 3 bulan sekali dibersihkan dengan enzymatic cleaner yaa, biar ga banyak kotoran berkerak di RGPnya, bisa dibeli di klinik mata tempat pasang RGP :)
Q: Kelebihan RGP apa aja sih? A: pertama, pemakaiannya tidak ribet karena bisa digunakan 7×24 jam (buat yang males copot pasang cocok banget ni). Kedua, lebih presisi dibanding softlens biasa, karena dalam pembuatannya benar-benar disesuaikan dengan bentuk kornea sehingga memerlukan waktu sekitar 1 jam untuk fitting, of course ga boleh ketuker ya kanan dan kiri. Ketiga, bisa mencegah penambahan minus, biasanya kan tiap tahun minus ganti yaa, nah kalo pake RGP ini bisa mencegah penambahan minus, jadi sebenarnya bisa lebih menghemat pengeluaran untuk kacamata hehe
Q: Berapa harga sepasang RGP? A: untuk harga RGP memang cukup mahal, sekitar 3 juta rupiah. Tapi mengingat tidak perlu ganti selama minus tidak berubah ya jatuhnya lebih hemat sih
Q: Kenapa ga lasik aja? Kan malah bener-bener langsung sembuh tuh A: Berdasarkan kuliah yang pernah saya ikuti, lasik dapat menyebabkan kekeruhan kornea setelah 10-20 tahun tindakan lasik dilakukan. Nah daripada korneanya keruh mending ribet dikit kan pake RGP hehe. Untuk masalah biaya juga RGP lebih murah lho dibanding lasik
Q: Apa kekurangan RGP? A: Hm, sejauh saya pakai sih belum menemukan kekurangannya ya. Tapi ada teman saya yang pakai RGP kemudian terkena keratitis (radang kornea). Nah untuk keratitis itu sendiri sebenarnya bisa dicegah, yaitu dengan menjaga kebersihan, tidak mengucek mata, dan sebaiknya langsung dilepas jika merasa tidak nyaman. Kalo saya merasa tidak nyaman tapi sedang di luar rumah atau tidak bisa melepas secepatnya, biasanya ditetesin Rohto C Cube (maaf bukan bermaksud promosi), atau bisa juga menggunakan obat tetes lain selama obat tetes itu bisa digunakan di saat sedang memakai RGP
Q: Apakah semua orang bisa memakai RGP? A: menurut kuliah yang saya ikuti, indikasi untuk RGP adalah orang dengan minus atau silinder yang tinggi (lebih dari -4) dan/atau orang dengan perbedaan minus kanan dan kiri. Jadi misal tidak ada indikasi, lebih baik jangan ya, apalagi cuma buat gaya-gayaan (kacamata sekarang kan bisa juga dipakai buat gaya hehe)
Q: Apa kesan memakai RGP selama ini? A: Sangat menyenangkan! Bisa melihat dunia lebih terang wkwk. Sejauh ini sih saya merekomendasikan untuk memakai RGP bagi orang yang ada indikasi. Tapi setiap orang kan unik, sehingga apa yang saya rasakan enak dan nyaman, belum tentu nyaman juga untuk orang lain 😊
Sekian dan terima kasih! Jangan lupa periksa dulu ke dokter mata ya!
I already miss Japan, the beauty, the hospitality, the high dedication, the MYOB people. Yeah, I miss everything I did there. Alhamdulillah. Feeling so blessed that I could go there and got so much experience. It was an extraordinary vacation for me 😢 (Harborland, Kobe, Japan)
Taiyaki - Japanese fish-shaped cake
Trust me, it taste really good when still hot :D
Good morning! Let's plank! #day3 #30dayschallenge 💪💪💪
I read this as a kid and it had a really significant effect on me and and it’s a big influence on my world view and I still think it’s the most beautiful and profound thing anyone’s ever said about beauty